GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Wiyung

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Wiyung
UNIT ORGANISASI Kecamatan Wiyung
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
KEGIATAN Pemberdayaan Kelurahan
SUB KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
TUJUAN SUB KEGIATAN Terwujudnya pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
KODE SUB KEGIATAN 7.01.03.2.02.0003
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Data Membuka Wawasan
    • 1. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup Masyarakat yang meliputi pengelolaan kegiatan pelayanan kesehatan Masyarakat, pelayanan pendidikan dan kebudayaan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah, Lembaga kemasyarakatan, ketentraman ketertiban umum dan perlindungan Masyarakat serta penguatan kesiapsiagaan masyakarakat dalam menghadapi bencana serta kejadian luar biasa lainnya
    • Kegiatan dilaksanakan secara swakelola IV dengan dapat melibatkan kelompok Masyarakat dengan mempertimbangkan asas-asas penyelenggaraan : kepastian hukum, transparansi, akuntabilitas, kemanfaatan kecermatan
    • Wilayah Kelurahan Jajartunggal memiliki 6 RW dan 26 RT Jumlah penduduk Kelurahan Jajartunggal sebanyak 11.715 jiwa dengan rincian L: 5.761 jiwa P: 5.954 jiwa Pelaksana sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan : L : 0 orang P ; 3 orang Rincian pegawai : PNS : 1 orang Non PNS : 2 orang
    • Pelaksana sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan : L : 0 orang P ; 3 orang Rincian pegawai : PNS : 1 orang Non PNS : 2 orang
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Setiap Masyarakat baik laki-laki maupun Perempuan dapay menerima informasi terkait bantuan social, program kesejahteraan social maupun kegiatan yang akan dilaksanakan pada Sub Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan.
      Partisipasi:
      Setiap Masyarakat baik laki-laki maupun Perempuan yang masuk dalam kategori keluarga miskin/pra miskin dapat mengikuti program kegiatan yang akan dilaksanakan di Kelurahan
      Kontrol:
      Pejabat pengambil Keputusan dalam sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan terdiri dari : L : 3 orang P : 2 orang
      Manfaat:
      Dengan pemberian berbagai bantuan social dan intervensi padat karya maupun pelatihan yang diberikan kedepannya Masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga miskin/pra miskin dapat mengembangkan kemampuan dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan sosialnya
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      - Kebutuhan SDM memamhami tentang permasalahan gender - Kecenderungan bahwa isu gender belum dianggap sebagai hal penting yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      - Tidak ada yang menggantian peran perempuan di rumah apabila mengikuti program sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan - Motivasi dari Masyarakat yang masuk kategori miskin dan pra miskin untuk mengikuti berbagai program kerja / kegiatan yang ditawarkan relative rendah karena menganggap bahwa hal tersebut tidak akan berpengaruh secara instan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan social mereka - Tidak ada yang menggantian peran perempuan di rumah apabila mengikuti program sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan - Motivasi dari Masyarakat yang masuk kategori miskin dan pra miskin untuk mengikuti berbagai program kerja / kegiatan yang ditawarkan relative rendah karena menganggap bahwa hal tersebut tidak akan berpengaruh secara instan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan social mereka - Tidak ada yang menggantian peran perempuan di rumah apabila mengikuti program sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan - Motivasi dari Masyarakat yang masuk kategori miskin dan pra miskin untuk mengikuti berbagai program kerja / kegiatan yang ditawarkan relative rendah karena menganggap bahwa hal tersebut tidak akan berpengaruh secara instan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan social mereka
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Untuk mengingkatkan kapasitas, kapabilitas dan pemenuhan kebutuhan masyarkat di Kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya sendiri dengan menerapkan responsive gender
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Jumlah Pokmas di Kelurahan Jajartunggal yang usulan pemberdayaan masyarakatnya direalisasikan pada tahun berjalan : 4 pokmas
    Outcome: 1. Peningkatan kemampuan dan keahlian dari masyarkat yang masuk kategori keluarga miskin/pra miskin sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kesejahteraan sosialnya 2. Tercipanya Masyarakat yang maju, dinamis dan Sejahtera 3. Berkurangnya jumlah Masyarakat dalam kategori keluarga miskin di Surabaya
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 1.119288458
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup Masyarakat yang meliputi pengelolaan kegiatan pelayanan kesehatan Masyarakat, pelayanan pendidikan dan kebudayaan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengag, Lembaga kemasyarakatan, ketentraman ketertiban umum dan perlindungan Masyarakat serta penguatan kesiapsiagaan masyakarakat dalam menghadapi bencana serta kejadian luar biasa lainnya
Aktivitas 2 Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup Masyarakat yang meliputi pengelolaan kegiatan pelayanan kesehatan Masyarakat, pelayanan pendidikan dan kebudayaan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengag, Lembaga kemasyarakatan, ketentraman ketertiban umum dan perlindungan Masyarakat serta penguatan kesiapsiagaan masyakarakat dalam menghadapi bencana serta kejadian luar biasa lainnya
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Jumlah Pokmas di Kelurahan Jajartunggal yang usulan pemberdayaan masyarakatnya direalisasikan pada tahun berjalan : 4 pokmas
Outcome:
1. Peningkatan kemampuan dan keahlian dari masyarkat yang masuk kategori keluarga miskin/pra miskin sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kesejahteraan sosialnya 2. Tercipanya Masyarakat yang maju, dinamis dan Sejahtera 3. Berkurangnya jumlah Masyarakat dalam kategori keluarga miskin di Surabaya