NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting |
KEGIATAN
|
Pengendalian Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting di Tingkat Pasar Kabupaten/Kota |
SUB KEGIATAN
|
3.30.04.2.02.0001
Pemantauan Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting pada Pelaku Usaha Distribusi Barang dalam 1 (Satu) Kabupaten/Kota |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Agar diketahui perkembangan harga maupun stok Bapokting sehingga dapat diketahui dengan segera apabila terjadi indikasi gejolak harga. Dan juga dapat diketahui jumlah stok/ketersediaan Bapokting. |
KODE SUB KEGIATAN
|
3.30.04.2.02.0001 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Jumlah Penduduk Kota Surabaya :
L: 1.433.967
P: 1.459.731
(bps, 2023)
- Seluruh penduduk Kota Surabaya memperoleh manfaat stabilnya harga bapokting karena dilaksanakannya Pemantauan Harga dan Stok Barang
- Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan pemantauan harga dan stok khususnya Barang Kebutuhan Pokok dan Penting (Bapokting) secara rutin minimal 1 kali sebulan dengan periode 10 hari untuk obyek yang diamati antara lain Pasar Rakyat, Toko Modern, Distributor/Agen/Sub Agen/Pengecer dan Gudang.
- Persentase pelaku usaha distribusi barang secara terpilah:
L = 70%
P = 30%
Kegiatan ini dilakukan rutin setiap bulan yang dilakukan oleh pegawai Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan dan dibantu dengan tim surveyor
- Jumlah Pasar Rakyat yang di pantau : 142 Pasar
Jumlah Toko Modern yang dipantau : 161 Toko Modern
Jumlah Distributor yang dipantau : 50 Distributor
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Rakyat, Toko Modern, Distributor/Agen/Sub Agen/Pengecer dan Gudang.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan turun langsung ke lapangan
Setelah dilakukan turun lapangan maka hasil pemantauan yang telah didapatkan direkap menjadi 1 laporan untuk
nantinya diserahkan kepada OPD terkait guna melihat indeks kecukupan pangan Kota Surabaya
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Adanya kesamaan informasi tentang Pemantauan Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting pada Pelaku Usaha Distribusi Barang
Pelaku usaha distribusi barang lebih dominan laki-laki dengan komposisi :
L = 70%
P = 30%
Partisipasi:
Partisipan kegiatan Pemantauan Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting pada Pelaku Usaha Distribusi Barang dalam 1 (Satu) Kabupaten/Kota didominasi laki-laki.
Kontrol:
Kegiatan Pemantauan Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting pada Pelaku Usaha Distribusi Barang dalam 1 (Satu) Kabupaten/Kota ditentukan oleh Kepala Bidang laki-laki
Manfaat:
Terpantaunya harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Rakyat, Toko Modern, Distributor/Agen/Sub Agen/Pengecer dan Gudang
- Sebab Kesenjangan Internal :
- Pimpinan yang berwawasan gender masih esponsi sedikit;
- Sarana dan Prasarana yang belum sepenuhnya mendukung upaya pengurangan gender gap;
- Persentase petugas pelaksana dominan laki-laki
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
- Pemilik usaha Toko Modern, Distributor/ Agen/ Sub Agen/ Pengecer dan Gudang mayoritas dari gender laki-laki karena merupakan penghasilan utama
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Terpantaunya harga dan keterasediaan bahan pokok di Toko Modern, Distributor/ Agen/ Sub Agen/ Pengecer dan Gudang yang esponsive gender
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: Tercapainya Pemantauan Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting pada Pelaku Usaha Distribusi Barang yang responsif gender
Outcome: 1. Indikator Program :
Persentase intervensi ketersediaan komoditas
2. Indikator Kegiatan :
Jumlah laporan hasil pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting pada pelaku usaha distribusi barang
3. Indikator Sub Kegiatan :
Jumlah laporan pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting pada pelaku usaha distribusi barang
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
358254024 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Melakukan sosialisasi terkait pemahaman isu kesetaraan gender pada setiap kegiatan yang melibatkan pelaku usaha distribusi barang |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
Tercapainya Pemantauan Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting pada Pelaku Usaha Distribusi Barang yang responsif gender
Outcome:
1. Indikator Program :
Persentase intervensi ketersediaan komoditas
2. Indikator Kegiatan :
Jumlah laporan hasil pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting pada pelaku usaha distribusi barang
3. Indikator Sub Kegiatan :
Jumlah laporan pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting pada pelaku usaha distribusi barang
|