NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Tandes |
UNIT ORGANISASI
|
Kecamatan Tandes |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN BALONGSARI |
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Balongsari |
SUB KEGIATAN
|
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Balongsari |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Jumlah sarana dan prasarana Kelurahan yang terbangun |
KODE SUB KEGIATAN
|
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN BALONGSARI |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Pembangunan Sarana Prasarana berupa Saluran Pembuangan Air Kotor dilaksanakan karena kondisi di Kelurahan Balongsari kurang layak dan kurang lancar (tidak sesuai standar).
- Dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kelurahan Balongsari, diperlukan optimalisasi saluran pembuangan air kotor
- Jumlah RT tahun 2023:
L : 32 orang
P : 3 orang
Jumlah RW tahun 2023 :
L : 7 orang
P : 0 orang
- Permasalahan terkait saluran pembuangan air kotor:
• Masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan
• Adanya sedimen yang menghambat aliran
• Belum adanya jadwal rutin terkait pembersihan saluran
• Kesadaran
Warga masih kurang untuk membersihkan saluran / got di depan rumah
- Fasilitas pelayanan publik yang ada di Kelurahan Balongsari:
• Pasar
• Puskesmas
• SD
• Tempat Ibadah
• Terminal
• SPBU Pertamina
Pelaksana sub kegiatan
L: 12
P: 4
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Warga memiliki akses pembuangan air kotor ke saluran sekunder
Partisipasi:
Setiap warga memiliki saluran pembuangan air kotor
Kontrol:
Warga tidak memiliki kewenangan untuk mengatur saluran sekunder
Manfaat:
Apabila saluran air berfungsi optimal, maka dapat mencegah banjir dan penyakit
- Sebab Kesenjangan Internal :
Permasalahan terkait saluran pembuangan air kotor:
• Masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan
• Adanya sedimen yang menghambat aliran
• Belum adanya jadwal rutin terkait pembersihan saluran
• Kesadaran
Warga masih kurang untuk membersihkan saluran / got di depan rumah
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
1. Adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan
2. Warga kurang memiliki kesadaran terhadap kesehatan sanitasi
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang Terbangun berupa Optimalisasi Saluran Pembuangan Air Kotor
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: 1. Sosialisasi dilaksanakan 3 bulan sekali
2. Terlaksanany
ya pemeliharaan sesuai kondisi saluran yang rusak
3. Terlaksananya pembangunan saluran pembuangan air kotor baru
4. Terbangunnnya saluraan U dicht
Outcome: Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dapat berjalan dengan baik sesuai PPRG
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
2431553931 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
1.Sosialisasi terkait Permasalahan Saluran Pembuangan Air Kotor kepada warga
2.Pemeliharaan Saluran Pembuangan Air Kotor
3.Pembangunan Saluran Pembuangan Air Kotor |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
1. Sosialisasi dilaksanakan 3 bulan sekali
2. Terlaksanany
ya pemeliharaan sesuai kondisi saluran yang rusak
3. Terlaksananya pembangunan saluran pembuangan air kotor baru
4. Terbangunnnya saluraan U dicht
Outcome:
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dapat berjalan dengan baik sesuai PPRG
|