GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja

NAMA PERANGKAT DAERAH Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja
UNIT ORGANISASI Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Perencanaan dan Pembangunan Industri
KEGIATAN Penyusunan dan Evaluasi Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota
SUB KEGIATAN Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat
TUJUAN SUB KEGIATAN Meningkatnya sektor strategis berbasis potensi lokal
KODE SUB KEGIATAN 3.31.02.2.01.0005
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Pembinaan pelaku industri kecil dan menengah dengan mendatangkan narasumber yang kompeten dibidangnya serta melakukan pendampingan pelaku industri kecil dan menengah untuk meningkatkan produktivitas IKM dan meningkatkan kepatuhan pelaku IKM dalam memenuhi kewajiban dibidang perindustrian. Di dalam kegiatan Pembinaan Industri yang mendapat pemberdayaan sebanyak 573 Pelaku Usaha. L : 381 Orang (66,49%) P : 192 Orang (33,51%) dari target sebesar 504 orang .
    • -
    • -
    • -
    • -
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Pelaku industri kecil dan menengah di wilayah kota Surabaya baik laki-laki dan perempuan mendapat akses yang sama untuk mendapat pembinaan terkait industri yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya.
      Partisipasi:
      Persentase Pembinaan Industri kecil dan menengah yang diberi pembinaan sebanyak 573 Pelaku usaha.
      Kontrol:
      Kontrol kebijakan dan pengawasan kegiatan Pembinaan pelaku industri kecil dan menengah oleh Kepala Bidang Industri P = 1 Orang Ketua Tim Kerja Pengawasan L= 1 Orang Ketua Tim Kerja Pembinaan L= 1 Orang
      Manfaat:
      Penerima manfaat kegiatan Pembinaan pelaku industri kecil dan menengah adalahpelaku industri kecil dan menengah di wilayah Kota Surabaya
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      -Terbatasnya pegawai yang dapat memberikan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya -Terbatasnya Anggaran
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      - Terbatasnya pegawai yang dapat memberikan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya - Terbatasnya Anggaran
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    1. Menambah wawasan pelaku industri kecil dan menengah terutama terkait perizinan dibidang industri 2. meningkatkan produktivitas industri keci dan menengah 3. fasilitasi akses pasar industri kecil dan menengah 4. meningkatkan kesadaran pelaku Industri Kecil dan Menengah terkait hak dan kewajibannya, terutama yang berkenaan dengan kewajiban pelaporan industri LII (Laporan Informasi Industri) dan SIInas (Sistem Informasi Industri Nasional)
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Persentase Pembinaan Industri kecil dan menengah yang diberi pembinaan sebanyak 573 Pelaku usaha laki-laki sebanyak 381 Orang (66,49%) dan perempuan sebanyak 192 Orang (33,51%) dari target sebesar 504 orang .
    Outcome: 1. Indikator Program : Persentase pelaku usaha yang mendapat pemberdayaan. 2. Indikator Kegiatan : Jumlah Laporan Pemberdayaan pelaku usaha 3. Indikator Sub Kegiatan : Jumlah Dokumen Hasil Koordinas, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 552458804
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Mengadakan bimtek dengan narasumber dan pelaku industri kecil dan menengah dan Melakukan pembinaan dan pendampingan secara langsung ke palaku usaha
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Persentase Pembinaan Industri kecil dan menengah yang diberi pembinaan sebanyak 573 Pelaku usaha laki-laki sebanyak 381 Orang (66,49%) dan perempuan sebanyak 192 Orang (33,51%) dari target sebesar 504 orang .
Outcome:
1. Indikator Program : Persentase pelaku usaha yang mendapat pemberdayaan. 2. Indikator Kegiatan : Jumlah Laporan Pemberdayaan pelaku usaha 3. Indikator Sub Kegiatan : Jumlah Dokumen Hasil Koordinas, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat