GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dan Administrasi Pembangunan

NAMA PERANGKAT DAERAH Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dan Administrasi Pembangunan
UNIT ORGANISASI Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dan Administrasi Pembangunan
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Program perekonomian dan Pembangunan
KEGIATAN Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa
SUB KEGIATAN Pengadaan Pakaian Dinas beserta Atribut Kelengkapannya
TUJUAN SUB KEGIATAN Terlaksananya tertib administrasi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa
KODE SUB KEGIATAN Pengadaan Pakaian Dinas beserta Atribut kelengkapannya
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Permasalahan terkait dokumen: 1. Ketidaksesuaian antara realisasi dengan perencanaan 2. Adanya revies desiain
    • Adanya peraturan pengadaan barang dan jasa yang sering berubah dalam pelaksanaannya
    • Jumlah dokumen pengadaan barang jasa melalui tender yang terselesaikan tahun 2023 sebanyak 159 dokumen
    • Jumlah kelompok kerja di Unit kerja pengadaan barang dan jasa berdasarkan suret perintah kerja tahun 2023 yang diterbitkan oleh kepala unit kerja pengadaan barang dan jasa
    • Jumlah pegawai tahun anggaran 2023 sejumlah 15 orang terdiri dari : L : 6 Anggota P : 9 Anggota
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Semua perangkat daerah memiliki akses ke Bagian Pengadaan barang jasa dan administrasi pembangunan, khususunya ke Unit Kerja pengadaan barang dan jasa
      Partisipasi:
      Semua Perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa
      Kontrol:
      Perangkat Daerah memiliki kewenangan untuk mengusulkan ke BPBJAP terkait Pengadaan Barang/Jasa
      Manfaat:
      Perangkat Daerah partisipan mendapat keabsahan, legalitas, dan kemudahan dalam proses pengadaan barang / jasa
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Kurangnya kompetensi Pegawai Kelompok Kerja Pemilihan Pengadaan Barang dan Jasa untuk melakukan analisis gender
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      1. Perencanaan dari PD partisipan belum mempertimbangkan factor responsive gender 2. Belum adanya penanda/tagging responsive gender pada komponen pengadaan, sehingga tidak terdeteksi dalam pekerjaan pengadaan barang/jasa
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Terlaksananya tertib administrasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Pegawai Kelompok Kerja Pemilihan Pengadaan Barang dan Jasa dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan dan pengadaan barang dan jasa yang responsive gender adalah sejumlah 15 orang L : 6 anggota P : 9 anggota
    Outcome: Terlaksananya tertib administrasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang responsive gender.
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 860057025
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Sosialisasi dan Pelatihan terhadap pegawai Kelompok Kerja Pemilihan Pengadaan Barang dan Jasa dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan dan pengadaan barang dan jasa terkait responsive gender.
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Pegawai Kelompok Kerja Pemilihan Pengadaan Barang dan Jasa dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan dan pengadaan barang dan jasa yang responsive gender adalah sejumlah 15 orang L : 6 anggota P : 9 anggota
Outcome:
Terlaksananya tertib administrasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang responsive gender.