Gender Analysis Pathway
Kecamatan Simokerto

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong royong menuju kota dunia yang maju, humanis dan berkelanjutan
Misi:
Memantapkan transformasi birokrasi yang bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik 2. Memantapkan penataan ruang kota yang terintegrasi melalui ketersediaan infrastruktur dan utilitas kota yang modern berkelas dunia serta berkelanjutan
Program:
Program Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat di Kelurahan Simolawang
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan, Pembangunan Kelurahan Sub Kegiatan Sarana dan Prasarana Kelurahan Simolawang
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan dan Pembangunan Sarana, Prasarana Kelurahan Kapasan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
1. Mewujudkan Kehidupan Masyarakat yang Sehat dan Sejahtera 2. Mewujudkan masyarakat yang aman, nyaman dan tentram
Sasaran Sub Kegiatan:
1. Masyarakat Merasa aman dan nyaman 2. Membangun sarana dan prasarana yaitu saluran sekunder/ saluran pembuangan air kotor dan pembangunan paving baru atau sudah rusak 3. Mengusulan PJU yang belum ada agar masyarakat nyaman 4. Mengadakan PAM Swakarsa bertujuan untuk mencegah hal” yang tidak diinginkan dan menciptakan kondisi yang aman dan tentram 5. Masyarakat Berpenghasilanrendah 6. Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UMKM. 7. Meningkatkan Kesehatan dan Gizi Pada balita dengan Melakukan Posyandu
Dasar Hukum:
Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender dan Peraturan Walikota Nomor 43 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarusutamaan Gender
Data Umum:
Data Pembuka Wawasan
1. Jumlah Penduduk Kelurahan Simolawang : L: 11.382 orang P: 10.992 orang • Jumlah KK di Kel. Simolawang Th 2025 : 7.789 KK • Jumlah Ketua RW 2025 : L : 8 orang P : 0 orang • Jumlah Ketua RT 2025 L : 56 orang P : 7 orang • Ketersediaan Balai RW 2025 : Ada : 6 RW, Tidak Ada : 1 RW, ADA 1 RW Milik UPTD Rusun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman serta Pertanahan) • Kondisi Balai RW - Thn 2025 : 3 Balai kondisi sudah baik, 1 belum mempunyai balai RW, 4 dbalai RW dalam Rehabilitasi
• Membangun sarana dan prasarana yaitu saluran sekunder/ saluran pembuangan air kotor dan pembangunan paving baru atau memperbaiki rusak • Mengusulan PJU yang belum ada untuk keamanan dan kenyamanan • Mengadakan PAM Swakarsa bertujuan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan dan menciptakan kondisi yang aman dan tentram Pelaksana sub kegiatan L : 2 Orang P : 1 Orang
Jumlah Ormas Thn 2025 Kel. Simolawang : a. Kader Surabaya Hebat (KSH) : L : orang P:205orang, b. Tim KTPR : L : 3 orang P : 1 orang, c. Tim TPK : L : 0 P : 42, d. Pokmas L : 6 P : 1
1. Pengadaan bibit Tanaman 2. Pengadaan Mesin jahit 3. Pengembangan sarana dan prasarana pertanian dan budidaya lele di wilayah kelurahan Simolawang Khususnya (Greenhouse ) 4. Kurang Ketersediaan dan Pembinaan sarana Penunjang. PelaksanaSub Kegiatan P : 1 L : 2
Akses:
1. Kelurahan mumpunyai akses untuk meningkatkan kesejahtraanya 2. RW, RT dan Warga mempunyai akses untuk pengajuan Saluran dan Paving
Partisipasi:
1. Pokmas/Ormas Masuk dalam Kegiatan secara aktif 2. Setiap warga memiliki saluran pembuangan air kotor 3. Kelancaran mobilitas warga terbantu dengan adanya pembangunan jalan paving baru dan lingkungan terlihat lebih bersih
Kontrol:
1. Pokmas, Ormas dan Masyarakat dapat mengajukan bantuan usulan sosial ke Kelurahan 2. Warga tidak memiliki kewenangan untuk mengatur saluran sekunder
Manfaat:
1. Pemberdayaan masyarakat yang kurang optimal 2. Apabila saluran air berfungsi optimal, maka dapat mencegah genangan 3. Apabila kondisi jalan telah diperbaiki dengan pembangunan jalan paving baru, maka mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman, nyaman dan perekonomian lancar
1. Kurangnya optimalisasi perencanaan anggaran dalam mengakomodir semua pemberdayaan masyarakat. 2. Keterbatasan anggaran yang ada 3. Belum optimalisasi perencanaan anggaran dalam mengakomodir semua pembangunan masyarakat. 4. Keterbatasan anggaran yang ada. 5. Belum adanya kerja bakti jadwal rutin untuk membersihkan saluran pembuangan air. 1. Perencanaan kebutuhan untuk peningkatan kesejahtraan belum optimal. 2. Sedikit Kurangnya respon terkait informasi yang di berikan tentang adanya kegiatan 3. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan saluran 1. Mengembangkan pokmas dan ormas yang ada di kelurahan dengan melaksanakan pemberdayaan masyarakat dengan pengadaan kelengkapan kebersihan, penghijauan lingkungan kampung (greenhouse), untuk kesejahteraan kehidupan warga. 2. Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang Terbangun untuk Optimalisasi Saluran Pembuangan Air Kotor dan pembangunan jalan paving baru 3. Pemasangan PJU untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat 1. Rapat koordinasi meningkatkan ketrampilan Masyarakat dengan Melakukanan pelatihan menjahit 2. Melakukan kerja bakti untuk penghijauan dan kebersihan kampung 3. Melakukan Kegiatan Outreach Rombong dan Modal Usaha untuk meningkatkan perekonomian masyarakat 4. Melakuka kegiatan Posyandu untuk Memantau kesehatan Balita 5. Pembangunan saluran pembuangan air kotor 6. Pembangunan jalan paving baru 7. Pemasangan PJU untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat 1. Pada tahun 2022 sudah dilaksanakan pelatihan padat karya 2. Pada tahun 2022 belum ada pemberian susu pada bayi stunting dan bumil. 3. Kerja bakti rutin dilakukan agar saluran lancar 4. Anggaran pembangunan saluran air kotor telah disiapkan 5. Anggaran pembangunan jalan paving baru sudah disiapkan
Indikator Aktifitas:
1. Tersedianya Pokmas untuk kegiatan Pemberdayaan 2. Telah dilakukan rapat koordinasi musbangkel. 3. Validasi data Gakin 4. Tersedianya Pokmasuntuk kegiatan Menjahit 5. Dengan ketersediaan yang ada sarana dan prasarana di harapkan pelayanan pada masyarakat menjadi lebih baik 6. Tersedianya Pokmas untuk Kegiatan Pembangunan 7. Telah dilakukan rapat koordinasi musbangkel. 8. Kerja bakti akan tetap dijalankan secara rutin 9. Terlaksananya pembangunan saluran maupun jalan baru sesuai kebutuhan dilapangan
Indikator Sub Kegiatan:
1. Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat 2. Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pembangunan masyarakat
Indikator Kegiatan:
Perencaanaan yang mengakomodir usulan seluruh ketua lembaga.
Outcome Program:
1. Terwujudnya masyarakat yang berkehidupan sehat, sejahterah dan dapat meningkatkan perekonomian pada masyarakat 2. menciptakan kondisi masyarakat yang aman, nyaman dan tentram.
Impact:
1. Terwujudnya masyarakat yang berkehidupan sehat, aman dan nyaman. 2. Terwujudnya masyarakat yang berkehidupan aman, nyaman dan tentram
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Noervita Amin, SH,M.Si
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Simokerto
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg