Gender Analysis Pathway
Kecamatan Dukuh Pakis

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong Royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Misi 4 : Memantapkan transformasi birokrasi yang bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Pradah Kalikendal
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Pradah Kalikendal
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatnya Kualitas pelayanan publik yang efektif dan inovatif
Sasaran Sub Kegiatan:
Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Dasar Hukum:
a. PERDA No 4 TAHUN 2019 TENTANG PUG b. PERWALI NO 43 TAHUN 2020 TENTANG PUG KOTA SURABAYA
Data Umum:
Sarpras yang dibutuhkan: Bahan Pelatihan Olahan Pangan
Pelaksana sub kegiatan : L : 4 orang P : 20 orang
Jumlah keluarga miskin th 2025 : L : 104 Jiwa P : 134 Jiwa
Jumlah warga yang mendapatkan informasi terkait kegiatan pemberdayaan kelurahan : L : 8.339 Jiwa P : 8.502 Jiwa
Jumlah penduduk kelurahan pradah kalikendal : L : 8.339 Jiwa P : 8.502 Jiwa
Akses:
Laki-laki dan perempuan mendapatkan akses informasi yang sama terkait Sub Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Partisipasi:
Kecenderungan Lebih banyak Perempuan dari pada laki-laki yang mengikuti pelatihan olahan pangan
Kontrol:
Pembuat kebijakan didominasi oleh perempuan
Manfaat:
Lebih banyak Perempuan yg menerima manfaat daripada laki laki berdasarkan keikut sertaan dalam pelatihan olahan pangan yaitu L : 4 orang P : 20 orang
Pelatihan dianggap “ranah perempuan” sehingga laki-laki enggan terlibat. Minimnya keterlibatan laki-laki dalam mengikuti pelatihan olahan pangan karena keterbatasan waktu, mayoritas peserta perempuan rumah tangga; laki-laki minim dalam berpartisipasi. Membuka akses pelatihan untuk semua gender, penyediaan kredit mikro untuk perempuan (bisa melalui Koperasi Merah Putih), pendampingan legalitas usaha, membentuk kelompok usaha campuran, serta kemitraan dengan lembaga/ritel yang responsif gender. - Melibatkan PKK, KSH, kelompok pemuda (karang taruna) dalam perencanaan program - Sediakan skema kredit mikro atas nama perempuan, beri pelatihan manajemen usaha keluarga bersama pasangan Jumlah peserta kegiatan : L : 4 orang P : 20 orang Jumlah keluarga miskin th 2025 : L : 104 Jiwa P : 134 Jiwa
Indikator Aktifitas:
- Melibatkan PKK, KSH, kelompok pemuda (karang taruna) dalam perencanaan program - Sediakan skema kredit mikro atas nama perempuan, beri pelatihan manajemen usaha keluarga bersama pasangan
Indikator Sub Kegiatan:
Meningkatnya kesejahteraan masyarakat pada tahun 2025
Indikator Kegiatan:
Terlaksananya sub kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Outcome Program:
Tercapainya sub kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan memberi perempuan untuk mudah dalam akses modal & pengambilan keputusan usaha.
Impact:
Tercapainya sub kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan memberi perempuan untuk mudah dalam akses modal & pengambilan keputusan usaha.
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Annita Hapsari Oktorina Sesoria, S.STP
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Dukuh Pakis
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg