NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pendidikan |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Pendidikan |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
KEGIATAN
|
1.01.02.2.01 Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar |
SUB KEGIATAN
|
1.01.02.2.01.0028 Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Tercapainya lembaga pendidikan/sekolah yang bermutu sesuai Standar Nasional Pendidikan |
KODE SUB KEGIATAN
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- 1.Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
2. Jumlah kepala sekolah SDNegeri dan Swasta yangn mengikutin sosialisasi akreditasi jenjangn SD :
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
- Akses:
Adanya kesamaan akses bagi kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (3ac6,12%)
P: 359 (63,88%)
- Partisipasi:
Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan yakni kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD lebih banyak perempuan daripada laik-laki
- Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah didominasi oleh perempuan. Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
Eselon III :
L : 0
P : 1
Eselon IV :
L : 0
P : 1
- Manfaat:
Sosialisasi membantu para guru dan staf sekolah untuk memahami secara mendalam proses akreditasi, persyaratan yang harus dipenuhi, dan kriteria penilaian yang digunakan. Melalui akreditasi, sekolah diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada siswa. Hal ini mencakup aspek pengajaran, kurikulum, fasilitas, dan berbagai aspek lainnya. Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Adanya kesamaan akses bagi kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (3ac6,12%)
P: 359 (63,88%)
Partisipasi:
Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan yakni kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD lebih banyak perempuan daripada laik-laki
Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah didominasi oleh perempuan. Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
Eselon III :
L : 0
P : 1
Eselon IV :
L : 0
P : 1
Manfaat:
Sosialisasi membantu para guru dan staf sekolah untuk memahami secara mendalam proses akreditasi, persyaratan yang harus dipenuhi, dan kriteria penilaian yang digunakan. Melalui akreditasi, sekolah diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada siswa. Hal ini mencakup aspek pengajaran, kurikulum, fasilitas, dan berbagai aspek lainnya. Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
- Sebab Kesenjangan Internal :
1. Belum semua SDM memahami konsep Pengarusutamaan gender&Perencanaan Penganggaran responsif Gender
2. Terjadinya iskriminasi dan prasangka gender dalam kebijakan, praktik, atau perilaku individu dapat menciptakan kesenjangan dalam akses dan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan dan manajemen sekolah.
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
Kendala di lapangan adalah kurangnya dukungan peran positif untuk setiap gender dapat menjadi penghambat pengambilan keputusan dan manajemen sekolah.
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Meningkatkan kelembagaan dan manajemen sekolah yang mendukung pemberdayaan dan kesetaraan gender, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan adil.
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: 1. Jumlah kepala sekolah yang mengikuti pengarahan: SDN: 284 orang SDS: 231 orang
2. . Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
3. Jumlah . Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang n akreditasi jenjang SD mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
Outcome: 1. Indikator Program: Persentase penyelesaian permasalahan guru dan tenaga Kependidikan 90%
2. Indikator Kegiatan: Jumlah Sekolah Menengah Dasar yang Dilaksanakan Pembinaan Kelembagaan dan manajemen sekolah 259 satuan pendidikan
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
127664000 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
1.01.02.2.01 Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar |
Aktivitas 2 |
Rapat koordinasi Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah SD Negeri dan Swasta terkait konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender.
Output 1:
Jumlah kepala sekolah yang mengikuti pengarahan:
SDN: 284 orang
SDS: 231 orang. |
Aktivitas 3 |
Sosialisasi kegiatan akreditasi jenjang SD.
Output 2:
Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD: 562 orang. |
Aktivitas 4 |
Pelaksanaan akreditasi jenjang SD.
Output 3:
Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD: 562 orang. |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
1. Jumlah kepala sekolah yang mengikuti pengarahan: SDN: 284 orang SDS: 231 orang
2. . Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
3. Jumlah . Jumlah kepala sekolah SD Negeri dan Swasta yang n akreditasi jenjang SD mengikuti sosialisasi akreditasi jenjang SD :
L: 203 (36,12%)
P: 359 (63,88%)
Outcome:
1. Indikator Program: Persentase penyelesaian permasalahan guru dan tenaga Kependidikan 90%
2. Indikator Kegiatan: Jumlah Sekolah Menengah Dasar yang Dilaksanakan Pembinaan Kelembagaan dan manajemen sekolah 259 satuan pendidikan
|