NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
Program Pemberdayaan dan Peningkatan Keluarga Sejahtera (KS) |
KEGIATAN
|
Pelaksanaan Pembangunan Keluarga melalui Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga |
SUB KEGIATAN
|
Pembentukan Kelompok Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Bina Keluarga Lansia (BKL), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga) |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Jumlah laporan pembentukan Kelompok Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga |
KODE SUB KEGIATAN
|
2.14.04.2.01.0028 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Jumlah Sekolah Orang Tua Hebat Tahun 2023, Jumlah Balita. Jumlah balita stunting. Jumlah balita pra stunting
- Jumlah Sekolah Orang Tua Hebat Tahun 2023 = 158 Kelompok di 153 Kelurahan
- Jumlah balita = 205.688
Laki – laki = 103.975
Perempuan = 101.713
- Jumlah balita stunting = 271
Laki – laki = 148
Perempuan = 123
- Jumlah balita pra stunting = 397
Laki – laki = 194
Perempuan = 203
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Belum semua orang tua balita stunting dan pra stunting mengikuti sekolah orang tua hebat (SOTH).
Partisipasi:
Partisipasi orang tua balita stunting dan pra stunting mengikuti sekolah orang tua hebat (SOTH) masih rendah.
Kontrol:
- Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
- Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga
- Peraturan Walikota Surabaya Nomor 47 Tahun 2023 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
- Adanya maklumat pelayanan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Surabaya.
Manfaat:
Terbentuknya sekolah orang tua hebat (SOTH) di setiap Kelurahan
- Sebab Kesenjangan Internal :
Anggaran kegiatan sekolah orang tua hebat (SOTH) yang ada belum bisa memenuhi jumlah seluruh sasaran orang tua balita stunting dan pra stunting.
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
Tingkat partisipasi orang tua balita stunting dan pra stunting mengikuti sekolah orang tua hebat (SOTH).
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Meningkatkan jumlah kelompok sekolah orang tua hebat (SOTH).
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: Terlaksananya kegiatan sekolah orang tua hebat (SOTH)
Outcome: Indikator Program: Persentase lansia yang mendapatkan jaminan sosial
Indikator Kegiatan: Jumlah laporan pembentukan Kelompok Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga.
Indikator Sub kegiatan: Jumlah Kelompok Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Bina Keluarga Lansia (BKL), Unit Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga) yang dibentuk
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
3.358732378 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Pelaksanaan sekolah orang tua hebat (SOTH) |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
Terlaksananya kegiatan sekolah orang tua hebat (SOTH)
Outcome:
Indikator Program: Persentase lansia yang mendapatkan jaminan sosial
Indikator Kegiatan: Jumlah laporan pembentukan Kelompok Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga.
Indikator Sub kegiatan: Jumlah Kelompok Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Bina Keluarga Lansia (BKL), Unit Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga) yang dibentuk
|