GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Benowo

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Benowo
UNIT ORGANISASI Kecamatan Benowo
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
KEGIATAN Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di KelurahanTambak Oso Wilangun
SUB KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Tambak Oso Wilangun
TUJUAN SUB KEGIATAN Meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan meningkatkan kualitas produk
KODE SUB KEGIATAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN ( 7.01.03.2.02.03)
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah penduduk Kelurahan kelurahan Tambak Oso Wilangun L : 1.957 P : 1.956
    • Jumlah anggota Pengrajin sepatu di Kelurahan Tambak Oso Wilangun sebagai berikut : L : 32 P : 9
    • Pejabat yang melakukan pengawasan pada kegiatan pelatihan tersebut Eselon IV: L : 3 P : 2
    • Jumlah RW Kelurahan Tambak Oso Wilangun : L : 4 P : 0
    • Jumlah RTKelurahan Tambak Oso Wilangun : L : 11 P : 1
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Laki-laki maupun perempuan mendapat kesempatan yang sama dalam mengikuti pelatihan dengan perbandingan pengrajin sepatu Laki - laki (78%) Perempuan (22%)
      Partisipasi:
      Proporsi jumlah pengrajin sepatu yang menerima manfaat pelatihan lebih banyak laki-laki dari pada perempuan dengan presentase Laki laki (78 %) Perempuan (22%)
      Kontrol:
      Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini lebih banyak laki-laki.
      Manfaat:
      Manfaat bagi pelaku usaha yang mendapatkan fasilitas pelatihan adalah meningkatkan pengetahuan manajemen usaha, strategi pemasaran dan meningkatkan kualitas produk sepatu yang di hasilkan.
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      • Budaya di Masyarakat yang masih menganggap bahwa pelaku usaha sepatu yang lebih aktif adalah laki-laki. • Kurangnya motivasi bagi pengrajin sepatu dalam pengembangan usahanya
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      - Adanya persepsi di masyarakat bahwa yg mampu dan punya keahlian untuk melakukan usaha sepatu adalah laki-laki. - Lingkungan masyarakat yang kurang peka terhadap isu gender
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    • Terpenuhinya kegiatan pelatihan bagi Pengrajin sepatu di Kelurahan Tambak Oso Wilangun yang responsif Gender • Meningkatkan pengetahuan, pengembangan usaha, kualitas produk, strategi pemasaran sehingga diharapkan omzet penjualan meningkat dan pendapatan pengrajin bertambah
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Pengrajin sepatu baik laki-laki maupun perempuan mendapatkan fasilitas pelatihan yang sama
    Outcome: Meningkatnya pengetahuan, keahlian, dan kualitas produk sepatu yang di hasilkan pengrajin sepatu baik laki-laki maupun perempuan yang ada di Kelurahan Tambak Oso Wilangun
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 709668016
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Tambak Oso Wilangun
Aktivitas 2 Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Tambak Oso Wilangun
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Pengrajin sepatu baik laki-laki maupun perempuan mendapatkan fasilitas pelatihan yang sama
Outcome:
Meningkatnya pengetahuan, keahlian, dan kualitas produk sepatu yang di hasilkan pengrajin sepatu baik laki-laki maupun perempuan yang ada di Kelurahan Tambak Oso Wilangun