GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Sukolilo

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Sukolilo
UNIT ORGANISASI Kecamatan Sukolilo
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM PROGRAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN PELAYANAN PUBLIK
KEGIATAN Koordinasi Penyelenggaraan Kegiatan Pemerintahan di Tingkat Kecamatan
SUB KEGIATAN Koordinasi/Sinergi Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan dengan Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Terkait
TUJUAN SUB KEGIATAN Jumlah masyarakat yang hadir dalam kegiatan musrenbang pada tingkat kecamatan : 210 Orang
KODE SUB KEGIATAN Program Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah Masyarakat Kecamatan Sukolilo L : 29.401 P : 8.664
    • Jumlah Masyarakat yang mendapatkan informasi terkait penyelenggaraan Musrenbang RKPD di Tingkat Kecamatan :L : 126 P : 84
    • Jumlah Masyarakat yang ikut dalam Kegiatan penyelenggaraan Musrenbang RKPD di tingkat Kecamatan L : 126 P : 84
    • Pejabat yang melakukan pengawasan pada kegiatan tersebut Eselon III: L : 2 P : 0 Eselon IV: L : 23 P : 18
    • Meningkatnya jumlah Masyarakat yang mengikuti kegiatan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan L : 126 P : 84
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Adanya kesamaan kesempatan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait penyelenggaraan Musrenbang. Namun jumlah aparat laki-laki yang mendapatkan informasi lebih besar dari pada perempuan dengan perbandingan laki-laki 126 (60 %) Perempuan 84 (40%)
      Partisipasi:
      Proporsi jumlah warga masyarakat yang ikut dalam Kegiatan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan didominasi oleh laki-laki, dengan perbandingan laki-laki sebanyak 60 %, perempuan 40 %
      Kontrol:
      Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini didominasi laki-laki.
      Manfaat:
      Proporsi Warga laki-laki yang mengikuti musrenbang RKPD lebih tinggi dari perempuan
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Kurangnya sarana dan Prasarana yang mendukung kegiatan Musrenbang RKPD
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Masih adanya pemahaman di masyarakat bahwa hanya laki-laki yg memiliki tanggung jawab terkait pengawasan dan pengendalian ketertiban pada lingkungan masyarakat. Masih adanya pemahaman bahwa masalah pembangunan adalah urusan laki-laki
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Meningkatkan peran serta masyarakat dalam perencanaan pembangunan di tingkat Kecamatan baik untuk laki-laki maupun perempuan
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Meningkatkan akses informasi terkait penyelengga raan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan dari (2023) L 259 (80%) Menjadi (2024) L 126 (60%), dari (2023) P 65 (20%) Menjadi (2024) P 84 (40%)
    Outcome: Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan dari dari (2023) L 259 (80%) Menjadi (2024) L 126 (60%), dari (2023) P 65 (20%) Menjadi (2024) P 84 (40%)
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 6300000
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Data Umum Jumlah masyarakat Kecamatan Sukolilo yang terlibat dalam Pelaksanaan Koordinasi/Sinergi Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan dengan Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Terkait Tahun 2024 di Kecamatan Sukolilo Pemerintah Kota Surabaya Tahun 2024 : L : 126 orang (60%) P : 84 orang (40%) o Akses Adanya kesamaan kesempatan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait penyelenggaraan Musrenbang. Namun jumlah aparat laki-laki yang mendapatkan informasi lebih besar dari pada perempuan dengan Laki laki (60 %) Perempuan (40 %) o Partisipasi Proporsi peserta Penyelenggaraan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan di dominasi laki-laki dengan perbandingan laki-laki 60 % Perempuan 40 % o Kontrol Proporsi pejabat pengampuh kegiatan Penyelenggaraan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan didominasi oleh laki-laki o Manfaat Tercapainya peningkatan masyarakat yang telah mengajukan usulan perencanaan pembangunan di tingkat Kecamatan laki-laki 60 % Perempuan 40 % Kesenjangan Internal - Tidak semua SDM dalam OPD paham tentang konsep Gender atau pembangunan responsif Gender. - Kurang tersedianya Sarana dan Prasarana untuk mendukung kesetaraan Gender. Kesenjangan Eksternal - Masih adanya pemahaman di masyarakat bahwa hanya laki-laki yang memiliki tanggung jawab terkait pengawasan dan pengendalian ketertiban pada lingkungan amsyarakat. - Adanya persepsi masyarakat bahwa peran perempuan hanya sebatas pada pekerjaan domestic saja.
Aktivitas 2 1. Kegiatan Pra Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan 2. Kegiatan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Meningkatkan akses informasi terkait penyelengga raan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan dari (2023) L 259 (80%) Menjadi (2024) L 126 (60%), dari (2023) P 65 (20%) Menjadi (2024) P 84 (40%)
Outcome:
Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan dari dari (2023) L 259 (80%) Menjadi (2024) L 126 (60%), dari (2023) P 65 (20%) Menjadi (2024) P 84 (40%)