GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Lakarsantri

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Lakarsantri
UNIT ORGANISASI Kecamatan Lakarsantri
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Progam Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan Lidah Kulon
KEGIATAN Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Lidah Kulon
SUB KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Lidah Kulon
TUJUAN SUB KEGIATAN Untuk peningkatan kapasitas, kapabilitas dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya sendiri.
KODE SUB KEGIATAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah Penduduk Kelurahan Lidah Kulon L: 90001 orang P: 8928 orang
    • Jumlah KK di Kel. Lidah Kulon Tahun 2024 adalah 17979 KK
    • Ketersediaan Balai RW di Kelurahan Lidah Kulon2024 : Ada : 7 RW
    • Kondisi Balai RW Th 2024: Baik : 7 Rusak Ringan : 0 Rusak Berat : 0
    • Jumlah warga yang dilibatkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan sub kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Lidah Kulon adalah 90 Orang dengan rincian : L : 70 P : 20
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Adanya kesamaan kesempatan menerima informasi tentang pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat. Namun Jumlah penerima informasi perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Dengan perbandingan L : 5% P : 3.5%
      Partisipasi:
      Jumlah warga yang hadir dalam kegiatan pelaksanaan pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat lebih banyak laki-laki daripada perempuan dengan presentase sebanyak L : 4.5%, P : 1.2%.
      Kontrol:
      Kontrol pejabat yang melakukan pengawasan pada kegiatan tersebut Eselon III : L : 1 P : 0 Eselon IV L : 3 P : 2
      Manfaat:
      Dengan adanya Program Pemberdayaan Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya sendiri.
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      1. Tidak semua SDM dalam OPD paham tentang konsep Gender atau pembangunan responsif Gender. 2. Kurang tersedianya sarana prasarana untuk mendukung kesetaraan Gender.
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      1. Adanya persepsi masyarakat bahwa pembangunan sarana prasarana wilayah dan Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan adalah tanggung jawab laki-laki 2. Adanya anggapan bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan domestic/rumah tangga
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di Kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya sendiri dengan mensetarakan kesenjangan Gender
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: OPD dapat memahami konsep perencanaan dan penganggaran responsive Gender
    Outcome: Terumuskannya anggaran responsive Gender sesuai dengan tupoksi dan kewenangan OPD dalam Progam Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 1174210255
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Memberikan pemahaman tentang konsep responsive Gender
Aktivitas 2 Melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa Pembangunan sarana prasarana wilayah dan pemberdayaan masyarakat d Kelurahan secara berkala merupakan tanggung jawab bersama baik laki – laki maupun perempuan
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
OPD dapat memahami konsep perencanaan dan penganggaran responsive Gender
Outcome:
Terumuskannya anggaran responsive Gender sesuai dengan tupoksi dan kewenangan OPD dalam Progam Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan