GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Gunung Anyar

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Gunung Anyar
UNIT ORGANISASI Kecamatan Gunung Anyar
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan
KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan
SUB KEGIATAN Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat
TUJUAN SUB KEGIATAN Meningkatkan Jumlah Frekuensi Fasilitas Pengembangan usaha ekonomi kualitas produksi pemasaran
KODE SUB KEGIATAN 7.01.03.2.02.0003
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jenis UMKM yang ada di Kelurahan RUNGKUT TENGAH sebanyak 136 UMKM yang terdiri dari 1. Laki- laki sebanyak 56 Orang 2. Perempuan sebanyak 8 Orang
    • Jenis UMKM yang ada dikelurahan Rungkut Tengah adalah Makanan dan Minuman
    • UMKM yang masih aktif di kelurahan Rungkut Tengah sebanyak 136 UMKM
    • Intervensi yang diberikan adalah : 1. Melakukan Pembinaan oleh kesra Kelurahan RUNGKUT TENGAH 1 bulan sekali 2. Melakukan Pelatihan terhadap UMKM mamin didukung oleh OPD/dinas terkait
    • Kelurahan Rungkut Tengah memfasilitasi untuk pemasaran melalui: 1. E Peken 2. Bazar di event-event yang diadakan oleh pemerinth kota atau pemerintah provinsi 3. Toko Online 4. Media Online
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Pelaku usaha mendapatkan akses dari Kelurahan Rungkut Tengah
      Partisipasi:
      Tidak Semua UMKM berpartisipasi mengikuti kegiatan yang diadakan di Kelurahan Rungkut Tengah
      Kontrol:
      Kelompok UMKM mengikuti pelatihan dan pembinaan rutin berdasarkan undangan dari Kelurahan dan rekomendasi dari Paguyuban UMKM
      Manfaat:
      1. Peningkatan Kesejahteraan ekonomi keluarga bagi pelaku UMKM 2. Didapatkan juga pelaku usaha mikro bermanfaat sebagai masukan untuk menentukan intervensi yang tepat bagi UMKM agar produksi dan usahanya dapat meningkat/berdaya.
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      1. Kurangnya sosialisasi tentang manfaat ikut serta dalam UMKM 2. Kendala Persyaratan dalam pembuatan NIB
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      1. Kelompok UMKM dalam paguyuban belum semuanya memahami pentingnya NIB 2. Kurangnya motivasi bagi UMKM dalam pengembangan usahanya 3. Adanya persepsi dadi masyarakat jika kegiatan terkait UMKM atau bidang KESRA lebih sesuai jika dilakukan oleh perempuan
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    1. Meningkatkan jumlah frekuensi fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat, 2. Meningkatkan kualitas produksi pemasaran dengan mempertimbangkan partisipasi masyarakat atau pengusaha serta memperbaiki packaging hasil produksi sehingga bentuknya lebih bagus dan kekinian
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Indikator Sub Kegiatan : Jumlah Frekuensi pengembangan ekonomi masyarakat Indikator Kegiatan : Jumlah potensi usaha yang difasilitasi Indikator Program: Persentase Potensi Usaha yang difasilitasi
    Outcome: bertambahnya prosentase potensi usaha yang difasilitasi dengan sudah memiliki NIB
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 628506400
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Ikut serta pengiriman UMKM bazar UMKM di Taman Bungkul sesuai dengan jadwal yang diberikan
Aktivitas 2 - Penyelenggaraan bazar rutin UMKM setiap bulan Ramadhan
Aktivitas 3 - Pelatihan pemasaran dan packaging hasil UMKM bekerjasama dengan dinas terkait
Aktivitas 4 Pelaksanaan Pelatihan produk secara online bekerjasama dengan Dinas terkait dan Mahasiswa magang MSIB
Aktivitas 5 Penyelenggaraan bazar rutin UMKM setiap bulan Ramadhan
Aktivitas 6 Pelatihan pemasaran & packaging hasil UMKM bekerjasama dengan dinas terkait
Aktivitas 7 Pelaksanaan Pelatihan produk secara online bekerjasama dengan Dinas terkait dan Mahasiswa magang MSIB
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Indikator Sub Kegiatan : Jumlah Frekuensi pengembangan ekonomi masyarakat Indikator Kegiatan : Jumlah potensi usaha yang difasilitasi Indikator Program: Persentase Potensi Usaha yang difasilitasi
Outcome:
bertambahnya prosentase potensi usaha yang difasilitasi dengan sudah memiliki NIB