GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Inspektorat

NAMA PERANGKAT DAERAH Inspektorat
UNIT ORGANISASI Inspektorat
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM PROGRAM PERUMUSAN KEBIJAKAN, PENDAMPINGAN DAN ASISTENSI
KEGIATAN Pendampingan dan asistensi
SUB KEGIATAN Pendampingan. Asistensi, dan Verifikasi Penegakan integritas
TUJUAN SUB KEGIATAN Memastikan bahwa Perangkat Daerah memiliki keyakinan penuh terhadap proses pendampingan, asistensi, dan verifikasi dalam menjaga integritas, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaporan pertanggungjawaban suatu kegiatan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
KODE SUB KEGIATAN 6.01.03.2.02.0004
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya 35 Badan/Dinas/Bagian, 31 Kecamatan
    • Jumlah Pegawai (PNS) L :4151 jiwa P : 6373 jiwa
    • Jumlah Pegawai (PPPK) L : 823 jiwa P : 1889 jiwa
    • Sumber Daya Manusia (SDM) Inspektorat Kota Surabaya sebanyak 64 pegawai. - Jabatan Struktural Eselon II: 1 orang, Eselon III: 5, Eselon IV: 3 orang,
    • - Jabatan Fungsional. Auditor Madyã : 11 orang Auditor Muda : 14 orang, - Staf : 14 orang
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Adanya kesamaan peluang untuk mendapatkan akses informasi terkait upaya pembangunanZona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
      Partisipasi:
      Berdasarkan data, jumlah Perempua lebih tinggi dibandingkan laki-laki
      Kontrol:
      Pendampingan, Asistensi, dan Verifikasi Penegakan Integritas dilakukan pada seluruh Perangkat Daerah di Pemerintah Kota Surabaya.
      Manfaat:
      Meningkatkan kepercayaan dan kepatuhan terhadap aturan serta memperkuat lintegritas dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan daerah.
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Masih adanya SDM di PD terkait yang belum memahami konsep gender dalam pelaksanaan pendamping an dan asistensi. • Belum terciptanya budaya organisasi yang lebih tanggap terhadap gender
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Masih adanya SDM di PD terkait yang belum memahami konsep gender dalam pelaksanaan pendampingan dan asistensi. Belum terciptanya budaya organisasi yang lebih tanggap terhadap gender
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Peningkatan kompetensi dan asistensi terkait penegakan Integritas Peningkatan pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan, penyediaan pelatihan dan panduan praktis.
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Jumlah frekuensi pelaksanaan Pendampingan dan Asistensi dengan tujuan tertentu melibatkan proporsi laki-laki dan Perempuan yang memiliki kompetensi dalam hal penegakan integritas. Persentase Laporan Hasil Pendampingan dan asisten yang diselesaikan.
    Outcome: …
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 219049500
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Pendampingan dan asistensil
Aktivitas 2 Pendampingan dan Asistensi
Aktivitas 3 Peningkatan frekuensi dukungan kepada perangkat daerah guna menjamin keselarasan peran dengan tugas dan kewenangan jabatan.
Aktivitas 4 Peningkatan standar kualitas pendampingan bagi perangkat daerah dalam pelaksanaan kegiatan.
Aktivitas 5 Peningkatan kompetensi auditor terkait kebijakan teknis di bidang pengawasan yang sensitif terhadap gender.
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Jumlah frekuensi pelaksanaan Pendampingan dan Asistensi dengan tujuan tertentu melibatkan proporsi laki-laki dan Perempuan yang memiliki kompetensi dalam hal penegakan integritas. Persentase Laporan Hasil Pendampingan dan asisten yang diselesaikan.
Outcome: