GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Bubutan

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Bubutan
UNIT ORGANISASI Kecamatan Bubutan
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Pemberdayaan Masyarakat kelurahan Bubutan
KEGIATAN Kegiatan Pemberdayaan masyarakat Di Kelurahan Bubutan
SUB KEGIATAN Masyarakat Kelurahan Bubutan
TUJUAN SUB KEGIATAN Terwujudnya Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Bubutan
KODE SUB KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bubutan : 7.01.03.2.02.0003
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Pemberdayaan masyarakat di kelurahan digunakan untuk meningkatkan kwalita hidup yang meliputi :
    • Pengelolaan kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat , pendidikan dan kebudayaan,Pengembangan usaha mikro kecil dan menengah melaui pelatihan pelatihan,Kesiap siagaan masyarakat dalam menghadapi bencana serta kejadian luar biasa lainnya.
    • kegiatan pemberdayaan dilaksanakan secara swakelola tipe IV debgan melibatkan Pokmas atau ormas dengan Mempertimbangkan asas asas penyelenggaraan : kepastian hukum,transparan, akuntabilitas, kemanfaatan dan kecermatan
    • Luas wilayah Kelurahan Bubutan 60 Ha Jumlah RW : 9, Jumlah RT : 55, Jumlah Penduduk 13.587 terdiri dari L = 6.587, P = 6.863
    • Jumlah Pegawai PNS L = 5 Orang P = 2 Orang Jumlah Pegawai Non ASN L = 8 orang P = 3 orang
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Setiap masyarakat baik laki laki maupun peempuan dapat menerima informasi yang sama terkait bansos program kesejahteraan sosial maupun kegiatan yang dilaksanakan pada sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bubutan
      Partisipasi:
      Masyarakat baik laki -laki maupun perempuan yang tergolong dalam kategori Gakin/Pra Miskin dapat mengikuti program kegiatan yang akan di laksanakan di kelurahan Bubutan
      Kontrol:
      Pejabat pengambil Kontrol keputusan sub kegiatan Pemberdasyaan masyarakat di Kelurahan Bubutan terdiri dari L=3 P = 2
      Manfaat:
      Manfaat yang dapat diambil dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini menambah peluang untuk berwirausaha dan membantu perekonomian Gakin/Pramis yang dapat meningkatkan perekonomian kesejahteraan sosialnya
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      1. Kurangnya wawasan serta pemahaman terhadap ksesteraan Gender 2. Kecenderungan bahwa isu gender belum dianggap sebagai hal yang penting yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      1. Tidak ada yang menggantikan peran perempuan di rumah apabila mengikuti sub kegiatan Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan . 2. Motivasi dari masyarakat yang masuk kategori Gakin da Pramiskin untuk mengikuti berbagai program kerja/kegiatan yang ditawarkan relatif rendah karena menganggap bahwa hal tersebut tidak berpengaruh secara instan utuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraan sosialnya.
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Untuk peningkatan kapasitas dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di kelurahan Bubutan dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya sendiri dengan menerapkan responsive Gender
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Jumlah Kelompok masyarakat yang usulan pemberdayaan masyarakat pada tahun berjalan sebanyak 1 pokmas untuk pengerjaan Rutilahu
    Outcome: Peningkatan kemampuan dan keahlian dari masyarakat yang masuk kategori warga miskin sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian, terciptanya masyarakat yang maju, dinamis dan sejahtera, berkurangnya jumlah masyarakat kategori miskin di surabaya
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 1.670254749
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Sub kegiatan pemberdayaan masyarakat di kelurahan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang meliputi pengelolaan kegiatan pelayanan masyarakat , pelayanan pendidikan dan kebudayaan , pengembanagan usaha mikro kecil dan menengah
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Jumlah Kelompok masyarakat yang usulan pemberdayaan masyarakat pada tahun berjalan sebanyak 1 pokmas untuk pengerjaan Rutilahu
Outcome:
Peningkatan kemampuan dan keahlian dari masyarakat yang masuk kategori warga miskin sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian, terciptanya masyarakat yang maju, dinamis dan sejahtera, berkurangnya jumlah masyarakat kategori miskin di surabaya