NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pendidikan |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Pendidikan |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
KEGIATAN
|
1.01.02.2.04 Pengelolaan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan |
SUB KEGIATAN
|
1.01.02.2.04.0015 Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan Nonformal/Kesetaraan |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan Nonformal/Kesetaraan lingkungan Dinas Pendidikan Kota Surabaya |
KODE SUB KEGIATAN
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- 1. Jumlah siswa PKBM dan LKP:
L: 8.587 (51,95%)
P: 7.943 (48,05%)
2. Jumlah tutor PKBM dan LKP:
L: 753 (35,49%)
P: 2.122 (64,51%)
- Akses:
Adanya kesamaan akses bagi tutor PKBM dan LKP:
L: 753 (35,49%)
P: 2.122 (64,51%)
- Partisipasi:
Jumlah tutor PKBM dan LKP:
L: 753 (35,49%)
P: 2.122 (64,51%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan, yakni jumlah tutor PKBM dan LKP lebih banyak perempuan daripada laki-laki.
- Kontrol:
Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan Nonformal/Kesetaraan didominasi oleh laki-laki.
Pejabat pengampu kegiatan:
Eselon II:
L: 1
P: 0
Eselon III:
L: 0
P: 1
Eselon IV:
L: 1
P: 0
- Manfaat:
Pengembangan Karir Tenaga Pendidik Nonformal/Kesetaraan untuk meningkatkan pendidikan nonformal merupakan salah satu upaya untuk menghentikan roda kemiskinan yang dijamin oleh undang-undang.
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Adanya kesamaan akses bagi tutor PKBM dan LKP:
L: 753 (35,49%)
P: 2.122 (64,51%)
Partisipasi:
Jumlah tutor PKBM dan LKP:
L: 753 (35,49%)
P: 2.122 (64,51%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan, yakni jumlah tutor PKBM dan LKP lebih banyak perempuan daripada laki-laki.
Kontrol:
Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan Nonformal/Kesetaraan didominasi oleh laki-laki.
Pejabat pengampu kegiatan:
Eselon II:
L: 1
P: 0
Eselon III:
L: 0
P: 1
Eselon IV:
L: 1
P: 0
Manfaat:
Pengembangan Karir Tenaga Pendidik Nonformal/Kesetaraan untuk meningkatkan pendidikan nonformal merupakan salah satu upaya untuk menghentikan roda kemiskinan yang dijamin oleh undang-undang.
- Sebab Kesenjangan Internal :
1. Belum semua SDM memahami konsep Pengarusutamaan gender & Perencanaan Penganggaran responsif Gender.
2. Terjadinya diskriminasi atau bias gender di dalam lingkungan sekolah dapat memengaruhi pengalaman dan partisipasi peserta didik dalam pengembangan karir dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan nonformal/kesetaraan.
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
Kendala di lapangan adalah kurangnya dukungan peran positif untuk setiap gender, yang dapat menjadi penghambat keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan karir pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan nonformal/kesetaraan.
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Menghilangkan stereotip gender dan memastikan bahwa semua pendidik dan tenaga kependidikan memiliki kesempatan untuk mengembangkan karir.
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: 1. Jumlah Pegawai yang Mengikuti Pengarahan Terkait Konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender:
L: 73 orang (65,17%)
P: 39 orang (34,82%)
2. Jumlah Siswa PKBM dan LKP:
L: 8.587 (51,95%)
P: 7.943 (48,05%)
3. Jumlah Tutor PKBM dan LKP:
L: 753 (35,49%)
P: 2.122 (64,51%)
Outcome: 1. Indikator Program:
Persentase guru yang mendapat pengembangan karir: 38%
2. Indikator Kegiatan:
Jumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Mendapatkan Fasilitasi Kenaikan Pangkat/Golongan, Pemberian Promosi, Peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi: 250 orang
3. Indikator Subkegiatan:
Jumlah Tutor PKBM dan LKP:
L: 753 (35,49%)
P: 2.122 (64,51%)
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
72703075 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
1.01.02.2.04 Pengelolaan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan |
Aktivitas 2 |
Rapat koordinasi internal Dinas Pendidikan terkait konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender.
Output 1: Jumlah pegawai yang mengikuti pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender. L: 73 orang (65,17%) P: 39 orang (34,82%) |
Aktivitas 3 |
Pelaksanaan tutor di PKBM dan LKP.
Output 2: Jumlah siswa PKBM dan LKP: L: 8.587 (51,95%) P: 7.943 (48, |
Aktivitas 4 |
Seminar Strategi Layanan Pembelajaran bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Surabaya bagi Tutor PKBM dan LKP.
Output 3: Jumlah tutor PKBM dan LKP: L: 753 (35,49%) P: 2.122 (64,51%) |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
1. Jumlah Pegawai yang Mengikuti Pengarahan Terkait Konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender:
L: 73 orang (65,17%)
P: 39 orang (34,82%)
2. Jumlah Siswa PKBM dan LKP:
L: 8.587 (51,95%)
P: 7.943 (48,05%)
3. Jumlah Tutor PKBM dan LKP:
L: 753 (35,49%)
P: 2.122 (64,51%)
Outcome:
1. Indikator Program:
Persentase guru yang mendapat pengembangan karir: 38%
2. Indikator Kegiatan:
Jumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Mendapatkan Fasilitasi Kenaikan Pangkat/Golongan, Pemberian Promosi, Peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi: 250 orang
3. Indikator Subkegiatan:
Jumlah Tutor PKBM dan LKP:
L: 753 (35,49%)
P: 2.122 (64,51%)
|