GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Dinas Kesehatan

NAMA PERANGKAT DAERAH Dinas Kesehatan
UNIT ORGANISASI Dinas Kesehatan
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)
KEGIATAN Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Rujukan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
SUB KEGIATAN Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Pada Usia Produktif
TUJUAN SUB KEGIATAN Meningkatkan Jumlah Penduduk Usia Produktif yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar
KODE SUB KEGIATAN 1.02.02
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah Puskesmas di Surabaya sebanyak 63 Puskesmas
    • Data Kependudukan warga Kota Surabaya pada tahun 2023 berdasarkan data Dispendukcapil adalah 2.936.833 jiwa, dengan rincian L : 1.449.930 jiwa (49,37%) P : 1.486.903 jiwa (50,63%)
    • Penduduk Usia Produktif tahun 2023 sejumlah 2.041.119 dengan rincian L = 1.004.851 dan P = 1.036.268
    • Jumlah kunjungan pasien puskesmas tahun 2023, rawat jalan sebanyak 536.898 jiwa, L = 245.213, P = 291.685. Dan pasien kunjungan rawat inap sebanyak 11.183 jiwa, L = 3.264, P = 7.919. Total pasien sebanyak 548.081 orang dengan rincian L : 248.477 (45,34%) P: 299.604 (54,66%)
    • -
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Adanya kesamaan akses perempuan dan laki-laki terhadap pelayanan Puskesmas
      Partisipasi:
      Proporsi perempuan yang berkunjung ke puskesmas lebih besar dibandingkan laki-laki
      Kontrol:
      Dinas Kesehatan Kota, Puskesmas, Tim
      Manfaat:
      Laki-laki dan perempuan mendapatkan manfaat yang sama untuk meningkatkan derajat kesehatannya
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Keterbatasan Jumlah Sumber Daya Manusia di Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Puskesmas, Pendamping dan Tim yang memahami konsep kesetaraan dan keadilan gender
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Masih ada anggapan kuat di masyarakat bahwa penduduk usia produktf laki-laki lebih kuat daripada perempuan
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    1. Melakukan deteksi dini risiko penyakit pada masyarakat; 2. Meningkatkan pencegahan dan penemuan dini faktor risiko; 3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanganan kesehatan jiwa di wilayahnya
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: 1. Terlaksananya wawancara faktor risiko; 2. Terlaksananya pengukuran antropometri dan pemeriksaan tekanan darah; 3. Terlaksananya Pemeriksaan, profil lipid, Indera, IVA SADANIS, deteksi dini jantung menggunakan EKG, deteksi dini PPOK pada perokok dan kadar CO pernapasan; 4. Terlaksananya Posyandu Jiwa di 63 Puskesmas; 5. Hasil temuan monitoring dan evaluasi
    Outcome: Meningkatnya Jumlah Penduduk Usia Produktif yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar yang berkeadilan gender
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 1312197100
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Wawancara faktor risiko
Aktivitas 2 Pengukuran antropometri dan pemeriksaan tekanan darah
Aktivitas 3 Pemeriksaan, profil lipid, Indera, IVA SADANIS, deteksi dini jantung menggunakan EKG, deteksi dini PPOK pada perokok dan kadar CO pernapasan
Aktivitas 4 Posyandu Jiwa di 63 Puskesmas
Aktivitas 5 Monitoring dan evaluasi
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
1. Terlaksananya wawancara faktor risiko; 2. Terlaksananya pengukuran antropometri dan pemeriksaan tekanan darah; 3. Terlaksananya Pemeriksaan, profil lipid, Indera, IVA SADANIS, deteksi dini jantung menggunakan EKG, deteksi dini PPOK pada perokok dan kadar CO pernapasan; 4. Terlaksananya Posyandu Jiwa di 63 Puskesmas; 5. Hasil temuan monitoring dan evaluasi
Outcome:
Meningkatnya Jumlah Penduduk Usia Produktif yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar yang berkeadilan gender