Gender Analysis Pathway
Kecamatan Simokerto

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong royong menuju kota dunia yang maju, humanis dan berkelanjutan
Misi:
• Memantapkan transformasi birokrasi yang bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. • Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, sehat jasmani dan rohani, produktif serta berkarakter melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya.
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Sub Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Kapasan
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatnya kualitas pelayanan publik yang efektif dan inovatif
Sasaran Sub Kegiatan:
LPMK, RT, RW dan masyarakt di wilayah kelurahan Kapasan
Dasar Hukum:
PERATURAN WALIKOTA SURABAYA No. 94 TAHUN 2021; b. PERATURAN DAERAH No. 4 TAHUN 2019; c. PERATURAN WALIKOTA SURABAYA No. 43 TAHUN 2020
Data Umum:
Pelaksana sub kegiatan
Jumlah RT Tahun 2025 : 53 Orang L : 38 orang P : 15 orang
Jumlah RW tahun 2025 : 9 Orang L : 8 orang P : 1 orang
Jumlah LPMK Tahun 2025 : 1 Orang L : 1 P : 0
Pelaksana sub kegiatan L : 2 Orang P : 2 Orang
Akses:
Adanya kesamaan akses dalam menikmati sarana dan prasarana di Wilayah Kelurahan Kapasan
Partisipasi:
Dalam hal berkegiatan di RT dan RW, laki-laki lebih banyak jumlahnya dibandingkan perempuan
Kontrol:
Masyarakat baik laki-laki atau perempuan hadir atas kehendak sendiri
Manfaat:
Kegiatan RT/RW banyak diterima manfaatnya oleh laki-laki
• Kurangnya pemahaman SDM Kelurahan terhadap kesetaraan gender • Budaya organisasi yang masih menganggap bahwa yang lebih aktif dan produktif dalam kegiatan kepengurusan adalah laki laki. • Adanya persepsi dari masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat kelurahan lebih sesuai jika dilaksanakan laki-laki. • Masih adanya anggapan bahwa perempuan kurang pantas berkegiatan pada malam hari. • Terpenuhinya sarana dan prasarana Masyarakat di Kelurahan Kapasan yang responsif gender. Meningkatkan kapasitas Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan pemenuhan kebutuhan operasional (sarana dan prasarana). 1. Komputer Desktop, 2 unit 2. LCD Projector XGA Murni 9 unit 3. Printer inkjet multifungsi 11 unit 4. Screen projector murni 9 unit 5. Snack 6. BOP Ketua LPMK : 1 orang 7. BOP Ketua RW : 9 Orang 8. BOP Ketua RT : 53 Orang 9. CCTV 16 paket • Telah tersedianya anggaran belanja Komputer, Printer, LCD dan Screen Projector, CCTV • Telah tersedianya belanja jasa tenaga Pelayanan kepada masyarakat
Indikator Aktifitas:
Tersedianya anggaran
Indikator Sub Kegiatan:
Terlaksananya kegiatan
Indikator Kegiatan:
Tersedianya pelaksana kegiatan
Outcome Program:
Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat Kepuasan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan terhadap fasilitas Balai RW serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan seluruh masyarakat baik laki-laki maupun perempuan
Impact:
Pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik dan lebih cepat karena tersedianya sarana prasarana pelayanan.
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Noervita Amin, SH,M.Si
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Simokerto
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg