| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong Royong Menuju Kota Dunia Yang Maju, Humanis Dan Berkelanjutan
Misi:
Misi 2 : Membangun SDM unggul,sehat jasmani rohani, produktif dan berkarakter, melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya Misi 4 : Memantapkan transformasi birokrasi yang bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik
Program:
Program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat
Kegiatan:
Penyediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengadaan Obat, bahan habis pakai, bahan medis habis pakai, vaksin, makanan dan minuman di fasilitas kesehatan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Memenuhi Jumlah Obat, bahan habis pakai, bahan medis habis pakai, vaksin, makanan dan minuman di fasilitas kesehatan
Sasaran Sub Kegiatan:
Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh masyarakat Surabaya wilayah Timur dan sekitarnya yang berkunjung di RSUD Eka Candrarini Kota Surabaya |
Dasar Hukum:
- Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional - Peraturan Pemerintah No.47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan - Permenkes No. 63 Tahun 2014 tentang Pengadaan Obat Berdasarkan Katalog Elektronik (E-Catalogue). - Permenkes No. 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit - Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengarusutamana Gender - Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
Data Umum:
Data Pasien IGD s/d Juli 2025 1. Januari a. Pasien Baru: 163 (L) 202 (P) b. Pasien Lama: 4 (L) 2 (P) 2. Februari a. Pasien Baru: 224 (L) 264 (P) b. Pasien Lama: 14 (L) 36 (P) 3. Maret a. Pasien Baru: 294 (L) 355 (P) b. Pasien Lama: 28 (L) 63 (P) 4. April a. Pasien Baru: 302 (L) 396 (P) b. Pasien Lama: 42 (L) 69 (P) 5. Mei a. Pasien Baru: 344 (L) 405 (P) b. Pasien Lama: 36 (L) 57 (P) 6. Juni a. Pasien Baru: 357 (L) 454 (P) b. Pasien Lama: 32 (L) 49 (P) 7. Juli a. Pasien Baru: 314 (L) 448 (P) b. Pasien Lama: 54 (L) 88 (P)
Data Pasien Rawat Jalan s/d Juli 2025
1. Januari
a. Pasien Baru: 70 (L) 116 (P)
b. Pasien Lama: 0 (L) 11 (P)
2. Februari
a. Pasien Baru: 441 (L) 525 (P)
b. Pasien Lama: 136 (L) 188 (P)
3. Maret
a. Pasien Baru: 550 (L) 444 (P)
b. Pasien Lama: 277 (L) 452 (P)
4. April
a. Pasien Baru: 569 (L) 412 (P)
b. Pasien Lama: 488 (L) 517 (P)
5. Mei
a. Pasien Baru: 388 (L) 555 (P)
b. Pasien Lama: 623 (L) 667 (P)
6. Juni
a. Pasien Baru: 429 (L) 561 (P)
b. Pasien Lama: 860 (L) 745 (P)
7. Juli
a. Pasien Baru: 496 (L) 752 (P)
b. Pasien Lama: 1276 (L) 1104 (P)
Data Pasien Rawat Inap s/d Juli 2025
1. Januari
a. Pasien Baru: 9 (L) 4 (P)
b. Pasien Lama: 11 (L) 9 (P)
2. Februari
a. Pasien Baru: 14 (L) 25 (P)
b. Pasien Lama: 92 (L) 116 (P)
3. Maret
a. Pasien Baru: 17 (L) 17 (P)
b. Pasien Lama: 92 (L) 116 (P)
4. April
a. Pasien Baru: 16 (L) 32 (P)
b. Pasien Lama: 89 (L) 79 (P)
5. Mei
a. Pasien Baru: 22 (L) 36 (P)
b. Pasien Lama: 92 (L) 85 (P)
6. Juni
a. Pasien Baru: 39 (L) 66 (P)
b. Pasien Lama: 87 (L) 94 (P)
7. Juli
a. Pasien Baru: 78 (L) 85 (P)
b. Pasien Lama: 77 (L) 84 (P)
Data Jumlah Paket Pembelian Obat, Bahan Habis Pakai, Bahan Medis Habis Pakai, Vaksin, Makanan dan Minuman s/d Juli 2025
Januari: 0 paket
Februari: 3 paket
Maret: 3 paket
April: 3 paket
Mei: 3 paket
Juni: 3 paket
Juli: 4 paket
Data 10 penyakit terbesar di RSUD Eka Candrarini Tahun 2025 s/d Juli 2025
1. Mental and behavioural disorder: 1.148
2. Necrosis of pulp: 536
3. Hypertensive heart disease without (congestive) heart failure: 498
4. Residual schizophrenia: 409
5. Pulpitis: 339
6. Non-insulin-dependent diabetes melitus without complications: 283
7. Undifferentiated schizophrenia: 245
8. Essential (primary) hypertension: 192
9. Dyspepsia: 167
10. Old myocardial infarction: 156
|
Akses:
Laki-laki dan perempuan memperoleh akses yang setara terhadap obat yang dibutuhkan, ditunjukkan dengan ketersediaan obat yang mencukupi sesuai jumlah pasien dan jenis layanan
Partisipasi:
-Partisipasi pasien dalam pemilihan dan pemahaman penggunaan obat, vaksin, serta makanan dan minuman masih terbatas, karena sebagian besar keputusan ditentukan oleh tenaga kesehatan. -Masyarakat sering meminta resep obat paten atau obat terkenal
Kontrol:
Pengelola program memiliki kendali dalam pengambilan keputusan pengadaan obat melalui pemanfaatan data jumlah pasien dan pembelian obat sebagai dasar penentuan prioritas, sehingga pengadaan obat lebih tepat sasaran dan efisien.
Manfaat:
Pasien memperoleh pelayanan Kesehatan dengan terapi yang efektif dan efisien |
Karena permintaan pasien, seringkali tenaga medis meresepkan obat di luar formularium | - Stock Obat di Distributor sering kosong - Preferensi masyarakat terhadap resep obat paten atau obat yang sudah dikenal luas memengaruhi pola permintaan obat, meskipun secara medis obat generik memiliki efektivitas yang setara. - Variasi kondisi medis dan kebutuhan pasien yang dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, dan penyakit, sehingga menuntut ketersediaan obat dan bahan medis yang beragam. - Perubahan pola penyakit dan kebutuhan pelayanan kesehatan, yang tidak selalu dapat diantisipasi secara cepat dalam perencanaan pengadaan | Memenuhi Jumlah Obat, bahan habis pakai, bahan medis habis pakai, vaksin, makanan dan minuman di fasilitas kesehatan | - Menyusun perencanaan jumlah dan jenis pembelia obat berdasarkan tren konsumsi obat dan jumlah pasien - Mengintegrasikan data kebutuhan terpilah gender (berdasarkan jenis kelamin, usia, dan jenis layanan) sebagai dasar perencanaan dan pengadaan obat, BHP, BMHP, vaksin, serta makanan dan minuman. - Meningkatkan edukasi dan komunikasi kepada pasien mengenai penggunaan obat, vaksin, serta pemenuhan nutrisi, termasuk pilihan terapi yang aman, efektif, dan sesuai kondisi kesehatan, dengan pendekatan responsif gender. | Data Pasien IGD s/d Juli 2025 1. Januari a. Pasien Baru: 163 (L) 202 (P) b. Pasien Lama: 4 (L) 2 (P) 2. Februari a. Pasien Baru: 224 (L) 264 (P) b. Pasien Lama: 14 (L) 36 (P) 3. Maret a. Pasien Baru: 294 (L) 355 (P) b. Pasien Lama: 28 (L) 63 (P) 4. April a. Pasien Baru: 302 (L) 396 (P) b. Pasien Lama: 42 (L) 69 (P) 5. Mei a. Pasien Baru: 344 (L) 405 (P) b. Pasien Lama: 36 (L) 57 (P) 6. Juni a. Pasien Baru: 357 (L) 454 (P) b. Pasien Lama: 32 (L) 49 (P) 7. Juli a. Pasien Baru: 314 (L) 448 (P) b. Pasien Lama: 54 (L) 88 (P) Data Pasien Rawat Jalan s/d Juli 2025 1. Januari a. Pasien Baru: 70 (L) 116 (P) b. Pasien Lama: 0 (L) 11 (P) 2. Februari a. Pasien Baru: 441 (L) 525 (P) b. Pasien Lama: 136 (L) 188 (P) 3. Maret a. Pasien Baru: 550 (L) 444 (P) b. Pasien Lama: 277 (L) 452 (P) 4. April a. Pasien Baru: 569 (L) 412 (P) b. Pasien Lama: 488 (L) 517 (P) 5. Mei a. Pasien Baru: 388 (L) 555 (P) b. Pasien Lama: 623 (L) 667 (P) 6. Juni a. Pasien Baru: 429 (L) 561 (P) b. Pasien Lama: 860 (L) 745 (P) 7. Juli a. Pasien Baru: 496 (L) 752 (P) b. Pasien Lama: 1276 (L) 1104 (P) Data Pasien Rawat Inap s/d Juli 2025 1. Januari a. Pasien Baru: 9 (L) 4 (P) b. Pasien Lama: 11 (L) 9 (P) 2. Februari a. Pasien Baru: 14 (L) 25 (P) b. Pasien Lama: 92 (L) 116 (P) 3. Maret a. Pasien Baru: 17 (L) 17 (P) b. Pasien Lama: 92 (L) 116 (P) 4. April a. Pasien Baru: 16 (L) 32 (P) b. Pasien Lama: 89 (L) 79 (P) 5. Mei a. Pasien Baru: 22 (L) 36 (P) b. Pasien Lama: 92 (L) 85 (P) 6. Juni a. Pasien Baru: 39 (L) 66 (P) b. Pasien Lama: 87 (L) 94 (P) 7. Juli a. Pasien Baru: 78 (L) 85 (P) b. Pasien Lama: 77 (L) 84 (P) Data Jumlah Paket Pembelian Obat, Bahan Habis Pakai, Bahan Medis Habis Pakai, Vaksin, Makanan dan Minuman s/d Juli 2025 Januari: 0 paket Februari: 3 paket Maret: 3 paket April: 3 paket Mei: 3 paket Juni: 3 paket Juli: 4 paket |
Indikator Aktifitas:
Memenuhi pengadaan Obat, Bahan Habis Pakai, Bahan Medis Habis Pakai, vaksin, makanan dan minuman sebanyak 5 paket belanja dalam satu tahun meliputi -Belanja bahan kimia kefarmasian -Belanja gas medik -Belanja bahan medis habis pakai kefarmasian -Belanja perbekalan habis pakai kefarmasian -Belanja obat
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Obat, Bahan Habis Pakai, Bahan Medis Habis Pakai, Vaksin, makanan dan minuman di Fasilitas Kesehatan yang disediakan
Indikator Kegiatan:
Jumlah Unit Layanan yang Terpenuhi Kebutuhan Obat dan Perbekalan Kesehatan Di RSUD Eka Candrarini
Outcome Program:
Meningkatnya ketersediaan dan kesesuaian obat yang responsif gender melalui pengadaan obat yang disusun berdasarkan analisis jumlah pasien dan pola kebutuhan obat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan laki-laki dan perempuan secara proporsional dan berkeadilan.
Impact:
Terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih adil, inklusif, dan berkualitas melalui meningkatnya keselamatan dan kepuasan pasien serta membaiknya derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala RSUD Eka Candrarini Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
drg. Bisukma KurniawatiNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |