NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Tandes |
UNIT ORGANISASI
|
Kecamatan Tandes |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
PROGRAM KOORDINASI KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM |
KEGIATAN
|
Koordinasi Upaya Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum |
SUB KEGIATAN
|
Sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan
Instansi Vertikal di Wilayah Kecamatan |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Jumlah Laporan Hasil Sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan
Instansi Vertikal di Wilayah Kecamatan : 12 Laporan |
KODE SUB KEGIATAN
|
7.01.04.2.01.0001 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- -Jumlah aparat penertiban kecamatan dan non-kecamatan: L: 13; P:0 Jumlah aparat penertiban yang
mendapatkan informasi terkait pengawasan, pengendalian dan evaluasi kegiatan Ketentraman dan
Ketertiban: L: 13; P: 0
-Jumlah aparat penertiban yang melakukan kegiatan Pengawasan Pengendalian dan Evaluasi Kegiatan
Ketentraman dan Ketertiban . L: 13 ; P: 0
-Jumlah pejabat pengampuh kegiatan Pengawasan Pengendalian dan Evaluasi Kegiatan Ketentraman dan Ketertiban L: 1; P: 0 Jumlah aparat yang telah melakukan peningkatan frekuensi
- .
- .
- .
- .
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Adanya kesamaan kesempatan dalam mendapatkan informasi terkait kegiatan pengawasan, pengendalian dan
evaluasi kegiatan Ketentraman dan Ketertiban . Namun jumlah aparat laki-laki yang mendapatkan informasi
lebih banyak daripada perempuan. Dengan perbandingan Laki- laki (100%);Perempuan (0%)
Partisipasi:
Partisipasi: Proporsi aparat yang melakukan kegiatan pengawasan, pengendalian, dan evaluasi kegiatan
Ketentraman dan Ketertiban di wilayah kecamatan didominasi oleh Laki-laki. Dengan perbandingan Laki-
laki (100%); Perempuan (0%)
Kontrol:
Proporsi pejabat Pengampuh kegiatan Pengawasan Pengendalian dan Evaluasi Kegiatan Polisi Pamong Praja
didominasi oleh laki-laki.
Manfaat:
Tercapainya Peningkatan frekuensi kegiatan aparat penertiban terkait pengawasan, pengendalian serta
evaluasi kegiatan Ketentraman dan Ketertiban di wilayah Kecamatan. Dengan perbandingan Laki-laki (100%)
Perempuan (0%)
- Sebab Kesenjangan Internal :
Masih adanya SDM di kecamatan terkait yang belum memahami tentang konsep Perencanaan dan
Penganggaran gender
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
Masih adanya pemahaman di masyarakat bahwa hanya laki-laki yang memiliki tanggung jawab terkait
pengawasan dan pengendalian ketertiban pada lingkungan masyarakat. Adanya pemahaman bahwa
peran perempuan hanya sebatas pada pekerjaan domestik saja.
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Meningkatkan frekuensi pengawasan, pengendalian serta evaluasi kegiatan Polisi Pamong Praja di wilayah
Kecamatan baik untuk aparat laki-laki ataupun perempuan
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: Meningkatnya aparat yang telah meningkat frekuensi dalam melakukan kegiatan pengawasan, pengendalian dan
evaluasi kegiatan Ketentraman dan Ketertiban di wilayah kecamatan. Laki -laki dari 13 Orang (2023)
menjadi 13 Orang (2024), Perempuan dari 1 Orang (2023) menjadi 0 Orang (2024)
Outcome: Meningkatnya aparat yang telah meningkat frekuensi dalam melakukan kegiatan pengawasan, pengendalian dan
evaluasi kegiatan Ketentraman dan Ketertiban di wilayah kecamatan. Laki -laki dari 13 Orang (2023)
menjadi 13 Orang (2024), Perempuan dari 1 Orang (2023) menjadi 0 Orang (2024)
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
230818698 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Koordinasi Upaya Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
Meningkatnya aparat yang telah meningkat frekuensi dalam melakukan kegiatan pengawasan, pengendalian dan
evaluasi kegiatan Ketentraman dan Ketertiban di wilayah kecamatan. Laki -laki dari 13 Orang (2023)
menjadi 13 Orang (2024), Perempuan dari 1 Orang (2023) menjadi 0 Orang (2024)
Outcome:
Meningkatnya aparat yang telah meningkat frekuensi dalam melakukan kegiatan pengawasan, pengendalian dan
evaluasi kegiatan Ketentraman dan Ketertiban di wilayah kecamatan. Laki -laki dari 13 Orang (2023)
menjadi 13 Orang (2024), Perempuan dari 1 Orang (2023) menjadi 0 Orang (2024)
|