NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Wonokromo |
UNIT ORGANISASI
|
Kecamatan Wonokromo |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan |
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan - Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan (Kelurahan Jagir) |
SUB KEGIATAN
|
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Pengembangan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
KODE SUB KEGIATAN
|
7.01.03.2.02.0003 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Jumlah Penduduk Kelurahan Jagir:
L: 10.28
P: 10.330
Jumlah RT tahun 2023:
L: 66 orang
P: 5 orang
Jumlah RW tahun 2023:
L: 11 orang
P: 0 orang
Jumlah Pokmas di Kelurahan Jagir:
• Pokmas KTPR:
1 Kelompok
L: 1 orang
P: 3 orang
• Karang Taruna:
3 Kelompok
L: 93 orang
P: 47 orang
• PKK
L : 2 orang
P : 27 orang
• Jumlah UMKM:
112
• Jumlah Keluarga Miskin: 581 KK
- 1. Jumlah keluarga miskin di wilayah Kelurahan Jagir masih cukup banyak
- 2. Di area Kelurahan Jagir terdapat aset berupa bangunan kantor kelurahan dan masjid qowiyyudin sebagai cagar budaya
- 3. Jenis usaha yang telah di intervensi pemerintah berupa alat cuci AC dan gerobak untuk jualan
- 4. KTPR berupa kelompok usaha yang memfasilitasi rumah tidak layak huni yang memperkerjakan warga gamis
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Pokmas/ormas dapat mengakses pembinaan dari Kelurahan
Partisipasi:
Pokmas/ormas yang masuk daftar intervensi dapat berkegiatan aktif dalam pembinaan dari kelurahan
Kontrol:
Pokmas/ormas dapat mengembangkan kegiatannya selain mendapatkan pembinaan dari Kelurahan
Manfaat:
Pokmas/ormas mendapatkan manfaat melalui pembinaan yang dilakukan Kelurahan
Pokmas/ormas dapat berkolaborasi dengan kelurahan untuk mengentaskan kemiskinan melalui program Rumah Padat Karya maupun pemberdayaan UMKM
Pokmas/ormas dapat berkolaborasi dengan kelurahan dalam memberikan pelayanan terhadap warga dalam kategori keluarga miskin melalui bantuan dan intervensi dari pemerintah
- Sebab Kesenjangan Internal :
• Sebab kesenjangan internal dikarenakan terjadinya rasionalisasi anggaran sehingga kegiatan tidak dapat dilaksanakan secara maksimal .
• Belum terlaksananya pelatihan untuk jenis usaha lain yang akan difasilitasi melalui Rumah Padat Karya seperti jahit, sablon dan membatik dikarenakan kebijakan rasionalisasi anggaran TA 2023
• Kurangnya pemahaman SDM Kelurahan Jagir terkait perencanaan responsif gender
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
• Budaya organisasi yang masih menganggap bahwa yang lebih aktif dan produktif dalam kegiatan kepengurusan adalah laki-laki
• Adanya persepsi dari masyarakat dalam pemberdayaan masyarakat Kelurahan Jagir lebih sesuai jika dilaksanakan laki-laki
• Masih adanya anggapan bahwa perempuan kurang pantas berkegiatan pada malam hari
• Sebagian besar pelaku UMKM adalah perempuan karena beberapa perempuan adalah tulang punggung keluarga dan juga membantu suami dalam pemenuhan ekonomi keluarga
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan mendukung pemenuhan kebutuhan operasional (sarana dan prasarana)
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: Tersedianya honor untuk Ketua LPMK (1 orang), Ketua RW (11orang) dan Ketua RT (71 Orang)
menunjang pelaksanaan kegiatan warga
Outcome: Jumlah Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan sejumlah 3 Pokmas/Ormas
Indikator Kegiatan:
Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayah Kelurahan
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
1.101748598 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Pengelolahan Bahan Makanan dan Kue yang sehat untuk Balita |
Aktivitas 2 |
Pengadaan Showcase Cooler 1 Pintu |
Aktivitas 3 |
Penyediaan honorarium Ketua LPMK, RW dan RT |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
Tersedianya honor untuk Ketua LPMK (1 orang), Ketua RW (11orang) dan Ketua RT (71 Orang)
menunjang pelaksanaan kegiatan warga
Outcome:
Jumlah Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan sejumlah 3 Pokmas/Ormas
Indikator Kegiatan:
Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayah Kelurahan
|