GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Tegalsari

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Tegalsari
UNIT ORGANISASI Kecamatan Tegalsari
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Program Penyelenggaraan pemerintah dan Pelayanan Publik
KEGIATAN Koordinasi Penyelenggaraan Kegiatan Pemerintahan di Tingkat Kecamatan
SUB KEGIATAN Koordinasi / Sinergi Perencaan dan Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan dengan Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Terkait
TUJUAN SUB KEGIATAN Jumlah Laporan Koordinasi/Sinertgi Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan dengan Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Terkait
KODE SUB KEGIATAN 7.01.02
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah Masyarakat di Kecamatan Tegalsari Surabaya L : 48.537 P : 49.951
    • Kelompok yang hadir dalam kegiatan Musrenbang adalah unsur lembaga Meliputi : Bappedalitbang, Disbudporapar, DSDABM, DLH, Dishub, DPRKPP, DKPP, DPRD, Polsek, Koramil, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, PKK, LPMK, RW, Karang Taruna, Puskesmas/Posyandu, Forum Anak
    • Kelompok yang hadir dalam kegiatan Musrenbang adalah unsur lembaga Meliputi : Bappedalitbang, Disbudporapar, DSDABM, DLH, Dishub, DPRKPP, DKPP, DPRD, Polsek, Koramil, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, PKK, LPMK, RW, Karang Taruna, Puskesmas/Posyandu, Forum Anak,
    • jumlah Peserta yang ikut dalam penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan adalah : L :45 P : 30
    • jumlah Peserta yang ikut dalam penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan adalah : L :45 P : 30
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Adanya Kesamaan Kesempatan Masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait Musrenbang namun jumlah aparat laki-laki yang mendapatkan informasi
      Partisipasi:
      jumlah Peserta yang ikut dalam penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan adalah : L :45 P : 30
      Kontrol:
      Peserta hadir karena adanya Undang dari Kecamatan
      Manfaat:
      Masyarakat yang hadir dapat menyampaikan sesuai dengan usulan dan mengikuti proses
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Usulan Masyarakat belum tentu dapat diakomodir oleh dinas terkait
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      masih adanya pemahaman di masyarakat hanya laki-laki yang memiliki tanggung jawab terkait pengawasan dan pengendalian ketertiban pada lingkungan masyarakat, dan adanya pandangan bahwa masalah pembangunan adalah urusan laki-laki
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Meningkatkan peran masyarakat dalam perencanaan pembangunan di tingkat Kecamatan melalui proses Pra Musrenbang dan Musrenbang
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Terpenuhinya penyelenggaraan Terselenggaranya Musrenbang Tingkat Kecamatan
    Outcome: Banyaknya warga yang ikut berperan serta dalam perencanaan pembangunan di tingkat Kecamatan
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 9000000
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Pra Musrenbang
Aktivitas 2 Musrenbang
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Terpenuhinya penyelenggaraan Terselenggaranya Musrenbang Tingkat Kecamatan
Outcome:
Banyaknya warga yang ikut berperan serta dalam perencanaan pembangunan di tingkat Kecamatan