GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata

NAMA PERANGKAT DAERAH Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata
UNIT ORGANISASI Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Program Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata
KEGIATAN Pengelolaan Daya Tarik Wisata Kabupaten/Kota
SUB KEGIATAN Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Daya Tarik Wisata Kabupaten/Kota
TUJUAN SUB KEGIATAN Meningkatkan Jumlah Dokumen Hasil Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota
KODE SUB KEGIATAN -
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Jumlah data petugas monitoring sebanyak 9 Orang L: 6 Orang P: 3 Orang
    • -
    • -
    • -
    • -
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      -
      Partisipasi:
      -
      Kontrol:
      Pengontrol Sub Kegiatan ini adalah Kepala Bidang Pariwisata yang di jabat oleh seorang perempuan
      Manfaat:
      -
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      1. SDM yang berwawasan gender cukup terbatas 2. Budaya organisasi dimana petugas monitoring didominasi oleh laki-laki
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Karena objek yang dimonitoring terlalu beresiko untuk perempuan (Hiburan Malam)
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Memastikan pelaku usaha pariwisata memenuhi standar usaha pariwisata serta dapat lebih responsif terhadap isu gender antara laki-laki dengan perempuan
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Jumlah data petugas monitoring sebanyak 9 Orang
    Outcome: Pembagian petugas monitoring berbasis resiko objek monitoring
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 150.876000
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 a. Mengelompokkan objek yang dimonitoring sesuai dengan resiko b. Memberikan kesempatan kepada perempuan untuk melakukan monitoring terhadap objek yang tidak terlalu beresiko untuk perempuan (restoran, destinasi wisata dsb)
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Jumlah data petugas monitoring sebanyak 9 Orang
Outcome:
Pembagian petugas monitoring berbasis resiko objek monitoring