NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
Program Penyuluhan Pertanian |
KEGIATAN
|
Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian |
SUB KEGIATAN
|
Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Terealisasinya 7 unit/kelompok yang telah ditingkatkan kapasitas kelembagaannya |
KODE SUB KEGIATAN
|
3.27.07.2.01.02 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Data Kelompok Tani Konvensional di Kota Surabaya sejumlah 34 Kelompok, dengan jumlah 1.711 orang
L: 1.438 orang (84%)
P: 273 orang (16%)
- Data Kelompok Tani Konvensional yang mendapat Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa di Tahun 2023 sejumlah 7 Kelompok, dengan jumlah 105 orang
L : 81 orang (77%)
P : 24 orang (23%)
- jenis intervensi yang didapatkan:
1. Pendampingan pengurusan SKT
2. Pendampingan usaha tani
3. Pelatihan teknis budidaya ramah lingkungan dan pengelolaan keuangan kelompok
- Pengembangan kapasitas kelembagaan petani ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas usaha tani karena sistem pertanian subsisten (bertani di lahan kurang dari 2 Ha). Penguatan kapasitas kelembagaan dilakukan melalui upaya mendorong dan membimbing petani agar mampu bekerjasama di bidang ekonomi secara berkelompok agar kesejahteraan petani meningkat.
- Penguatan kapasitas kelembagaan dilakukan melalui upaya mendorong dan membimbing petani agar mampu bekerjasama di bidang ekonomi secara berkelompok agar kesejahteraan petani meningkat.
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Peserta kegiatan mendapatkan akses berdasarkan usulan PPL (Petugas Penyuluh Lapang) ke DKPP
Partisipasi:
Proporsi anggota 7 Kelompok Tani yang ditingkatkan Kapasitas Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa lebih banyak laki-laki (77%) daripada perempuan (23%)
Kontrol:
Pejabat pengampu kegiatan
- Eselon II
P: 1 orang
- Eselon III
L: 1 orang
Peserta mengikuti kegiatan undangan dari Dinas.
Manfaat:
Pemberdayaan kelompok tani bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sebagai kelompok masyarakat yang dianggap rentan secara ekonomi dan sosial serta memiliki akses yang terbatas terhadap sumber daya.
- Sebab Kesenjangan Internal :
'1. Dinas tidak bisa menyelenggarakan kegiatan pelatihan secara optimal karena menyeseuaikan ketersediaan anggaran
2. Belum adanya mekanisme pelatihan yang mengatur partisipasi dan manfaat yang bisa diambil secara adil antara laki-laki dan perempuan
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
1. Adanya anggapan di masyarakat bahwa untuk menjadi petani yang bekerja di sawah lebih sesuai dilaksanakan oleh laki-laki karena pekerjaan berat dan sebagai mata pencaharian utama
2. Adanya persepsi pekerjaan tersebut terlalu sulit bagi perempuan khususnya dalam hal menggunakan alat dan mesin pertanian
3. Bertani bukan menjadi mata pencaharian yang dianggap menguntungkan terutama bagi generasi muda
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Terealisasinya 7 unit/kelompok yang telah ditingkatkan kapasitas kelembagaannya, yang disertai dengan kegiatan:
1. Pendampingan pengurusan SKT agar memudahkan dalam kegiatan pembinaan dan pemberian bantuan sarana prasarana produksi budidaya
2. Pendampingan usaha tani melalui penyuluhan, pembinaan penebusan pupuk bersubsidi dan pengembangan demplot budidaya
3. Pelatihan teknis budidaya ramah lingkungan dan pengelolaan keuangan kelompok
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: - Terwujudnya Kelompok Tani yang telah ditingkatkan kapasitas kelembagaannya sebanyak 7 kali di 7 Kelompok Tani binaan yang disertai dengan kegiatan:
1. Pendampingan kelengkapan administrasi untuk pengurusan SKT sebanyak 7 kelompok
2. Pelatihan teknis budidaya ramah lingkungan dan pengelolaan keuangan kelompok sebanyak 7 kali
3. Kegiatan pemberian bantuan sarana produksi budidaya tanaman pangan dan hortikultura sebanyak 5 jenis (benih, pupuk, obat tanaman, perlengkapan pertanian dan alat pertanian)
Outcome: INDIKATOR PROGRAM
- Tingkat Produktivitas Pertanian sebesar 5,85 ton/ha
INDIKATOR KEGIATAN
- Jumlah Pelaksanaan Pelatihan Untuk Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Petani sebanyak 7 Kali
INDIKATOR SUB KEGIATAN
- Jumlah Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa yang ditingkatkan kapasitasnya sebanyak 7 Unit/Kelompok
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
1090967838 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Pendampingan kelengkapan administrasi untuk pengurusan SKT |
Aktivitas 2 |
Pelatihan teknis budidaya ramah lingkungan dan pengelolaan keuangan kelompok |
Aktivitas 3 |
Kegiatan pemberian bantuan sarana produksi budidaya tanaman pangan dan hortikultura |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
- Terwujudnya Kelompok Tani yang telah ditingkatkan kapasitas kelembagaannya sebanyak 7 kali di 7 Kelompok Tani binaan yang disertai dengan kegiatan:
1. Pendampingan kelengkapan administrasi untuk pengurusan SKT sebanyak 7 kelompok
2. Pelatihan teknis budidaya ramah lingkungan dan pengelolaan keuangan kelompok sebanyak 7 kali
3. Kegiatan pemberian bantuan sarana produksi budidaya tanaman pangan dan hortikultura sebanyak 5 jenis (benih, pupuk, obat tanaman, perlengkapan pertanian dan alat pertanian)
Outcome:
INDIKATOR PROGRAM
- Tingkat Produktivitas Pertanian sebesar 5,85 ton/ha
INDIKATOR KEGIATAN
- Jumlah Pelaksanaan Pelatihan Untuk Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Petani sebanyak 7 Kali
INDIKATOR SUB KEGIATAN
- Jumlah Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa yang ditingkatkan kapasitasnya sebanyak 7 Unit/Kelompok
|