GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Wonocolo

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Wonocolo
UNIT ORGANISASI Kecamatan Wonocolo
TAHUN ANGGARAN
PROGRAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
KEGIATAN Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Siwalankerto
SUB KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
TUJUAN SUB KEGIATAN Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
KODE SUB KEGIATAN
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah Penduduk Kelurahan Siwalankerto L: 8.504 P: 8.665
    • Pelaksana sub kegiatan L: 8.525 P: 8.632
    • Jumlah RT tahun 2022: L:39 orang P:1 orang
    • Jumlah RW tahun 2022 : L:6 orang P:0 orang
    • -
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Pokmas/ormas mendapatkan akses dari Kelurahan Terdapat permasalahan akses terkait penyedia bibit
      Partisipasi:
      Pokmas/ormas yang masuk daftar intervensi melaksanakan kegiatan secara aktif
      Kontrol:
      Pokmas/ormas dapat mengembangkan kegiatannya dan mendapatkan pembinaan dari Kelurahan Pokmas/ormas dapat mengembangkan kegiatannya dan mendapatkan pembinaan dari Kelurahan
      Manfaat:
      Pokmas/ormas belum mendapatkan manfaat karena belum tersedianya sarana dan prasarana pertanian
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Kurangnya pemahaman dan wawasan SDM kelurahan tentang kesetaraan gender
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Budaya organisasi yang menganggap perempuan lebih aktif dan terapil dalam administrasi dan organisasi -Persepsi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat lebih sesuai pada perempuan
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana beserta seluruh kelengkapannya guna meningkatkan penghasilan masyarakat
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: -Tersedianya sarana dan prasarana budidaya pertanian diharapkan memiliki pasar dan disinergikan dengan program urban farming -Terselenggaranya Pelatihan Olahan Pangan -Terselenggaranya Pelatihan Batik -Biaya Diklat Safety Drive Tanpa SIM -Mesin Jahit High Speed -Mesin Jahit Obras + Neci -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan
    Outcome: Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
RENCANA AKSI
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
-Tersedianya sarana dan prasarana budidaya pertanian diharapkan memiliki pasar dan disinergikan dengan program urban farming -Terselenggaranya Pelatihan Olahan Pangan -Terselenggaranya Pelatihan Batik -Biaya Diklat Safety Drive Tanpa SIM -Mesin Jahit High Speed -Mesin Jahit Obras + Neci -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan
Outcome:
Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan