GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Dinas Kesehatan

NAMA PERANGKAT DAERAH Dinas Kesehatan
UNIT ORGANISASI Dinas Kesehatan
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Kesehatan
KEGIATAN Perencanaan Kebutuhan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan untuk UKP dan UKM di Wilayah Kabupaten Kota
SUB KEGIATAN Pembinaan Dan Pengawasan Sumber Daya Manusia Kesehatan
TUJUAN SUB KEGIATAN 1. Melaksanakan pembinaan kegiatan sertifikasi dan akreditasi bagi SDM kesehatan di Kota Surabaya; 2. Memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat; 3. Melaksanakan kegiatan bimbingan, pengawasan dan pengendalian sarana kesehatan dan tenaga kesehatan bekerja sama dengan bidang lain di Dinas Kesehatan Kota Surabaya; 4. Melaksanakan koordinasi dengan bidang lain dalam mengadakan tinjau lokasi sarana kesehatan di Kota Surabaya; 5. Melaksanakan kegiatan pelatihan teknis dan fungsional bagi tenaga kesehatan di Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya; 6. Melaksanakan kegiatan proses ijin belajar dan penelitian ijazah bagi Pegawai Negeri Sipil Dinas kesehatan Kota Surabaya, baik tugas belajar maupun belajar / sekolah dengan biaya sendiri; 7. Melaksanakan Koordinasi dengan Institusi Kesehatan dan Perguruan Tinggi (Universitas) di Kota Surabaya dalam hal lahan praktek dan penelitian bagi siswa / mahasiswa magang; 8. Melaksanakan koordinasi kegiatan kunjungan kerja dari Instansi terkait.
KODE SUB KEGIATAN Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Kesehatan
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah Tenaga Kesehatan di Kota Surabaya Tahun 2023 (Dokter Spesialis : L = 91, P = 163; Dokter : L = 322, P = 632; Dokter Gigi : L = 74, P = 277; Dokter Gigi Spesialis : L = 100, P = 314)
    • Jumlah Tenaga Kesehatan di Kota Surabaya Tahun 2023 (Tenaga Keperawatan : L = 250, P = 680)
    • Jumlah Tenaga Kesehatan di Kota Surabaya Tahun 2023 (Bidan : 220)
    • Jumlah Tenaga Kesehatan di Kota Surabaya Tahun 2023 (Tenaga Kesehatan Masyarakat : L = 28, P = 123)
    • -
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Akses laki-laki dan perempuan dalam peningkatan kapasitas dalam pelayanan kesehatan
      Partisipasi:
      Peluang untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan laki-laki sama dengan perempuan
      Kontrol:
      Pengambil kebijakan di Dinas Kesehatan adalah Kepala Dinas Kesehatan
      Manfaat:
      Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Keterbatasan SDM Dinas Kesehatan
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      1. Tenaga Kesehatan Laki2 lebih terlatih dibandingkan tenaga kesehatan perempuan 2. Peluang tenaga kesehatan perempuan untuk mendapatkan pelatihan lebih sedikit daripada tenaga kesehatan laki-laki
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    1. Meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan 2. Pembinaan dan Pengawasan tenaga Kesehatan
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Terlaksananya kegiatan : 1. Pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan; 2. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Keamanan Pangan; 3. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Terapi Perilaku; 4. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemetaan Penyakit Infeksi Emerging; 5. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Hygiene Sanitasi Pengelola dan Penjamah Makanan; 6. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Layanaan Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP) HIV IMS Komprehensif; 7. Peningkatan Kapasitas dan Ketrampilan Tatalaksana TBC DOTS; 8. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemantapan dan pembinaan administrasi pengisian SIP; 9. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemanfaatan Tanaman TOGA Untuk Pengobatan Keluarga; 10. Pendampingan Tim Ahli (SpA & SPOG) ke puskesmas dan FKTP lainnya dalam pelayanan KIA, kegawatdaruratan, dan sistem rujukan maternal dan neonatal; 11. Orientasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat; 12. Advokasi penyelenggaraan laboratorium kesehatan masyarakat; 13. Pemantauan dan Evaluasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat; 14. Pembinaan dan Supervisi Skrining Kesehatan Kerja di Pos UKK; 15. Pendampingan LS/LP Pencegahan dan Pengendalian Penyakit; 16. Pendampingan teknis pelaksanaan konseling Upaya Berhenti Merokok (UBM) di FKTP (Puskesmas dan Klinik Swasta); 17. Pembinaan teknis kegiatan penyehatan lingkungan di puskesmas; 18. Pembinaan Penguatan Kolaborasi Puskesmas dengan Klinik Pratama dan TPMD dalam Pelayanan Program Prioritas (TB, Hipertensi, dan DM)
    Outcome: Terlaksananya Pembinaan dan pengawasan sumber daya manusia kesehatan
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 763502537
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan
Aktivitas 2 Pelatihan terkait Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Keamanan Pangan; Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Terapi Perilaku; Peningkatan; Kapasitas Pengetahuan Pemetaan Penyakit Infeksi Emerging; Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Hygiene Sanitasi Pengelola dan Penjamah Makanan; Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Layanaan Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP) HIV IMS Komprehensif; Peningkatan Kapasitas dan Ketrampilan Tatalaksana TBC DOTS; Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemantapan dan pembinaan administrasi pengisian SIP; Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemanfaatan Tanaman TOGA Untuk Pengobatan Keluarga
Aktivitas 3 Pendampingan Tim Ahli (SpA & SPOG) ke puskesmas dan FKTP lainnya dalam pelayanan KIA, kegawatdaruratan, dan sistem rujukan maternal dan neonatal
Aktivitas 4 1. Orientasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat; 2. Advokasi penyelenggaraan laboratorium kesehatan masyarakat; 3. Pemantauan dan Evaluasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat
Aktivitas 5 Pembinaan dan Supervisi Skrining Kesehatan Kerja di Pos UKK
Aktivitas 6 Pendampingan LS/LP Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Aktivitas 7 Pendampingan teknis pelaksanaan konseling Upaya Berhenti Merokok (UBM) di FKTP (Puskesmas dan Klinik Swasta)
Aktivitas 8 Pembinaan teknis kegiatan penyehatan lingkungan di puskesmas
Aktivitas 9 Pembinaan Penguatan Kolaborasi Puskesmas dengan Klinik Pratama dan TPMD dalam Pelayanan Program Prioritas (TB, Hipertensi, dan DM)
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Terlaksananya kegiatan : 1. Pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan; 2. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Keamanan Pangan; 3. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Terapi Perilaku; 4. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemetaan Penyakit Infeksi Emerging; 5. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Hygiene Sanitasi Pengelola dan Penjamah Makanan; 6. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Layanaan Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP) HIV IMS Komprehensif; 7. Peningkatan Kapasitas dan Ketrampilan Tatalaksana TBC DOTS; 8. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemantapan dan pembinaan administrasi pengisian SIP; 9. Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pemanfaatan Tanaman TOGA Untuk Pengobatan Keluarga; 10. Pendampingan Tim Ahli (SpA & SPOG) ke puskesmas dan FKTP lainnya dalam pelayanan KIA, kegawatdaruratan, dan sistem rujukan maternal dan neonatal; 11. Orientasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat; 12. Advokasi penyelenggaraan laboratorium kesehatan masyarakat; 13. Pemantauan dan Evaluasi penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat; 14. Pembinaan dan Supervisi Skrining Kesehatan Kerja di Pos UKK; 15. Pendampingan LS/LP Pencegahan dan Pengendalian Penyakit; 16. Pendampingan teknis pelaksanaan konseling Upaya Berhenti Merokok (UBM) di FKTP (Puskesmas dan Klinik Swasta); 17. Pembinaan teknis kegiatan penyehatan lingkungan di puskesmas; 18. Pembinaan Penguatan Kolaborasi Puskesmas dengan Klinik Pratama dan TPMD dalam Pelayanan Program Prioritas (TB, Hipertensi, dan DM)
Outcome:
Terlaksananya Pembinaan dan pengawasan sumber daya manusia kesehatan