NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pendidikan |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Pendidikan |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
1.01.02
Program Pengelolaan Pendidikan |
KEGIATAN
|
1.01.02.2.02
Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama |
SUB KEGIATAN
|
1.01.02.2.02.0042
Pengelolaan Dana BOS Sekolah Menengah Pertama |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang layak tanpa adanya pungutan. |
KODE SUB KEGIATAN
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- 1. Jumlah Siswa SMP/MTs
L: 80.404 (51,22%)
P: 76.568 (48,78%)
2. Peserta didik yang mendapatkan kesamaan akses untuk mendapatkan bantuan operasional dari pemerintah pusat
L: 9.187 (50,72%)
P: 8.927 (49,28%)
Partisipasi :
Jumlah Siswa SMP/MTs:
L: 80.404 (51,22%)
P: 76.568 (48,78%)
- Akses:
Adanya kesamaan akses untuk mendapatkan bantuan operasional dari pemerintah pusat
L: 9.187 (50,72%)
P: 8.927 (49,28%)
- Partisipasi:
Jumlah peserta didik yang mendapatkan bantuan operasional dari pemerintah pusat :
L: 9.187 (50,72%)
P: 8.927 (49,28%)
dari dapat diatas didapatkan proporsi jumlah Siswa SMP/MTs laki-laki lebih besar daripada jumlah Siswa
SMP/MTs perempuan dengan perbedaan sebesar 1,44%
- Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Pengelolaan Dana BOS Sekolah Menengah Pertama
didominasi oleh laki-laki. Dengan rincian sebagai berikut :
Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
Eselon III :
L : 1
P : 0
Ketua Tim Kerja :
L : 1
P : 0
- Manfaat:
Peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang layak tanpa adanya pungutan biaya dengan Jumlah peserta didik yang mendapatkan bantuan operasional dari pemerintah pusat
L: 9.187 (50,72%)
P: 8.927 (49,28%)
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Adanya kesamaan akses untuk mendapatkan bantuan operasional dari pemerintah pusat
L: 9.187 (50,72%)
P: 8.927 (49,28%)
Partisipasi:
Jumlah peserta didik yang mendapatkan bantuan operasional dari pemerintah pusat :
L: 9.187 (50,72%)
P: 8.927 (49,28%)
dari dapat diatas didapatkan proporsi jumlah Siswa SMP/MTs laki-laki lebih besar daripada jumlah Siswa
SMP/MTs perempuan dengan perbedaan sebesar 1,44%
Kontrol:
Pejabat pengawas subkegiatan Pengelolaan Dana BOS Sekolah Menengah Pertama
didominasi oleh laki-laki. Dengan rincian sebagai berikut :
Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
Eselon III :
L : 1
P : 0
Ketua Tim Kerja :
L : 1
P : 0
Manfaat:
Peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang layak tanpa adanya pungutan biaya dengan Jumlah peserta didik yang mendapatkan bantuan operasional dari pemerintah pusat
L: 9.187 (50,72%)
P: 8.927 (49,28%)
- Sebab Kesenjangan Internal :
1. Belum semua Sumber Daya Manusia (SDM) memahami konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
2. Koordinasi dengan satuan pendidikan swasta yang sulit dalam hal pemutakhiran data peserta didik.
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
Mayoritas Siswa SMP/MTs adalah laki-laki, karena dianggap lebih mampu berpartisipasi di sekolah.
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Memberikan intervensi kepada Peserta didik sebanyak 18.114 siswa untuk dapat mendapatkan layanan pendidikan yang layak sebagai salah satu bentuk pencegahan adanya pungutan kepada peserta didik
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: 1. Jumlah Pegawai yang mengikuti pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2. Jumlah kepala sekolah yang mengikuti pengarahan:
SMPN : 63 Kepala Sekolah
SMPS/MTS: 205 Kepala Sekolah
Outcome: 1. Jumlah Pegawai yang mengikuti pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2. Jumlah kepala sekolah yang mengikuti pengarahan:
SMPN : 63 Kepala Sekolah
SMPS/MTS: 205 Kepala Sekolah
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
123637600000 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
1.01.02.2.02 Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama |
Aktivitas 2 |
Rapat koordinasi internal Dinas Pendidikan terkait konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender.
Output 1: Jumlah pegawai yang mengikuti pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan Gender & Perencanaan Penganggaran Responsif Gender.
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%) |
Aktivitas 3 |
Sosialisasi kepada Kepala SMP Negeri dan Swasta terkait dengan Permendikbud No. 2 Tahun 2022 tentang Juknis BOS Reguler tahun 2022.
Output 2: Jumlah kepala sekolah yang mengikuti pengarahan:
SMPN: 63 Kepala Sekolah
SMPS/MTS: 205 Kepala Sekolah |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
1. Jumlah Pegawai yang mengikuti pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2. Jumlah kepala sekolah yang mengikuti pengarahan:
SMPN : 63 Kepala Sekolah
SMPS/MTS: 205 Kepala Sekolah
Outcome:
1. Jumlah Pegawai yang mengikuti pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2. Jumlah kepala sekolah yang mengikuti pengarahan:
SMPN : 63 Kepala Sekolah
SMPS/MTS: 205 Kepala Sekolah
|