| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong royong menuju kota dunia yang maju, humanis dan berkelanjutan
Misi:
Mewujudkan perekonomian inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembukaan lapangan kerja baru melalui penguatan kemandirian ekonomi local, kondusifitas iklim investasi, penguatan daya saing Surabaya sebagai pusat penghubung perdagangan dan jasa antar pulau serta internasional.
Program:
Program Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum
Kegiatan:
Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum sesuai Penugasan Kepala Daerah
Sub Kegiatan:
Penanganan Konflik Sosial sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan Kualitas Jumlah Laporan Konflik yang Ditangani sesuai Ketentuan Peraturan Perundang - Undangan
Sasaran Sub Kegiatan:
Masyarakat di Kecamatan Gubeng |
Dasar Hukum:
1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial 2. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2015
Data Umum:
Jumlah Aparat Penertiban di Kecamatan L : 16 P : 2
Jumlah Aparat Penertiban di Kecamatan
L : 16
P : 2
Perbantuan BKO Polisi Pamong Praja Pusat
L : 11
P : 2
Lebih banyak didominasi laki – laki dari pada perempuan
-
|
Akses:
Perempuan tidak ada dalam kegiatan pengawasan, pengendalian dan evaluasi
Partisipasi:
Kegiatan pengawasan, pengendalian dan evaluasi yang dilakukan oleh apparat lebih banyak didominasi oleh laki – laki
Kontrol:
Kontrol kegiatan pengawasan, pengendalian dan evaluasi ada pada pengampu sub kegiatan
Manfaat:
Lebih didominasi oleh aparat laki-laki |
SDM yang ada masih belum memahami konsep gender | Persepsi masyarakat bahwa kegiatan pengawasan, pengendalian dan evaluasi ketertiban lebih baik dilakukan oleh laki -laki | Meningkatkan frekuensi pengawasan, pengendalian, serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja baik yang responsif gender | Monitoring frekuensi pengawasan, pengendalian, serta evaluasi kegiatan polisi pamong praja baik yang | 1. Jumlah potensi konflik yang ditangani/ diredam bersama babinsa/ babinkamtibmas th 2025 : 2. Presentasi penanganan potensi konflik tidak menjadi konflik di kecamatan th 2025 : |
Indikator Aktifitas:
Presentasi penanganan potensi konflik tidak menjadi konflik di kecamatan : 100%
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah laporan konflik yang ditangani sesuai ketentuan peraturan perundang -undangan : 24
Indikator Kegiatan:
Jumlah potensi konflik yang dapat ditangani/ diredam Bersama : 24
Outcome Program:
Presentasi penanganan potensi konflik tidak menjadi konflik di kecamatan : 100%
Impact:
- Berkurangnya konflik yang ada di Kecamatan Gubeng |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Kecamatan Gubeng Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Eko Kurniawan Purnomo, S.STP, M.SiNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |