NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Tandes |
UNIT ORGANISASI
|
Kecamatan Tandes |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN BALONGSARI |
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Balongsari |
SUB KEGIATAN
|
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
KODE SUB KEGIATAN
|
2550 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Jumlah Penduduk Kelurahan Balongsari
L: 4864 orang
P: 5029 orang
Jumlah RT tahun 2023:
L : 32 orang
P : 3 orang
Jumlah RW tahun 2023 :
L : 7 orang
P : 0 orang
- Jumlah Keluarga Miskin di Kel. Balongsari
346 KKL (Kepala Keluarga Laki-laki)
456 KKP (Kepala Keluarga Perempuan)
- Jumlah Pokmas di Kelurahan Balongsari :
• Kelompok Masyarakat:
4 Kelompok
L: 8 P: 5
• Karang Taruna:
2 Kelompok
L: 9 P: 3
• Jumlah UMKM:
312
- Program padat karya di Kelurahan Balongsari berupa tempat cuci motor yang diadakan dengan tujuan pengentasaan kemiskinan yang dilaksanakan secara bertahap.
Pelaksana tempat cuci padat karya:
Karang Taruna
- Jumlah tempat cuci sepeda motor di Kel. Balongsari :
7
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Pokmas/ormas dapat mengakses pembinaan dari Kelurahan
Partisipasi:
Pokmas/ormas yang masuk daftar intervensi dapat aktif dalam pembinaan dari kelurahan
Kontrol:
Pokmas/ormas dapat mengembangkan kegiatannya selain mendapatkan pembinaan dari Kelurahan
Manfaat:
Pokmas/ormas mendapatkan manfaat melalui pembinaan yang dilakukan Kelurahan
Pokmas/ormas dapat berkolaborasi dengan kelurahan untuk menurunkan jumlah warga miskin.
- Sebab Kesenjangan Internal :
• Belum optimalnya perencanaan anggaran tahun 2023 untuk pengembangan tempat cuci sepeda motor padat karya, sehingga optimalisasinya dapat dilaksanakan secara bertahap pada tahun berikutnya.
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
• Pelaksana oleh anggota karang taruna yang telah memiliki pekerjaan tidak dapat terlibat penuh dalam pengembangan tempat cuc sepeda padat karya
• Pelaksana kegiatan sulit menentukan jadwal pelatihan
• Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teknologi Informasi, menyebabkan pelayanan kurang optimal
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan melaksanakan program padat karya.
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: Terlaksananya pendirian padat karya cuci sepeda motor.
2.Pengentasan kemiskinan.
3.Pemberdayaan warga dan Karang Taruna
Outcome: Tersedianya rumah padat karya cuci motor
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
601780207 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Mendirikan tempat cuci sepeda motor padat karya |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
Terlaksananya pendirian padat karya cuci sepeda motor.
2.Pengentasan kemiskinan.
3.Pemberdayaan warga dan Karang Taruna
Outcome:
Tersedianya rumah padat karya cuci motor
|