GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Dinas Perhubungan

NAMA PERANGKAT DAERAH Dinas Perhubungan
UNIT ORGANISASI Dinas Perhubungan
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Program Penyelenggaraan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (LLAJ)
KEGIATAN Pelaksanaan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Jaringan Jalan Kabupaten/Kota
SUB KEGIATAN Pengawasan dan Pengendalian Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan untuk Jalan Kabupaten/Kota
TUJUAN SUB KEGIATAN 1. Terciptanya Sistem Transportasi yang selamat, aman, tertib, lancar dan terkendali di seluruh Wilayah Kota Surabaya 2. Meningkatnya jumlah masyarakat yang mengikuti kegiatan pembinaan keselamatan lalu lintas
KODE SUB KEGIATAN 321
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Data Pemilik Kendaraan Bermotor Wajib Uji di Kota Surabaya : 92.884 L = 88.240 (95 %) P = 4.644 (5%)
    • Angka kecelakaan lalu lintas di surabaya setiap tahunnya masih cenderung tinggi
    • Angka kecelakaan tahun 2019 = 1.753 kejadian
    • Angka kecelakaan tahun 2020 = 1.162 kejadian
    • Angka kecelakaan tahun 2021 = 1.293 kejadian
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      (Kesamaan Peluang antara laki-perempuan) Adanya kesamaan informasi perihal peraturan lalu lintas L = 88.240 (95%) P = 4.644 (5%)
      Partisipasi:
      (keikutsertaan berdasarkan kategori) Jumlah pemilik kendaraan angkutan umum dan barang yang dilakukan pemeriksaan di jalan: 4.041 L = 3.959 (98%) P = 82 (2%) Jumlah pemilik kendaraan angkutan umum dan barang yang telah dilakukan uji emisi di jalan: 3.121 L = 3.059 (98%) P = 62 (2%)
      Kontrol:
      (Pejabat yang melakukan pengawasan pada kegiatan ini) Eselon IV : L = 1 P = 0
      Manfaat:
      1. Meningkatnya kesadaran pemilik kendaraan angkutan umum dan barang yang mematuhi peraturan lalu lintas 2. Meningkatnya jumlah pemilik kendaraan bermotor untuk Mengurangi / mencegah pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Belum optimalnya pemahaman SDM perihal konsep gender. Pemberian anggaran belanja untuk pelaksanaan kegiatan pembinaan keselamatan lalu lintas setiap tahun.
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Masih adanya anggapan bahwa perempuan hanya mengurusi pekerjaan domestik Beban ganda Stereotype,dll Masih kurangnya etika masyarakat dan khususnya pelajar dalam berlalu lintas, berkendara motor yang benar, aman dan santun.
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    1. Melaksanakan penertiban dan penindakan terhadap kendaraan angkutan umum dan barang baik milik laki-laki maupun perempuan 2. Melaksanakan pengendalian pencemaran udara yang berasal dari sumber bergerak (kendaraan bermotor) melalui kegiatan Pengujian Emisi Gas Buang terhadap kendaraan Bermotor di Kota Surabaya baik laki-laki maupun perempuan 3. Menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: (melakukan pengukuran hasil dari akses partisipasi) Meningkatnya jumlah peserta yang mengikuti pembinaan keselamatan lalu lintas pelajar, baik laki-laki dan perempuan
    Outcome: (implikasi positif baik fisik maupun non-fisik atas pelaksanaan kegiatan ini) 5. Terciptanya pemilik kendaraan bermotor khususnya angkutan umum dan barang yang mentaati dan memahami tentang peraturan lalu lintas L : dari 2.041 menjadi 1.014 P : dari 82 menjadi 12
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 32044292582
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Adanya kesamaan informasi perihal peraturan lalu lintas. Namun jumlah pemilik kendaraan bermotor yang sadar terkait informasi perihal tata aturan perundangan tentang lalu lintas untuk perempuan lebih sedikit disbanding laki-laki. • L = 98% • P = 2% Meningkatnya akses informasi perihal peningakatan pemahaman tentang peraturan perundangan terkait Lalu Lintas dan Angkutan Jalan • L : dari 2.041 menjadi 1.014 • P : dari 82 menjadi 12 Terciptanya pemilik kendaraan bermotor khususnya angkutan umum dan barang yang mentaati dan memahami tentang peraturan lalu lintas • L : dari 2.041 menjadi 1.014 • P : dari 82 menjadi 12 Seluruh pelajar SD dan SMP baik laki-laki atau perempuan dapat berpartisipasi dalam kegiatan pembinaan keselamatan lalu lintas bagi pelajar; 1. Pelajar SD yang mengikuti = 25 anak, yaitu 9 anak laki-laki dan 16 anak perempuan. 2. Pelajar SMP yang mengikuti = 75 anak, yaitu 30 anak laki-laki dan 45 anak perempuan Meningkatnya jumlah peserta yang mengikuti pembinaan keselamatan lalu lintas pelajar, baik laki-laki dan perempuan Kegiatan: 1. Pelaksanaan Kegiatan Uji Emisi Kendaraan Bermotor di Jalan 2. Melakukan Pembinaan Keselamatan Lalu Lintas Bagi Pelajar
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
(melakukan pengukuran hasil dari akses partisipasi) Meningkatnya jumlah peserta yang mengikuti pembinaan keselamatan lalu lintas pelajar, baik laki-laki dan perempuan
Outcome:
(implikasi positif baik fisik maupun non-fisik atas pelaksanaan kegiatan ini) 5. Terciptanya pemilik kendaraan bermotor khususnya angkutan umum dan barang yang mentaati dan memahami tentang peraturan lalu lintas L : dari 2.041 menjadi 1.014 P : dari 82 menjadi 12