NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Kesehatan |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Kesehatan |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) |
KEGIATAN
|
Penyediaan Layanan kesehatan untuk UKM dan UKP Kewenangan Kabupaten/Kota |
SUB KEGIATAN
|
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
1. Menurunkan Angka Kematian Ibu, Bayi dan Baduta serta Baduta Pendek (Stunting) di Kota Surabaya 2. Melakukan pengkajian kasus kesakitan dan kematian ibu serta bayi dari sisi medis dan non medis 3. Memberikan pelayanan Skrining Hipotiroid kongenital (SHK) sesuai standar kepada bayi lahir di Kota Surabaya 4. Meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam promosi kesehatan di masyarakat 5. Meningkatkan sistem jejaring rujukan FKTP dan FKTRL |
KODE SUB KEGIATAN
|
1.02.02 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Jumlah posyandu kota Surabaya tahun 2023 adalah 2.682 posyandu di 153 kelurahan di Kota Surabaya
- Jumlah Kader Surabaya Hebat (KSH) pada tahun 2023 adalah 28.158 orang dengan rincian: L : 476 orang (1,69 persen) P: 27.682 orang (98,31 persen)
- Data Ibu Hamil tahun 2023 = 43.881, Bufas = 41.885
- 1. Bayi Lahir Hidup = 39.891 L= 19.750 P = 20.141; 2. Bayi =41.180 L = 20.388 P = 20.792
- Balita = 205.688 L = 103.975 P = 101.713
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Perempuan hamil dan melahirkan sangat rawan kematian karena derajat kesehatannya
Partisipasi:
Perempuan hamil dan melahirkan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan derajat kesehatannya
Kontrol:
Bidang Kesmas, Kader Surabaya Hebat, Lintas Sektor, PKK, OPD Terkait, Pendamping Balita
Manfaat:
Jumlah Kematian Ibu, Bayi dan Baduta serta Baduta Pendek (stunting) menurun
- Sebab Kesenjangan Internal :
1. Tidak semua pengambil keputusan dan perencana di Dinas Kesehatan memahami konsep kesetaraan dan keadilan gender 2. Kurangnya kompetensi perencana kesehatan untuk melakukan analisis gender
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
1. Peran Laki-laki atau suami dalam pencegahan kematian ibu, bayi dan baduta masih rendah 2. Masih ada anggapan kesehatan ibu hamil, melahirkan dan kesehatan balita adalah tanggung jawab wanita
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
1. Menurunkan Angka Kematian Ibu, Bayi dan Baduta serta Baduta Pendek (Stunting) di Kota Surabaya 2. Melakukan pengkajian kasus kesakitan dan kematian ibu serta bayi dari sisi medis dan non medis 3. Memberikan pelayanan Skrining Hipotiroid kongenital (SHK) sesuai standar kepada bayi lahir di Kota Surabaya 4. Meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam promosi kesehatan di masyarakat 5. Meningkatkan sistem jejaring rujukan FKTP dan FKTRL
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: 1. Terlaksananya Kegiatan AMP Sosial dan Medis 2. Terlaksananya Sarasehan Gerakan Ibu Hamil Sehat 3. Terlaksananya Pendampingan Ibu Hamil 4.Terlaksananya Pendampingan Ibu Hamil dengan HIV 5. Terlaksananya Pendampingan 1000 HPK 6. Terlaksananya Pemeriksaan skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) 7. Pelayanan evakuasi medis bagi bayi periode neonatal 8. Deteksi dini penyakit dan gangguan tumbuh kembang anak 9. Terpilihnya Duta Kesehatan Remaja 10. Koordinasi dengan jejaring rujukan FKTP dan FKTRL
Outcome: Terlaksananya Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
4358980335 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Kegiatan AMP (Audit Maternal Perinatal) Sosial dan Medis |
Aktivitas 2 |
Sarasehan Gerakan Ibu Hamil Sehat |
Aktivitas 3 |
Pendampingan Ibu Hamil |
Aktivitas 4 |
Pendampingan Ibu Hamil dengan HIV |
Aktivitas 5 |
Pendampingan 1000 HPK |
Aktivitas 6 |
Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) |
Aktivitas 7 |
Penyelenggaraan Pelayanan Neonatal Emergency Transport Services (NETS) |
Aktivitas 8 |
Penyelenggaraan Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Anak Terintegrasi (PKAT) |
Aktivitas 9 |
Pemilihan Duta Kesehatan Remaja |
Aktivitas 10 |
Penguatan jejaring rujukan FKTP dan FKTRL |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
1. Terlaksananya Kegiatan AMP Sosial dan Medis 2. Terlaksananya Sarasehan Gerakan Ibu Hamil Sehat 3. Terlaksananya Pendampingan Ibu Hamil 4.Terlaksananya Pendampingan Ibu Hamil dengan HIV 5. Terlaksananya Pendampingan 1000 HPK 6. Terlaksananya Pemeriksaan skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) 7. Pelayanan evakuasi medis bagi bayi periode neonatal 8. Deteksi dini penyakit dan gangguan tumbuh kembang anak 9. Terpilihnya Duta Kesehatan Remaja 10. Koordinasi dengan jejaring rujukan FKTP dan FKTRL
Outcome:
Terlaksananya Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil
|