NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam |
UNIT ORGANISASI
|
Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
Program Perekonomian dan Pembangunan |
KEGIATAN
|
Pelaksanaan Kebijakan Perekonomian |
SUB KEGIATAN
|
Perencanaan dan Pengawasan Ekonomi Mikro kecil |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Menghasilkan Dokumen Evaluasi Pelaksanaan Program Pengembangan Ekonomi Mikro 4 dokumen |
KODE SUB KEGIATAN
|
Program Perekonomian dan Pembangunan |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Jumlah penduduk Kota Surabaya :
L : 1.431.041
P : 1.456.182
(Kota Surabaya Dalam Angka 2023)
- Jumlah pelaku usaha mikro yang diintervensi sampai dengan tahun 2023 :
L : 19.205
P : 34.157
(Master Data BPSDA)
- Jumlah Perangkat Daerah yang mendapat rekomendasi terkait peningkatan intervensi kepada pelaku usaha mikro sejumlah 3 Perangkat Daerah yakni :
1. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan;
2. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian;
3. Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Serta Pariwisata.
- -
- -
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Laki-laki dan perempuan mendapatkan akses informasi yang tidak sama terkait Sub-Kegiatan Perencanaan dan Pengawasan Ekonomi Mikro kecil
Partisipasi:
Lebih banyak perempuan yang menjadi peserta kegiatan
Kontrol:
Pembuat kebijakan dalam sub-kegiatan ini seimbang antara laki-laki dengan perempuan
Manfaat:
Perempuan lebih banyak mendapatkan manfaat daripada laki-laki dalam kegiatan ini
- Sebab Kesenjangan Internal :
Kompetensi dan kemampuan analisis gender pegawai BPSDA tidak merata.
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
- Adanya anggapan masyarakat bahwa perempuan lebih banyak bekerja di sektor usaha mikro;
- Adanya anggapan bahwa perempuan lebih mudah diintervensi usaha mikro;
- Tidak semua kecamatan mendapatkan intervensi terhadap pelaku usaha mikronya tiap bulan;
- Intervensi Perangkat Daerah terbatas pada kewenangan dan sumber daya;
- Jenis intervensi tidak didasarkan pada klasifikasi jenis usaha
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Menghasilkan dokumen evaluasi pelaksanaan program pengembangan ekonomi mikro yang responsif gender
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: 1. Hasil Koordinasi awal dengan PD pelaksana intervensi
2. Data Usaha Mikro yang telah diintervensi
3. Data Usaha Mikro yang telah diolah
4. Laporan penyajian dan analisis data usaha mikro.
5. Laporan penyajian dan analisis usaha mikro kepada Bapak Asisten Perekonomian dan Pembangunan/ Sekretaris Daerah.
6. Hasil Pemantauan pelaksanaan rekomendasi oleh PD terkait.
Outcome: Perangkat Daerah melakukan intervensi sesuai kebutuhan pelaku usaha yang lebih responsif gender.
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
584516000 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Pelaksanaan Kebijakan Perekonomian |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
1. Hasil Koordinasi awal dengan PD pelaksana intervensi
2. Data Usaha Mikro yang telah diintervensi
3. Data Usaha Mikro yang telah diolah
4. Laporan penyajian dan analisis data usaha mikro.
5. Laporan penyajian dan analisis usaha mikro kepada Bapak Asisten Perekonomian dan Pembangunan/ Sekretaris Daerah.
6. Hasil Pemantauan pelaksanaan rekomendasi oleh PD terkait.
Outcome:
Perangkat Daerah melakukan intervensi sesuai kebutuhan pelaku usaha yang lebih responsif gender.
|