NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Asemrowo |
UNIT ORGANISASI
|
Kecamatan Asemrowo |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
PROGRAM
PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT DESA DAN
KELURAHAN |
KEGIATAN
|
Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Tingkat Kecamatan |
SUB KEGIATAN
|
Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi melalui pemberdayaan UMKM yang berdaya saing |
KODE SUB KEGIATAN
|
7.01.03.2.03.04 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Jenis UMKM
yang ada di
Kecamatan
Asemrowo :
1. UMKM
Makanan dan Minuman
2. UMKM
Handycraft 3.
UMKM Tokel L : 11 P : 115
Jumlah UMKM
UMKM aktif : 110 UMKM
UMKM yang tidak aktif : 16 UMKM
- Fasilitasi Pengurusan NIB yang diadakan di
Kecamatan
Dan
Kelurahan
Jumlah
UMKM yang
ber NIB : 39
UMKM
Jumlah
UMKM yang belum ber NIB : 87 UMKM
- Melakukan pembinaan : 1.
Pembinaan Pembuatan Produk : 1
kali 2. Pembinaan Pengemasan Produk : 1
kali 3. Pembinaan Pemasaran Produk : 1
kali 4. Pembinaan UMKM : 2
kali 5. Sosialisasi Pengurusan NIB ; 3 kali
- Difasilitasi untuk pemasaran melalui : 1.
epeken 2. Toko online 3.
Menyediakan tempat jualan di Kantor Kecamatan
Kelurahan, Puskesmas dan beberapa Perusahaan
4.
Menyediakan tempat jualan pada keg. Jeli UMKM
dilakukan secara rutin 2 minggu
sekali
5. Galery UMKM di Kantor Kecamatan Asemrowo 6. Memfasilitasi Penitipan Produk UMKM di Galeri PKK, Siola
- Pejabat Pelaksana sub kegiatan 2023 L : 0 P :
4 Jumlah Petugas pendataan Tahun 2023 :
L : 0 P : 6
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Pelaku usaha mendapatkan akses dari kecamatan
Partisipasi:
Tidak semua Pelaku usaha berpartisipasi mengikuti kegiatan yang diadakan dikecamatan
Kontrol:
Kelompok UMKM
mengikuti pelatihan berdasarkan undangan dari kecamatan dan rekomendasi dari Paguyuban UMKM
Manfaat:
Peningkatan ekonomi keluarga bagi pelaku UMKM
Didapat data pelaku Usaha mikro baik yang ber NIB atau belum, sehingga bermanfaat sebagai masukan untuk menentukan intervensi yang tepat bagi UMKM agar meningkat/ berdaya
- Sebab Kesenjangan Internal :
- Kurangnya
sosialisasi
dalam
pengurusan
NIB - SDM
yang
melaksanakan pendataan masih orang yang sama
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
- Kelompok
UMKM dalam
Paguyuban
belum
memahami
pentingnya NIB
- Adanya persepsi dari masyarakat jika kegiatan- kegiatan terkait
urusan kesra lebih sesuai jika dilaksanakan perempuan - Kurangnya motivasi bagi UMKM dalam pengembangan usahanya
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Meningkatkan
Jumlah frekuensi
fasilitasi
pengembangan
usaha ekonomi
masyarakat dan
meningkatkan kualitas produksi pemasaran dengan mempertimbangkan partisipasi
masyarakat atau pengusaha
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: 1. Jumlah
Laporan
Pendataan /
survey UMKM
= 12 Laporan
2. Jumlah survey yang dilakukan = 12 kali
Outcome: Outcome: Indikator sub kegiatan : Jumlah frekuensi fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat Indikator keg : Jumlah Potensi Usaha yang difasilitasi : 126
UMKM
Indikator
Program :
Persentase
Potensi Usaha
yang difasilitasi
: 100 %
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
8640000 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Tingkat Kecamatan |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
1. Jumlah
Laporan
Pendataan /
survey UMKM
= 12 Laporan
2. Jumlah survey yang dilakukan = 12 kali
Outcome:
Outcome: Indikator sub kegiatan : Jumlah frekuensi fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat Indikator keg : Jumlah Potensi Usaha yang difasilitasi : 126
UMKM
Indikator
Program :
Persentase
Potensi Usaha
yang difasilitasi
: 100 %
|