GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Asemrowo

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Asemrowo
UNIT ORGANISASI Kecamatan Asemrowo
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM Program Penyelenggaraa nPemerintahan DanPelayanan Publik
KEGIATAN DanPelayanan Publik • Kegiatan Penyelenggaraa nUrusan Pemerintahan yangtidak Dilaksanakan olehUnit Kerja Perangkat Daerahyang Adadi Kecamatan
SUB KEGIATAN Peningkatan Efektifitas Pelaksanaan Pelayanan kepada Masyarakatdi Wilayah Kecamatan
TUJUAN SUB KEGIATAN Meningkatnya kualitaspelayanan publikyangefektif daninovatif
KODE SUB KEGIATAN 7.01.02.2.02
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • JumlahWarga Kecamatan Asemrowo L:24.208 P:23.814 Jumlah Tokoh Masyarakatyang menerima informasitentang operasional pengelolaan administrasi : L:132 P: 7
    • Jumlah Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT) yangmenerima Operasional pengelolaan Administrasi . L: 132 P: 7
    • Pejabat yangmelakukanpengawasanpadakegiatantersebut EselonIII L:1 P:1 EselonIV L:2 P:4
    • jumlah Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT) yang memperbaiki Mutu pelayanan L:132 P: 7
    • -
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      o AksesAdanya kesamaan kesempatan menerima informasi tentang operasional pengelolaan administrasi. NamunJumlah penerima informasi perempuanlebih rendah daripada laki- laki. Dengan perbandingan Laki laki (90 %)Perempuan (10 %)
      Partisipasi:
      Proporsi jumlah Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT) yangmenerima Operasional pengelolaan Administrasi lebih banyak laki-laki daripada perempuan dengan presentase laki-laki sebanyak90 %,perempuan 10 %.
      Kontrol:
      o KontrolProporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini seimbang antarapejabat laki-lakidan perempuan.
      Manfaat:
      Proporsi Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT) Laki-laki yang memperbaiki Mutu pelayanan lebihtinggi dari perempuan Dengan perbandingan Laki laki (90 %) Perempuan(10%)
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      - Tidak semua SDM dalam OPD paham tentang konsep Gender atau pembangunan responsif Gender. - Kurang tersedianya operasional pengelolaan administrasi untuk mendukung kesetaraan Gender.
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      Adanya persepsi masyarakat bahwa pengelola administrasi pelayanan adalah laki- laki. Adanya anggapan bahwa perempuan belumpunya kemampuan pemahaman administrasi pelayanan yang baik
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Meningkatka nmutu pelayanan Tokoh Masyarakat tentang administrasi kemasyaraka tanbaiklaki- lakimaupun perempuan.
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Meningkatkan aksesinformasi tentangtentang operasional pengelolaan administrasi. dari(2022) L99(%) Menjadi (2023)L90 (%) dari(2021) P1(%) Menjadi (2022)P10 (%)
    Outcome: Meningkatnya Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT ) yang memperbaiki Mutu pelayanan. dari(2022) L99(%) Menjadi (2023)L90 (%) dari(2022) P1(%) Menjadi (2023)P10 (%)
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 7506000
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 • MonitoringPengelolaanAdministrasiPelayanan • PemberianIuranJaminanKecelakaanKerjadanIuranJaminan Kematian bagi Non ASN
Aktivitas 2 MonitoringPengelolaanAdministrasiPelayanan • PemberianIuranJaminanKecelakaanKerjadanIuranJaminan Kematian bagi Non ASN
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Meningkatkan aksesinformasi tentangtentang operasional pengelolaan administrasi. dari(2022) L99(%) Menjadi (2023)L90 (%) dari(2021) P1(%) Menjadi (2022)P10 (%)
Outcome:
Meningkatnya Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT ) yang memperbaiki Mutu pelayanan. dari(2022) L99(%) Menjadi (2023)L90 (%) dari(2022) P1(%) Menjadi (2023)P10 (%)