GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja

NAMA PERANGKAT DAERAH Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja
UNIT ORGANISASI Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Hubungan Industrial
KEGIATAN Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja dan Penutupan Perusahaan di Daerah Kabupaten/Kota
SUB KEGIATAN Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja, dan Penutupan Perusahaan yang Berakibat/Berdampak pada Kepentingan di 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota
TUJUAN SUB KEGIATAN Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pengurus serikat pekerja/serikat buruh tentang peraturan ketenagakerjaan sehingga dapat tercapai suasana hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan serikat pekerja/serikat buruh
KODE SUB KEGIATAN 2.07.05.2.02.0001
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Kegiatan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja, dan Penutupan Perusahaan yang Berakibat/Berdampak pada Kepentingan di 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota merupakan kegiatan Bimtek yang diikuti oleh 160 serikat pekerja/serikat buruh pada tingkat perusahaan : L = 82 orang (51%) P = 78 orang (49%)
    • -
    • -
    • -
    • -
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Setiap pengurus serikat pekerja/buruh perusahaan yang diundang dalam kegiatan ini diberikan akses yang sama untuk menunjuk perwakilannya baik pengurus laki-laki atau perempuan sesuai dengan kapasitas keanggotaan di organisasi serikat pekerja pada tingkat perusahaan.
      Partisipasi:
      Persentase peserta yang mewakili organisasi serikat pekerja pada tingkat perusahaan yang hadir dalam kegiatan ini : L = 51% P = 49%
      Kontrol:
      Kontrol kebijakan dan pengawasan kegiatan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja, dan Penutupan Perusahaan yang Berakibat/Berdampak pada Kepentingan di 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota dilakukan oleh 3 orang pejabat yang terdiri dari : Kepala bidang : L = 1 orang Ketua Tim Kerja : P = 2 orang
      Manfaat:
      Penerima manfaat kegiatan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja, dan Penutupan Perusahaan yang Berakibat/Berdampak pada Kepentingan di 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota adalah pengurus serikat pekerja/serikat buruh perusahaan diwilayah Kota Surabaya
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      - Sarana prasarana yang kurang mendukung untuk pelaksanaan bimtek secara daring/luring. - anggaran yang terbatas untuk dilakukannya bimtek dengan skala besar
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      - Masih adanya anggapan bahwa yang menjadi pengurus serikat pekerja/serikat buruh di dominasi oleh laki-laki. - Bimtek dilakukan pada saat jam kerja
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Untuk memberikan pemahaman kepada peserta bimtek terkait peraturan perundang-undangan khususnya Undang-Undang Cipta Kerja sehingga dapat tercapai suasana Hubungan Industrial yang harmonis antara perusahaan dan Perkerja/serikat pekerja
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Dari 160 pengurus SP pada tingkat perusahaan yang hadir tingkat persentase kehadiran peserta laki-laki turun menjadi 51%
    Outcome: 1. Indikator Program: Persentase Perusahaan yang menyampaikan Data Ketenagakerjaan 2. Indikator Kegiatan: Jumlah Laporan Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja dan Penutupan Perusahaan di Daerah Kabupaten/Kota 3. Indikator Sub kegiatan: Jumlah Perselisihan yang Dicegah
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 307407188
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Peningkatan kegiatan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja, dan Penutupan Perusahaan yang Berakibat/Berdampak pada Kepentingan di 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota kepada pekerja/serikat pekerja perusahaan di wilayah kota Surabaya sehingga kasus ketenagakerjaan dapat ditekan / menurun.
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Dari 160 pengurus SP pada tingkat perusahaan yang hadir tingkat persentase kehadiran peserta laki-laki turun menjadi 51%
Outcome:
1. Indikator Program: Persentase Perusahaan yang menyampaikan Data Ketenagakerjaan 2. Indikator Kegiatan: Jumlah Laporan Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Mogok Kerja dan Penutupan Perusahaan di Daerah Kabupaten/Kota 3. Indikator Sub kegiatan: Jumlah Perselisihan yang Dicegah