GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Sambikerep

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Sambikerep
UNIT ORGANISASI Kecamatan Sambikerep
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM PROGRAM PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN UMUM
KEGIATAN PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN UMUM SESUAI PENUGASAN KEPALA DAERAH.
SUB KEGIATAN Penanganan Konflik Sosial sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan
TUJUAN SUB KEGIATAN Mengiventarisir berbagai potensi konflik agar terciptanya rasa aman, tentram, tertib dan kondusif di Masyarakat.
KODE SUB KEGIATAN (7.01.05.2.01.0005) Penanganan Konflik Sosial sesuai Ketentuan Oeraturan Perundang-Undangan.
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Semakin padat penduduk di wilayah Kecamatan Sambikerep, Maka akan semakin banyak terjadinya Konflik Sosial di MasyarakatPendeteksian dini permasalahan di masyarakat sebelum terjadinya konflik.
    • Menginventarisir berbagai potensi konflik agar terciptanya rasa aman, tentram, tertib dan kondusif di masyarakat.
    • Permasalahan antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya yg berbeda suku bangsa dan agama, maka diperlukan penanganan dan antisipasi secepatnya sebelum terjadinya konflik sosial
    • Pendeteksian dini permasalahan di masyarakat sebelum terjadinya konflik sosial
    • Jumlah Penduduk Kecamatan Sambikerep yaitu : A. Laki-laki = 33.743 Orang B. Perempuan = 34.200 Orang.
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Kecenderungan petugas Laki-laki lebih banyak daripada petugas perempuan yg berjumlah = 2 (Dua) Orang.
      Partisipasi:
      Ada 2 (Dua) Perempuan yg dilibatkan
      Kontrol:
      Kasie Trantibum memberikan kesempatan kepada petugas laki-laki lebih banyak
      Manfaat:
      Memberikan kesempatan kepada petugas laki-laki lebih banyak
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Masih kurangnya kaum perempuan yang di libatkan dalam penyelesaian konflik.
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      1. Adanya pemahaman bahwa peran wanita hanya sebatas pada pekerjaan administrasi saja. 2. Pemahaman di masyarakat bahwa hanya laki-laki yg memiliki tanggungjawab terkait penanganan konflik sosial.
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Diberikannya kesempatan peran perempuan dalam penanganan konflik sosial.
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Jumlah laporan konflik sosial yang ditangani.
    Outcome: Terlibatnya laki-laki maupun perempuan dalam penanganan konflik yg terjadi di masyarakat.
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 7.692480
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Melakukan mediasi bersama 3 Pilar dalam penyelesaian permasalahan secara kondusif bila terjadi konflik sosial
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Jumlah laporan konflik sosial yang ditangani.
Outcome:
Terlibatnya laki-laki maupun perempuan dalam penanganan konflik yg terjadi di masyarakat.