Gender Analysis Pathway
Dinas Kesehatan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong Royong Menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berkarakter, sehat jasmani rohani, produktif, religius, berbudaya dalam bingkai kebhinnekaan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya
Program:
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Olahraga
Kegiatan:
Penyediaan pelayanan untuk UKM/UKP rujukan tingkat daerah kab/kota
Sub Kegiatan:
Pengelolaan kesehatan kerja dan olahraga
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
1. Meningkatkan derajat masyarakat pada usai produktif (pekerja dan kelompok masyarakat); 2. Meningkatkan daya tahan tubuh pada pekerja dan kelompok masyarakat untuk menyesuaikan diri terhadap beban fisik tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan; 3. Meningkatkan komitmen pemangku kebijakan dalam berbagai kegiatan GERMAS.
Sasaran Sub Kegiatan:
OPD, Kelompok Olahraga Masyarakat dan Siswa SMP
Dasar Hukum:
1. UU No 11 tahun 2023 tentang keolahragaan; 2. UU No 17 tahun tahun 2023 tentang kesehatan; 3. Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat; 4. Permenkes No 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan; 5. SE Germas Walikota Surabaya Nomor 094/3151/436.7.2/2017 tentang Germas
Data Umum:
Pengukuran kebugaran jasmani meliputi diantaranya : Pengukuran kebugaran pada OPD dengan peserta 150 orang (L = 78, P = 72) dan sasaran tercapai 100%
Pengukuran kebugaran jasmani pada kelompok olahraga masyarakat dengan peserta 100 orang (L = 7, P = 93) dan sasaran tercapai 100%
Pengukuran kebugaran jasmani pada kelompok siswa SMP dengan peserta 90 anak (L = 41, P = 49) dan sasaran tercapai 100%
-
-
Akses:
Adanya kerjasama lintas sektor anatar Dinas Kesehatan dengan Dinas Pendidikan, Kecamatan/Kelurahan dan Puskesmas
Partisipasi:
Jumlah peserta pengukuran kebugaran yang meliputi di antaranya : 1. OPD (L = 78 (52%), P = 72 (48%)); 2. Kelompok Olahraga Masyarakat (L = 7 (7%), P = 93 (93%)); 3. Siswa SMP (L = 41 (45,5%), P = 49 (54,4%)). Dari data tersebut terdapat perbedaan yaitu lebih banyak peserta perempuan daripada peserta laki-laki.
Kontrol:
Pelaksanan kegiatan adalah bidang kesehatan masyarakat, seksi kesehatan lingkungan keseahatan kerja dan olahraga
Manfaat:
Dengan sosialisasi terkait aktivitas fisik yang dilakukan secara baik benar teratur dan terukur (BBTT) serta pelaksanaan kegiatan secara terjadwal, peserta dapat mengontrol daya tahan tubuhnya dan mengontrol pola makan yang sehat.
Terbatasnya pemegang program kesehatan olahraga 1. Sasaran kegiatan rata-rata didominasi oelah perempuan daripada laki-laki; 2. Di dalam kelompok olahraga masyarakat yang mana sebagau sasaran kegiatan aktivitas fisik terfokus pda KSH, dimana para anggota KSH adalah warga Surabaya yang aktif dalam membantu program pemerintah kota. Warga tersebut lebih didominasi para ibu rumah tangga yang aktif dalam kegiatan -kegiatan sosial. Meningkatkan kebugaran jasmaninya, berguna untuk menilai kemampuan fisik seseorang, untuk mengukur kemampuan seseorang dalam jasmaninya serta untuk mengetahui sejauh mana kondisi atau perkembangan kebugaran jasmani. 1. Pembinaan aktivitas fisik yang Baik Benar Teratur dan Terukur (BBTT) dengan sasaran Staff OPD, Kelompok Olahraga Masyarakat dan Siswa SMP. 2. Pelaksanaan pengukuran kebugaran jasmani bagi staff Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya, Staff Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Saka Bhakti Husada (SBH) dan Siswa-siswi SMP 1. Koordinasi dengan lintas sekotr terkait pelaksanaan program; 2. Sosialisasi terkait dengan aktivitas fisik yang mengarah pada pengukuran kebugaran jasmani untuk meningkatkan fisik dan derajat kesehatan sumber daya manusia yang produktif; 3. Melaksanakan kegiatan pengukuran kebugaran jasmani pada OPD, Kelompok Olahraga Masyarakat dan Ssiwa SMP.
Indikator Aktifitas:
Pembinaan dan pengukuran kebugaran jasmani bagi 1. Staff OPD (L = 150 Orang, P = 150 orang); 2. Kelompok Masyarakat (L = 80 orang, P = 75 orang); 3. Siswa siswi SMP (L = 150 anak, P = 150 anak)
Indikator Sub Kegiatan:
-
Indikator Kegiatan:
-
Outcome Program:
-
Impact:
-
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Nanik Sukristina S.KM, M.Kes
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Dinas Kesehatan
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg