GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Satuan Polisi Pamong Praja

NAMA PERANGKAT DAERAH Satuan Polisi Pamong Praja
UNIT ORGANISASI Satuan Polisi Pamong Praja
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Peningkatan Ketentraman dan Ketertiban Umum
KEGIATAN Penanganan Gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum dalam 1 (satu) daerah Kabupaten/Kota
SUB KEGIATAN Peningkatan jumlah laporan pelaksanaan kegiatan penanganan gangguan ketentraman dan ketertiban
TUJUAN SUB KEGIATAN Terpenuhinya jumlah laporan hasil pelakasanaan kegiatan
KODE SUB KEGIATAN 1.05.02.2.01.0015
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah seluruh ASN dan non ASN Satpol PP : 1495 orang terdiri dari Laki-laki : 1323 orang (88,49 persen) dan perempuan 172 orang (11,50 persen)
    • Jumlah kasus gangguan trantibum per bulan untuk tahun 2024 yaitu 1825 kasus
    • Objek Vital yang diamankan yaitu : Tunjungan Romansa, Alun-alun Surabaya Pantai Batu Kenjeran, Balaikota, Taman Bungkul, Taman Apsari, Pasar Rakyat.
    • Kasus gangguan trantibum dicegah melalui deteksi dini, cegah dini, pembinaan, penyuluhan, pelaksanaan Patroli, Pengamanan dan pengawalan
    • Personil Perempuan diarahkan dalan tahap Sosialisasi dan edukasi untuk meminimalisir konflik
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Setiap Anggota Satpol memiliki akses yang sama dalam melakukan kegiatan pengendaalian trantibum dan linmas
      Partisipasi:
      Setiap anggota Satpol memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan penanganan gangguan Trantib
      Kontrol:
      Kontrol didominasi oleh Anggota Satpol laki-laki karena semua komandan regu berjenis kelamin laki-laki
      Manfaat:
      Anggota Satpol PP perempuan cukup mampu meredam konflik antara aparat dengan masyarakat
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Kurangnya perana perempuan dalam pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan serta pelaksanaan kegiatan penanganan masalah trantibun, Pejabat Strukturaal perempuan berjumlah 3 orang, ketua tim kerja berjumlah 1 orang
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Anggapan bahwa laki-laki lebih cocok bekerja sebagai Anggota Satpol PP, Anggapan bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan administrasi
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Meningkatkan pelaksanaan penegakkan Perda dan Pengendalian Trantibum serta Linmas di Kota Surabaya sehingga tercipta lingkungan perkotaan yang nyaman, tertib, rapi, ramah pengunjung lintas usia mulai dari usia dini hingga dewasa, terpenuhinya jumlah laporan hasil kegiatan penanganan gangguan trantibum
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: terlaksananya rekriutmen anggota Satpol PP, terlaksananya pengadaan sarpras penunjang, terlaksananya pemetaan wilayah rawan tawuran dan balap liar, terpenuhi personil perempuan pada beberapa tim besar Satpol PP
    Outcome: Persentase pananganan ganagguan trantibum mencapai 100 perssen, persentase jumlah anggota Satpol PP yang melakukan kegiatan penanganan Trantibum, persentase jumlah laporan hasil kegiatan mencapai 100 persen.
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 69618710154
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Penanaganan Gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum dalam 1 (satu) daerah Kabupaten/Kota
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
terlaksananya rekriutmen anggota Satpol PP, terlaksananya pengadaan sarpras penunjang, terlaksananya pemetaan wilayah rawan tawuran dan balap liar, terpenuhi personil perempuan pada beberapa tim besar Satpol PP
Outcome:
Persentase pananganan ganagguan trantibum mencapai 100 perssen, persentase jumlah anggota Satpol PP yang melakukan kegiatan penanganan Trantibum, persentase jumlah laporan hasil kegiatan mencapai 100 persen.