GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Dukuh Pakis

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Dukuh Pakis
UNIT ORGANISASI Kecamatan Dukuh Pakis
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Program pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
KEGIATAN Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Gunungsari
SUB KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat
TUJUAN SUB KEGIATAN Untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat
KODE SUB KEGIATAN 2004
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Pelaksanaan belanja barang yang diserahkan ke masyarakat dan belanja jasa tenaga pelayanan umum. Adapun belanja barang yang diserahkan ke masyarakat
    • 1. Kolam Terpal (Ikan) 4 unit 2. Mesin Jahit High Speed 3 unit 3. Mesin jahit obras dan neci 2 unit 4. Megaphone 2 unit 5. Kipas angin 1 unit
    • Biaya Operasional Ketua LPMK 1 orang laki laki Biaya Operasional Ketua RW L = 7 P = 0 Biaya Operasional Ketua RT L : 34 P : 5
    • Biaya Operasional Balai RW dan Balai RT (Listrik dan air)
    • Transport lokal yang diserahkan ke masyarakat masyarakat
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Akses pemanfaatan belanja barang dalam peningkatan kecakapan hidup dan kesejahteran peranan perempuan lebih dominan daripada lakikaki dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial masyarakat cenderung masih didominasi oleh laki laki daripada perempuan
      Partisipasi:
      Partispasi masyarakat yang terlibat dalam komunikasi dan koordinasi masih di dominasi oleh laki laki daripada perempuan
      Kontrol:
      Kontrol rencana pelaksanaan belanja barang dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial tersebut dapat dilakukan oleh masyarakat dan pejabat baik laki laki maupun perempuan
      Manfaat:
      Manfaat kegiatan belanja barang dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial kemasyarakatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat baik itu laki laki maupun perempuan dalam kehidupan bermasyarakat
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Proses dalam penyusunan perencanaan belanja barang dan belanja jasa tenaga Pelayanan umum untuk operasional kegiatan sosial kemasyarakatan peranan laki laki dan perempuan sudah hampir setara gender dengan rincian sebagai berikut : • Pejabat struktural L = 2 P = 3 • Pembantu Bendahara L = 0 P = 1 • Pengadministrasi Keuangan L = 2 P = 1
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Masyarakat secara umum menilai bahwa dalam proses perencanaan sampai dengan selesainya pelaksanaan belanja barang dan operasional cenderung laki laki lebih banyak berperan dari pada perempuan meskipun manfaat hasil belanja barang dan operasional kegiatan sosial tersebut dapat di rasakan oleh laki laki maupun perempuan dengan rincian sebagai berikut : • Tokoh Masyarakat L = 42 P = 5
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Mewujudkan Pemberdayaan Masyarakat untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: 1. Terlaksananya penyusunan perencanaan belanja barang dan belanja Jasa Tenaga Pelayanan Umum untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat 2. Terlaksananya kegiatan belanja barang dan belanja Jasa Tenaga Pelayanan Umum untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat
    Outcome: • Program pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan • Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan • Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 681.395650
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
1. Terlaksananya penyusunan perencanaan belanja barang dan belanja Jasa Tenaga Pelayanan Umum untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat 2. Terlaksananya kegiatan belanja barang dan belanja Jasa Tenaga Pelayanan Umum untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat
Outcome:
• Program pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan • Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan • Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan