NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik |
UNIT ORGANISASI
|
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
PROGRAM PENINGKATAN KEWASPADAAN NASIONAL DAN PENINGKATAN KUALITAS DAN FASILITASI PENANGANAN KONFLIK SOSIAL |
KEGIATAN
|
PERUMUSAN KEBIJAKAN TEKNIS DAN PELAKSANAAN PEMANTAPAN KEWASPADAAN NASIONAL DAN PENANGANAN KONFLIK SOSIAL |
SUB KEGIATAN
|
PELAKSANAAN KOORDINASI, DI BIDANG KEWASPADAAN DINI, KERJASAMA INTELEJEN, PEMANTAUAN ORANG ASING, TENAGA KERJA ASING DAN LEMBAGA ASING, KEWASPADAAN PERBATASAN ANTAR NEGARA, FASILITASI KELEMBAGAAN BIDANG KEWASPADAAN, SERTA PENANGANAN KONFLIK DI DAERAH |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Mewujudkan keserasian kebijakan masyarakat dalam penanganan masalah-masalah Sosial Ekonomi, Sosial Budaya dan Sosial Masyarakat kearah terwujudnya ketahanan sosial masyarakat dan terlindunginya masyarakat dari dampak penyelenggaraan pembangunan dan perubahan Sosial yang cepat melalui sinergitas Pemerintah Kota dan masyarakat Kota.
- Mendapatkan informasi cepat dan akurat yang diperlukan untuk bahan penentuan kebijakan masalah-masalah Sosial Ekonomi, Sosial Budaya dan Sosial Masyarakat serta membangun sistem informasi yang diperlukan sebagai alat peringatan dini dan meningkatkan fungsi dan koordinasi jajaran SKPD terkait dalam upaya pembentukan keterpaduan pengendalian masalah-masalah gangguan kamtibmas di masyarakat Kota Surabaya.
- Agar permasalahan dapat diakomodir secara optimal dengan didukung Pengumpulan Bahan keterangan (PULBAKET) berbagai sumber yang berkaitan dengan potensi, gejala atau peristiwa yang menjadi ancaman Stabilitas Nasional di Kota Surabaya serta mendetksi secara dini segala kemungkinan yang dapat mempengaruhi stabilitas IPOLEKSOSBUD di daerah |
KODE SUB KEGIATAN
|
8.01.06.2.01.0004 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Data Jumlah kehadiran anggota tim yang mengikuti Rakor Anggota Tim Kewaspadaan Dini pada tahun 2023 sebanyak 204 orang berdasarkan jenis kelamin :
L: 204
P: 0
- Data Jumlah kehadiran anggota tim yang mengikuti Rakor Anggota Tim Terpadu Penanganan Konflik pada tahun 2023 sebanyak 72 orang
berdasarkan jenis kelamin :
L: 72
P: 0
- Data Jumlah kehadiran anggota Deteksi Dini yang mengikuti rapat koordinasi pada tahun 2023 sebanyak 50 orang
berdasarkan jenis kelamin :
L: 50
P: 0
- Data Jumlah kehadiran peserta yang mengikuti Sosialisasi terkait Penanganan Konflik Sosial pada tahun 2023 sebanyak 120 orang
berdasarkan jenis kelamin :
L: 80
P: 40
- -
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Persamaan peluang mendapatkan informasi tetapi masih ada pemahaman bahwa laki-
laki lebih didahulukan mendapatkan akses daripada perempuan
Partisipasi:
Peserta yang menghadiri kegiatan sosialisasi masih lebih banyak laki-laki dari pada perempuan
Kontrol:
Perwali No 37 Tahun 2011 tentang Rincian Tugas dan Fungsi Lembaga Teknis Daerah Kota Surabaya
- Pelaksanaan Koordinasi, Di Bidang Kewaspadaan Dini, Kerjasama Intelejen, Pemantauan Orang Asing, Tenaga Kerja Asing Dan Lembaga Asing, Kewaspadaan Perbatasan Antar Negara, Fasilitasi Kelembagaan Bidang Kewaspadaan, Serta Penanganan Konflik Di Daerah
Manfaat:
Peningkatan Proporsi perempuan warga Surabaya yang ikut serta dalam kegiatan sosialisasi terkait penanganan konflik lebih banyak daripada laki-laki
- Proporsi anggota tim laki-laki lebih dominan daripada perempuan
- Sebab Kesenjangan Internal :
Belum optimal dalam pelaksanaan kegiatan pemahaman gender
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
Masih kurangnya kehadiran minat pemahaman perempuan dalam menghadiri kegiatan
- Masih adanya pemahaman masyarakat lebih memprioritaskan mengutus laki-laki dalam undangan kegiatan sosialisasi terkait penanganan konflik, maupun Rakor anggota tim (TKD, Timdu, DD)
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Meningkatnya jumlah proporsi kehadiran perempuan dalam setiap kegiatan yaitu :
1. Terlaksananya kegiatan Sosialisasi terkait penanganan konflik sosial
2. Terlaksananya kegiatan Rakor Anggota Tim Kewaspadaan Dini Kota Surabaya
3. Terlaksananya kegiatan Rakor Anggota Tim Terpadu Penanganan Konflik
4. Terlaksananya kegiatan Rakor bersama Petugas Deteksi Dini
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: Terpenuhinya semua pelaksanaan kegiatan dengan memperhatikan jumlah peserta yang responsif gender
Meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap peanganan konflik social karena setiap konflik sosial dalam berbagai kehidupan masyarakat
memiliki polanya masing-masing karena setiap konflik memiliki sumber yang
berbeda-beda
Outcome: Terselenggara-nya sosialisasi terkait penanganan konflik sosial
Dengan peserta yang responsif gender
- Terlaksananya kegiatan Rakor bersama Deteksi Dini
- Terlaksananya kegiatan Rakor Anggota Tim Kewaspadaan Dini
- Terlaksananya kegiatan Rakor Anggota Tim Terpadu Penanganan Konflik
- Memberi sumbangsih pada indeks kesetaraan gender
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
10639213462 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Kegiatan Sosialisasi terkait Penanganan Konflik Sosial |
Aktivitas 2 |
Kegiatan Rakor Deteksi Dini |
Aktivitas 3 |
Kegiatan Rakor Anggota Tim Terpadu Penanganan Konflik |
Aktivitas 4 |
Kegiatan Rakor Anggota Tim Kewaspadaan Dini |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
Terpenuhinya semua pelaksanaan kegiatan dengan memperhatikan jumlah peserta yang responsif gender
Meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap peanganan konflik social karena setiap konflik sosial dalam berbagai kehidupan masyarakat
memiliki polanya masing-masing karena setiap konflik memiliki sumber yang
berbeda-beda
Outcome:
Terselenggara-nya sosialisasi terkait penanganan konflik sosial
Dengan peserta yang responsif gender
- Terlaksananya kegiatan Rakor bersama Deteksi Dini
- Terlaksananya kegiatan Rakor Anggota Tim Kewaspadaan Dini
- Terlaksananya kegiatan Rakor Anggota Tim Terpadu Penanganan Konflik
- Memberi sumbangsih pada indeks kesetaraan gender
|