GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Dinas Pendidikan

NAMA PERANGKAT DAERAH Dinas Pendidikan
UNIT ORGANISASI Dinas Pendidikan
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM 1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan
KEGIATAN 1.01.02.2.02 Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama
SUB KEGIATAN 1.01.02.2.02.0058 Penyelenggaraan Proses Belajar Bagi Peserta Didik
TUJUAN SUB KEGIATAN Menyosialisasikan Kebijakan tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah dan Asesmen Nasional, Memberikan Pelatihan kepada Guru tentang Model Soal Asesmen Nasional dan Rencana Pembelajarannya, serta Menyusun Soal Asesmen Nasional
KODE SUB KEGIATAN 1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • 1.Jumlah Guru SMP Negeri dan Swasta L: 4.572 (54,02%) P: 3.891 (45,98%) 2.Wakil Kepala Sekolah Kurikulum Mendapatkan Bimbingan Teknis Pendidikan L: 91 (34,08%) P: 176 (65,92%)
    • Akses: Adanya kesamaan akses bagi wakil kepala sekolah kurikulum yang mendapatkan bimbingan teknis pendidikan L: 91 (34,08%) P: 176 (65,92%)
    • Partisipasi: Jumlah wakil kepala sekolah yang mendapatkan bimbingan teknis pendidikan L: 91 (34,08%) P: 176 (65,92%) Dari data tersebut terdapat perbedaan pengikut bimbingan teknis antara wakil kepala sekolah kurikulum perempuan dengan laki-laki sebesar 31,84%.
    • Kontrol: Pejabat pengawas subkegiatan Penyelenggaraan Proses Belajar Bagi Peserta Didik didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan Eselon II: L: 1 P: 0 Eselon III: L: 1 P: 0 Eselon IV: L: 0 P: 1
    • Manfaat: Bimbingan teknis bagi wakil kepala sekolah kurikulum untuk Model Soal Asesmen Nasional dan rencana pembelajarannya. Jumlah wakil kepala sekolah yang mendapatkan bimbingan teknis pendidikan L: 91 (34,08%) P: 176 (65,92%)
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Adanya kesamaan akses bagi wakil kepala sekolah kurikulum yang mendapatkan bimbingan teknis pendidikan L: 91 (34,08%) P: 176 (65,92%) P: 47 (69,12%)
      Partisipasi:
      Jumlah wakil kepala sekolah yang mendapatkan bimbingan teknis pendidikan L: 91 (34,08%) P: 176 (65,92%) Dari data tersebut terdapat perbedaan pengikut bimbingan teknis antara wakil kepala sekolah kurikulum perempuan dengan laki-laki sebesar 31,84%.
      Kontrol:
      Pejabat pengawas subkegiatan Penyelenggaraan Proses Belajar Bagi Peserta Didik didominasi oleh laki-laki. Pejabat pengampu kegiatan Eselon II: L: 1 P: 0 Eselon III: L: 1 P: 0 Eselon IV: L: 0 P: 1
      Manfaat:
      Bimbingan teknis bagi wakil kepala sekolah kurikulum untuk Model Soal Asesmen Nasional dan rencana pembelajarannya. Jumlah wakil kepala sekolah yang mendapatkan bimbingan teknis pendidikan L: 91 (34,08%) P: 176 (65,92%)
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Belum semua SDM memahami konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Kendala di lapangan adalah pelatihan bimbingan teknis kadang terlambat dilaksanakan dikarenakan ketersediaan sarana dan prasarana, serta kesiapan wakil kepala sekolah kurikulum.
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Memberikan penguatan implementasi bimbingan teknis kurikulum kepada wakil kepala sekolah kurikulum sebanyak 39.248 satuan pendidikan
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: 1. Jumlah guru SMPN/SMPS yang mengikuti pengarahan terkait konsep pengarusutamaan gender dan perencanaan responsif gender sebanyak 8.463. 2. Melakukan sosialisasi kepada wakil kepala sekolah kurikulum yang terdapat 39.248 satuan pendidikan
    Outcome: 1. Indikator Program: Persentase SMP terakreditasi minimal B: 96,79% 2. Indikator Kegiatan: Indeks Pendidikan: 79,33% 3. Indikator Subkegiatan: Jumlah Peserta Didik yang Mengikuti Proses Belajar: 39.248 satuan pendidikan
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 383.953938
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 1.01.02.2.02 Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama
Aktivitas 2 1.01.02.2.02 Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama
Aktivitas 3 Pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender. Output 1: Jumlah guru SMPN/SMPS yang mengikuti pengarahan sebanyak 8.463.
Aktivitas 4 Sosialisasi kepada wakil kepala sekolah kurikulum yang terdapat di 39.248 satuan pendidikan. Output 2: Jumlah wakil kepala sekolah yang mendapatkan bimbingan teknis pendidikan sebanyak 267.
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
1. Jumlah guru SMPN/SMPS yang mengikuti pengarahan terkait konsep pengarusutamaan gender dan perencanaan responsif gender sebanyak 8.463. 2. Melakukan sosialisasi kepada wakil kepala sekolah kurikulum yang terdapat 39.248 satuan pendidikan
Outcome:
1. Indikator Program: Persentase SMP terakreditasi minimal B: 96,79% 2. Indikator Kegiatan: Indeks Pendidikan: 79,33% 3. Indikator Subkegiatan: Jumlah Peserta Didik yang Mengikuti Proses Belajar: 39.248 satuan pendidikan