GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Semampir

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Semampir
UNIT ORGANISASI Kecamatan Semampir
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
KEGIATAN Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Tingkat Kecamatan
SUB KEGIATAN Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat
TUJUAN SUB KEGIATAN Meningkatkan Jumlah frekuensi fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas produksi pemasaran
KODE SUB KEGIATAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jenis UMKM yang ada di Kecamatan Semampir : 1. UMKM Makanan dan Minuman L : 22 P : 248 2. UMKM Kriya L : 0 P : 9 3. UMKM Tokel L : 17 P : 45 4. UMKM Jasa L : 2 P : 2
    • Jumlah UMKM UMKM aktif 345 UMKM yang tidak aktif : 0
    • Fasilitasi Pengurusan NIB yang diadakan di Kecamatan dan Kelurahan Jumlah UMKM yang ber NIB : 345 Jumlah UMKM yang belum ber NIB : 0 Melakukan pembinaan : 1. Pembinaan Pembuatan Produk : 1 kali 2. Pembinaan Pengemasan Produk : 1 kali 3. Pembinaan Pemasaran Produk : 1 kali
    • difasilitasi untuk pemasaran melalui : 1. epeken 2. Toko online 3. Kerjasama dengan hotel (hampers) dan toko waralaba (indomaret dan alfamart) 4. bazar UMKM dilakukan secara rutin 2 bulan sekali 5. Galery UMKM di Kantor Kecamatan Semampir
    • Pejabat Pelaksana sub kegiatan 2024 L: 0 P: 1 Jumlah Petugas tugas pendataan Tahun 2024 : L = 1 P = 2
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Pelaku usaha mendapatkan akses dari kecamatan
      Partisipasi:
      Tidak semua Pelaku usaha berpartisipasi mengikuti kegiatan yang diadakan dikecamatan/pemkot/lembaga swasta lainnya
      Kontrol:
      Kelompok UMKM mengikuti pelatihan berdasarkan undangan dari kecamatan dan rekomendasi dari Paguyuban UMKM
      Manfaat:
      Peningkatan ekonomi keluarga bagi pelaku UMKM Didapat data pelaku Usaha mikro baik yang ber NIB atau belum, sehingga bermanfat sebagai masukan untuk menetukan intervensi yang tepat bagi UMKM agar meningkat/ berdaya
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      SDM yang melaksanakan pendataan masih orang yang sama
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      - Kelompok UMKM dalam Paguyuban belum memahami pentingnya NIB - Adanya persepsi dari masyarakat jika kegiatan-kegiatan terkait urusan kesra lebih sesuai jika dilaksanakan perempuan - Kurangnya motivasi bagi UMKM dalam pengembangan usahanya
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Meningkatkan Jumlah frekuensi fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas produksi pemasaran dengan mempertimbangkan partisipasi masyarakat atau pengusaha
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Pelaku Usaha yang mendapatkan Pendampingan/ Pembinaan/Pendataan Indikator sub kegiatan : Jumlah frekuensi fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat Indikator kegiatan : Jumlah Potensi Usaha yang difasilitasi Indikator Program : Persentase Potensi Usaha yang difasilitasi
    Outcome: - Jumlah frekuensi fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat - Jumlah Potensi Usaha yang difasilitasi - Persentase Potensi Usaha yang difasilitasi
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 1
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 1. Pendataan UMKM 1 kali 2. Pembinaan bagi pelaku UMKM 12 kali 3. Pelatihan Pemasaran secara Online 1 kali 4. Pelatihan Pembuatan Produk terpilih 1 kali 5. Penyelenggaraan bazzar UMKM 6. Fasilitasi penjualan produk 1 kali 7. Koordinasi dengan dinas terkait 1 kali
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Pelaku Usaha yang mendapatkan Pendampingan/ Pembinaan/Pendataan Indikator sub kegiatan : Jumlah frekuensi fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat Indikator kegiatan : Jumlah Potensi Usaha yang difasilitasi Indikator Program : Persentase Potensi Usaha yang difasilitasi
Outcome:
- Jumlah frekuensi fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat - Jumlah Potensi Usaha yang difasilitasi - Persentase Potensi Usaha yang difasilitasi