NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Lingkungan Hidup |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Lingkungan Hidup |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan Dan Penyuluhan Lingkungan Hidup Untuk Masyarakat |
KEGIATAN
|
Penyelenggaraan Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan Lingkungan Hidup untuk Lembaga Kemasyarakatan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota |
SUB KEGIATAN
|
Pendampingan Gerakan Peduli
Lingkungan Hidup |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan |
KODE SUB KEGIATAN
|
2.11.08.2.01.02 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Jumlah penerima pelatihan:
1. Pelatihan Pembuatan Eco Enzim dan Produk Turunannya sejumlah 1094 (P= 894 ; L=200)
2. Sosialisasi Pemilahan Sampah dan Pengisian aplikasi sayang warga sejumlah 702 (P=598; L=104)
3. Pembinaan dan Sosialisasi Proklim sejumlah 259
(P=149; L=110)
4. Giat Sosialisasi bantaran sungai sejumlah 126 (P=75; L=51)
5. Penyuluhan Kepada Masyarakat sejumlah 1288 (P=1232;L=56)
6. Penyuluhan Kepada Pelajar sejumlah 604 (P=432;L=172)
7. Giat Develop sejumlah 198 (P=146;L=52)
8. Pelatihan Pengelolahan dan Perhitungan Timbulan Sampah sejumlah
60 (P= 32;L=28)
9. Sosialisasi Bio Gas sejumlah 31 (P=20;L=51)
10. Pelatihan Pengelolahan Lingkungan sejumlah 65 (P=36;L=65)
11. Pelatihan Budidaya Kepiting menggunakan Sistem Apartemen di Perkotaan sejumlah 25 (P=4;L=21)
12. pengelolahan Lingkungan oleh Kelompok Budidaya Ikan "Trubus Jaya" sejumlah 55 (P=20; L=35)
13. Pembinaan Strategi dan Management Membangun Kampung Tematik sejumlah 657 (P=591;L=66)
14. Pelatihan Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun dan Lilin sejumlah 570 (P=535; L=35)
15. Pelatihan Budidaya dan Pengolahan Bunga Telang menjadi Bahan Kecantikan "Lip Balm dan Serum Telang" sejumlah 485 (P=461;L=485)
16. Pelatihan Peningkatan Potensi Kader sejumlah 704 (P=677; L=27)
17. giat sosialisasi pemilahan sampah kering di bank sampah dua enam RW 6 kel.balasklumprik sejumlah 15 (P=10; L=5)
18. kerja bakti memperingati Hari Lingkungan Hidup di tambak sarioso RW 2 sejumlah 300 (P=200;L=100)
19. pelatihan jelantah jadi lilin kepada Kader Surabaya Hebat sejumlah 154 (P=144; L=10)
20. Penyuluhan kepada Kader Surabaya Hebat sejumlah 106 (P=98; L=8)
- .
- .
- .
- .
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Lebih banyak perempuan yang mendpaatkan akses dan informasi terkait kegiatan
Partisipasi:
Perempuan lebih banyak menjadi peserta dalam kegiatan
Kontrol:
pembuat kebijakan pada kegiatan ini lebih banyak perempuan
Manfaat:
Perempuan lebih banyak mendapatkan manfaat dari sub kegiatan Pendampingan Gerakan Peduli
Lingkungan Hidup
- Sebab Kesenjangan Internal :
- SDM pengelola dan pelaksana didominasi oleh perempuan.
- Kurangnya peran laki-laki dalam pembuatan kebijakan dan pelaksana aktivitas
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
- Adanya anggapan bahwa perawatan lingkungan lebih cocok untuk dikerjakan oleh perempuan
- Adanya anggapan bahwa produk pelatihan yang dihasilkan hanya untuk perempuan karena itu yang dihadirkan kebanyakan perempuan
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan yang responsif terhadap kebutuhan gender
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: Terlaksananya kegiatan yang telah melaksanakan tahapan seleksi yang setara secara gender dan meningkatkan peran serta laki-laki
Outcome: Meningkatnya kemandirian perempuan dalam pengelolaan lingkungan dan mengolah sampah menjadi komoditas ekonomi untuk meningkatkan pendapatan bagi perempuan
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
1.852683818 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
- Disarankan untuk melakukan seleksi kepada peserta terkait dengan syarat MBR, disabilitas, lansia, serta yang tidak memiliki pekerjaan atau mengalami putus kerja
- Meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan yang dilaksanakan |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
Terlaksananya kegiatan yang telah melaksanakan tahapan seleksi yang setara secara gender dan meningkatkan peran serta laki-laki
Outcome:
Meningkatnya kemandirian perempuan dalam pengelolaan lingkungan dan mengolah sampah menjadi komoditas ekonomi untuk meningkatkan pendapatan bagi perempuan
|