GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Gunung Anyar

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Gunung Anyar
UNIT ORGANISASI Kecamatan Gunung Anyar
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
SUB KEGIATAN Sub Kegiatan mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan di Kelurahan
TUJUAN SUB KEGIATAN Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan di Kelurahan
KODE SUB KEGIATAN 7.01.03.2.02.0003
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah Penduduk Kelurahan Rungkut Mennaggal L : 6.551 Orang P : 6.767 Orang Jumlah KK Tahun 2023 : 4.478 KK
    • Ketersediaan Balai RW Tahun 2023 Ada : 4 RW,Tidak ada : 0 RW,Kondisi Balai RW Tahun 2023,Baik : 4 RW,Rusak Ringan : 0 RW
    • Jumlah Ketua RW Tahun 2023 L : 4 Orang,P : 0 Orang,Jumlah Ketua RT Tahun 2023 7. L : 30 8. P : 3
    • Jumlah Pokmas Tahun 2023 ada 2,Jumlah Ormas ada 2 Terdiri dari : Ormas Agama,Ormas Pemuda dan Ormas Wanita, a. Kader Surabaya Hebat (KSH) L : 7 Orang P :163 Orang,b. Tim KTPR L : 3 Orang P : 0 Orang,c. Forum Anak L : 11 Orang P : 11 Orang,
    • Intervensi ke Pokmas dan Ormas antara lain : Keluarga Miskin : Peningkatan Ekonomi UMKM : Pengembangan Produk dan Pemasaran Produk,d. Pokmas Permakanan 1. Kelompok IPSM (Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat) L : 6 Orang P : 7 Orang,2.Keompok Karang Werda L : 8 Orang
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Pokmas/Ormas dapat mengakses pembinaan dari Kelurahan
      Partisipasi:
      Pokmas/Ormas yang masuk daftar intervensi dapat aktif dalam pembinaan dari Kelurahan
      Kontrol:
      Pokmas/Ormas dapat mengembangkan kegiatannya selain mendapatkan pembinaan dari Kelurahan
      Manfaat:
      Pokmas/Ormas mendapatkan manfaat melalui pembinaan yang dilakukan Kelurahan.Pokmas/Ormas dapat berkolaborasi dengan Kelurahan untuk menurunkan jumlah warga miskin
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Belum optimalnya perencanaan Anggaran Tahun 2023 dalam hal pemanfaatan Lahan kososng serta pemanfatan program padat karya sehingga optimalisasinya dapat dilaksanakan secara bertahap pada tahun berikutnya
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Pelaksana oleh para keluarga miskin yang lelah memiliki pekerjaan tidak dapat terlibat penuh dalam pemanfaatan lahan kosong,Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teologi Informasi menyebabkan Pelayanan kurang optimal,Pelaksana kegiatan sulit menentukan jadwal pelatihan untuk Ormas dan Pokmas
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan dengan melaksanakan Program Padat Karya dan Pemenuhan Sarana Prasarana Lembaga
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: . Lancarnya kegiatan di balai RW dan RT,Terlaksananya pelatihan dan penanaman hidroponik di lingkungan masing-masing,Terbayarnya Honorarium ketua LPMK RW dan RT,Terbayarnya Tagihan Listrik dan air,Terwujudnya barang-barang di balai RW untuk menunjang pelayanan kepada Masyarakat
    Outcome: Jumlah Pokmas dan Ormas yang melaksanakan pemberdayaan Masyarakat
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 559.398512
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Pengadaan Sarana dan Prasarana di Balai RW dan RT
Aktivitas 2 Biaya Operasional Balai RT dan RW
Aktivitas 3 Biaya Operasional Ketua LPMK,RW dan RT
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
. Lancarnya kegiatan di balai RW dan RT,Terlaksananya pelatihan dan penanaman hidroponik di lingkungan masing-masing,Terbayarnya Honorarium ketua LPMK RW dan RT,Terbayarnya Tagihan Listrik dan air,Terwujudnya barang-barang di balai RW untuk menunjang pelayanan kepada Masyarakat
Outcome:
Jumlah Pokmas dan Ormas yang melaksanakan pemberdayaan Masyarakat