NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pendidikan |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Pendidikan |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
KEGIATAN
|
1.01.02.2.04 Pengelolaan Pendidikan Non- Formal/Kesetaraan |
SUB KEGIATAN
|
1.01.02.2.04.0046 Penyelenggaraan Proses Belajar Bagi Peserta Didik |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut untuk menjamin pemenuhan hak peserta didik |
KODE SUB KEGIATAN
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- 1. Jumlah siswa LKP dan PKBM
L: 8.587 (51.95%)
P: 7.943 (48.05%)
2. Jumlah penerima jasa pelayanan kesetaraan
L: 40 (33.61%)
P: 79 (66.39%)
- Akses:
Adanya kesamaan
akses bagi penerima
jasa pelayanan
kesetaraan
L: 40 (33.61%)
P: 79 (66.39%)
- Partisipasi:
Jumlah penerima jasa pelayanan kesetaraan
L: 40 (33.61%)
P: 79 (66.39%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan penerima jasa pelayanan kesetaraan antara perempuan dengan laki-laki sebesar 32.78%
- Kontrol:
Pejabat pengawas
subkegiatan
Penyelenggaraan
Proses Belajar Bagi
Peserta Didik didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
Eselon III :
L : 1
P : 0
Eselon IV :
L : 0
P :1
- Manfaat:
Adanya jasa pelayanan pendidik kesetaraan yang menyelenggarakan proses belajar. Jumlah penerima jasa pelayanan kesetaraan
L: 40 (33.61%)
P: 79 (66.39%)
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Adanya kesamaan
akses bagi penerima
jasa pelayanan
kesetaraan
L: 40 (33.61%)
P: 79 (66.39%)
Partisipasi:
Jumlah penerima jasa pelayanan kesetaraan
L: 40 (33.61%)
P: 79 (66.39%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan penerima jasa pelayanan kesetaraan antara perempuan dengan laki-laki sebesar 32.78%
Kontrol:
Pejabat pengawas
subkegiatan
Penyelenggaraan
Proses Belajar Bagi
Peserta Didik didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
Eselon III :
L : 1
P : 0
Eselon IV :
L : 0
P :1
Manfaat:
Adanya jasa pelayanan pendidik kesetaraan yang menyelenggarakan proses belajar. Jumlah penerima jasa pelayanan kesetaraan
L: 40 (33.61%)
P: 79 (66.39%)
- Sebab Kesenjangan Internal :
1. Belum semua SDM memahami konsep Pengarusuta maan gender &Perencana an Penganggaran responsif Gender
2. Stereotip gender dapat mempengaruhi persepsi terhadap kemampuan dan karakteristik satuan pendidikan berdasarkan jenis kelamin. Hal ini dapatmemengaruhi pandanganmasyarakat,murid, dan bahkan guru terhadap penyelenggaraan proses belajar.
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
1. Persepsi masyarakat tentang peran gender yang kaku dapat memengaruhi akses dan partisipasi anak perempuan dalam pendidikan. Misalnya, dalam beberapa budaya, anak perempuan dianggap lebih cocok untuk melakukan pekerjaan rumah tangga daripada mengikuti pendidikan formal atau nonformal.
2. Kendala di lapangan adalah kurangnya dukungan peran positif untuk setiap gender, yang dapat menjadi penghambat keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan karir pendidik dan tenaga kependidikan.
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Meningkatkan aksesibilitas pendidikan untuk anak perempuan di semua tingkat, termasuk pendidikan PAUD dan nonformal, dengan mengurangi hambatan-hambatan seperti jarak, transportasi, dan stereotip gender yang membatasi partisipasi mereka.
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: Jumlah siswa LKP dan PKBM:
L : 8.587 (51,95%)
P : 7.943 (48,05%)
Jumlah penerima jasa pelayanan kesetaraan:
L : 40 (33.61%)
P : 79 (66.39%)
Outcome: Persentase Pendidikan Nonformal/Kesetaraan yang sesuai dengan standar nasional pendidikan adalah 89,21%.
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
76218903810 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
1.01.02.2.04 Pengelolaan Pendidikan Non-Formal /Kesetaraan |
Aktivitas 2 |
Rapat koordinasi Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan non formal terkait konsep pelatihan pengarusutamaan gender dan perencanaan penganggaran responsif gender. |
Aktivitas 3 |
Rapat koordinasi Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan nonformal terkait konsep pelatihan Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender.
Output 1: Jumlah siswa LKP dan PKBM
L: 8.587 (51,95%)
P: 7.943 (48,05%) |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
Jumlah siswa LKP dan PKBM:
L : 8.587 (51,95%)
P : 7.943 (48,05%)
Jumlah penerima jasa pelayanan kesetaraan:
L : 40 (33.61%)
P : 79 (66.39%)
Outcome:
Persentase Pendidikan Nonformal/Kesetaraan yang sesuai dengan standar nasional pendidikan adalah 89,21%.
|