NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Perhubungan |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Perhubungan |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
Program Penyelenggaraan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (LLAJ) |
KEGIATAN
|
Pengelolaan Terminal Tipe C |
SUB KEGIATAN
|
Pengembangan Sarana dan Prasarana Terminal |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Menyelenggarakan Pengelolaan Terminal Angkutan Umum di Surabaya, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa angkutan umum |
KODE SUB KEGIATAN
|
Program Penyelenggaraan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (LLAJ) |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Jumlah terminal yang dikelola 14 terminal selama 12 bulan (2024). Jumlah angkutan yang ada di Surabaya : - Lyn 4562 unit yang terbagi atas 58 trayek - Bus Kota 260 unit yang terbagi atas 22 trayek Jenis angkutan yang dimiliki kota Surabaya : - Lyn - Surabaya Bus - Bus Kota
- Lokasi terminal ada 14 titik : - Terminal Joyoboyo - Terminal TOW - Terminal Bratang - Terminal Keputih - Terminal KWR Ampel - Terminal Kalimas Barat - Terminal Kasuari - Terminal Dukuh Kupang - Terminal Dukuh Menanggal - Terminal Balongsari - Terminal Manukan - Terminal Benowo - Terminal Lidah Kulon - Terminal Bulak
- Jenis pelayanan yang dilakukan pada terminal : - Mengatur sirkulasi penumpang angkutan umum - Menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan terminal
- Sarana & Prasarana Terminal di Kota Surabaya - Ruang Laktasi - Toilet Difabel - Toilet (Pria dan Wanita) - Mushola - Jalur Difabel - Taman Lalu Lintas - Sentra Kuliner - Tempat Parkir - Tunnel penghubungan Terminal Intermoda Joyoboyo dengan Kebun Binatang Surabaya
- Jumlah Pegawai Dalam Kegiatan Pengelolaan Terminal Angkutan Umum L : 85% P : 15% Jumlah Penumpang di Terminal Tahun 2024 L : 60% P : 40%
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Peluang akses dalam menggunakan sarana prasarana di dalam terminal adalah sama. Adanya kesamaan informasi perihal Pengelolaan Terminal Angkutan Umum di Kota Surabaya.
Partisipasi:
Partisipasi gender L/P tugas pekerjaan lapangan kebanyakan laki-laki. Operator kendaraan angkutan umum didominasi laki-laki.
Kontrol:
Pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan Pengelolaan Terminal Angkutan Umum didominasi laki-laki.
Manfaat:
Agar pelaksanaan pekerjaan Pengelolaan Terminal Angkutan Umum di Surabaya sesuai dengan proporsional gender.
- Sebab Kesenjangan Internal :
SDM : Belum optimalnya pemahaman SDM perihal konsep gender. Belum maksimalnya himbauan tentang kesetaraan gender disertai dengan pengaplikasian atau pemasangan signal/tanda/rambu terkait gender. Sarana Prasarana : Sarana Kegiatan Pengelolaan Terminal Angkutan Umum tipe C di Surabaya belum mengakomodir gender. Dan dengan bertambahnya layanan tunnel yang menghubungkan antara Terminal Intermoda Joyoboyo dengan Kebun Binatang Surabaya, maka terjadi kekurangan pegawai untuk menjaga tunnel.
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
Masih adanya anggapan bahwa perempuan hanya mengurusi pekerjaan domestik. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui informasi tentang gender pada proses Pengelolaan Terminal Angkutan Umum di Surabaya.
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Menyelenggarakan Pengelolaan Terminal Angkutan Umum di Surabaya, Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa angkutan umum yang lebih responsif gender.
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: Terselenggaranya Terminal Angkutan Umum yang Dikelola secara selama 12 bulan
Outcome: • Terciptanya transportasi Angkutan umum yang selamat, aman, tertib, lancar dan terkendali untuk semua jenis kendaraan yang beroperasi di terminal • Pengguna Terminal setara gender baik laki laki maupun perempuan
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
19923025194 |
RENCANA AKSI
|
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
Terselenggaranya Terminal Angkutan Umum yang Dikelola secara selama 12 bulan
Outcome:
• Terciptanya transportasi Angkutan umum yang selamat, aman, tertib, lancar dan terkendali untuk semua jenis kendaraan yang beroperasi di terminal • Pengguna Terminal setara gender baik laki laki maupun perempuan
|