NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Tandes |
UNIT ORGANISASI
|
Kecamatan Tandes |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN MANUKAN KULON |
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Manukan Kulon |
SUB KEGIATAN
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Jumlah sarana dan prasarana Kelurahan yang terbangun |
KODE SUB KEGIATAN
|
7.01.03.2.02.0002 Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Pembangunan Sarana Prasarana berupa Saluran Pembuangan Air Kotor dilaksanakan karena kondisi di Kelurahan Manukan Kulon kurang layak dan kurang lancar (tidak sesuai standar). Dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kelurahan Manukan Kulon, diperlukan optimalisasi saluran pembuangan air kotor.
Permasalahan terkait saluran pembuangan air kotor :
- Jumlah RT tahun 2024: L : 111 orang P : 13 orang
Jumlah RW tahun 2024 : L : 13 orang P : 2 orang
- Masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan sehingga terdapat sedimen yang menghambat aliran
- Belum adanya jadwal rutin terkait pembersihan saluran karena kesadaran warga masih kurang untuk membersihkan saluran / got di depan rumah
- Fasilitas pelayanan publik yang ada di Kelurahan Manukan Kulon seperti Pasar, Puskesmas, SD, Tempat Ibadah, SPBU Pertamina
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
- Warga memiliki akses pembuangan air kotor ke saluran sekunder
- Tidak ada kesenjangan akses antara laki laki dan perempuan dalam sub
kegiatan ini
Partisipasi:
- Setiap warga memiliki saluran pembuangan air kotor
- Lebih banyak partisipasi laki laki dalam sub kegiatan ini dibanding perempuan
Kontrol:
- Warga tidak memiliki kewenangan untuk mengatur saluran sekunder
- Pejabat pengambil keputusan dalam sub keg ini lebih banyak laki laki
Manfaat:
- Apabila saluran air berfungsi optimal, maka dapat mencegah banjir dan penyakit
- Manfaat dari sub kegiatan ini bisa dirasakan oleh masyarakat baik laki laki dan perempuan
- Sebab Kesenjangan Internal :
- Belum adanya jadwal rutin untuk membersihkan saluran pembuangan air
- Monitoring saluran air belum optimal. Sesuai dengan Analisis Beban Kerja (ABK), terdapat kekurangan SDM
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
Adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan Warga kurang memiliki kesadaran terhadap kesehatan sanitasi
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang Terbangun berupa Optimalisasi Saluran Pembuangan Air Kotor
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: - Output Aktivitas Sosialisasi dilaksanakan 3 bulan sekali
- Terlaksananya pemeliharaan sesuai kondisi saluran yang rusak
- Terlaksananya pembangunan saluran pembuangan air kotor baru
- Output terbangunnnya saluran U-dicht
Outcome: Outcome Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dapat berjalan dengan baik sesuai PPRG
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
2635221402 |
RENCANA AKSI
|
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
- Output Aktivitas Sosialisasi dilaksanakan 3 bulan sekali
- Terlaksananya pemeliharaan sesuai kondisi saluran yang rusak
- Terlaksananya pembangunan saluran pembuangan air kotor baru
- Output terbangunnnya saluran U-dicht
Outcome:
Outcome Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dapat berjalan dengan baik sesuai PPRG
|