NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian |
TAHUN ANGGARAN
|
2024 |
PROGRAM
|
Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner |
KEGIATAN
|
Penjaminan Kesehatan Hewan, Penutupan dan Pembukaan Daerah Wabah Penyakit Hewan Menular Dalam Daerah Kabupaten/Kota |
SUB KEGIATAN
|
Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Penyusunan Laporan Kegiatan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota |
KODE SUB KEGIATAN
|
3.27.04.2.01.0008 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- Laporan yang disusun dalam rangka Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota, terdiri dari :
1. Laporan kegiatan Pelayanan Kesehatan Hewan dan Pencegahan Penyakit Hewan serta Zoonosis
2. Laporan kegiatan Sosialisasi Tata Laksana Pemotongan Hewan Kurban
- Sub Kegiatan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit yang berasal dari hewan yang bersifat zoonosis maupun non zoonosis
- Kegiatan Sosialisasi Tata Laksana Pemotongan Hewan Kurban dilakukan sebagai bentuk KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) kepada Panitia Pemotongan Hewan Kurban
- Jumlah pemilik hewan yang menerima Pelayanan Kesehatan Hewan dan Pencegahan Penyakit Hewan Tahun 2023
L : 745 orang (60%), P : 507 orang (40%)
- Jumlah peserta Sosialisasi Tata Laksana Pemotongan Hewan Kurban Tahun 2023
L : 67 orang (99%), P : 1 orang (1%)
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Peserta kegiatan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota mendapatkan akses dari media sosial (pelayanan kesehatan di Klinik Hewan), informasi dari kader vaksinator flu burung kelurahan, dan Penyuluh Lapangan (vaksinasi PMK ternak dan pengobatan ternak)
Partisipasi:
Proporsi yang mengikuti pelaksanaan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota lebih banyak laki-laki (60%) daripada perempuan (40%)
Proporsi yang mengikuti pelaksanaan Sosialisasai Tata Laksana Pemotongan Hewan Kurban lebih banyak laki-laki (99%) daripada perempuan (1%)
Kontrol:
Pejabat pengampu kegiatan
- Eselon II
P: 1 orang
- Eselon III
L: 1 orang
Peserta yang mengikuti kegiatan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan kebutuhan hewannya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan pencegahan penyakit hewan
Peserta yang mengikuti kegiatan Sosialisasi Tata Laksana Pemotongan Hewan Kurban adalah panitia pemotongan hewan kurban berdasarkan usulan dari Kecamatan
Manfaat:
Proporsi perempuan yang menerima manfaat pelayanan kesehatan hewan dan pencegahan penyakit hewan serta sosialisasi tata laksana pemotongan hewan kurban masih rendah
- Sebab Kesenjangan Internal :
1. Dinas tidak bisa menyelenggarakan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota secara optimal karena menyesuaikan ketersediaan anggaran
2. Isu gender belum menjadi dasar untuk menentukan pemilihan pejabat pengampu pelaksana pencapaian target Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota
3. Belum adanya mekanisme pelayanan yang mengatur partisipasi dan manfaat yang bisa diambil secara adil antara laki-laki dan perempuan
2. Belum adanya mekanisme bimbingan teknis yang mengatur partisipasi dan manfaat yang bisa diambil secara adil antara laki-laki dan perempuan
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
-Adanya anggapan bahwa pekerjaan yang berhubungan dengan perawatan hewan lebih cocok dilakukan laki-laki daripada perempuan karena dipandang pekerjaan yang kotor dan berat
- Adanya persepsi pekerjaan tersebut terlalu sulit bagi perempuan khususnya dalam hal handling hewan
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Penyusunan Laporan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota yang terdiri dari:
1. Laporan Pelayanan Kesehatan Hewan dan Pencegahan Penyakit Hewan serta Zoonosis
2. Laporan kegiatan Sosialisasi Tata Laksana Pemotongan Hewan Kurban
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: 1. Terwujudnya kegiatan pelayanan kesehatan hewan dan pencegahan penyakit hewan selama 12 bulan
2. Terwujudnya kegiatan Sosialisasi Tata Laksana Pemotongan Hewan Kurban pada Panitia Pemotongan Hewan Kurban sebanyak 80 orang
Outcome: INDIKATOR PROGRAM
- Persentase populasi ternak yang mendapatkan vaksinasi dan pengobatan (89,50%)
INDIKATOR KEGIATAN
- Persentase hewan sehat yang telah diintervensi pelayanan kesehatan hewan (80%)
INDIKATOR SUB KEGIATAN
- Jumlah wilayah atau kawasan yang mengalami penurunan kasus penyakit hewan menular dan zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/kota (12 Laporan)
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
1095949582 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
Aktivitas 1
Bimbingan Teknis Tematik dengan dengan Tema Pembuatan Biosaka Secara Massal
Output 1
Bimbingan Teknis Tematik sebanyak 2 kali |
Aktivitas 2 |
Bimbingan Teknis Tematik dengan dengan Tema Pembuatan Biosaka Secara Massal |
Aktivitas 3 |
Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Penyuluh dalam Penyelenggaraan Penyuluh Pertanian |
Aktivitas 4 |
Pelaksanaan Penyelenggaraan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian |
Aktivitas 5 |
Pelayanan Kesehatan Hewan berupa pengobatan hewan (ternak dan non ternak) dan Pencegahan Penyakit Hewan pada ternak berupa vaksinasi dan desinfeksi sarana peternakan |
Aktivitas 6 |
Sosialisasi Tata Laksana Pemotongan Hewan Kurban pada Panitia Pemotongan Hewan Kurban |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
1. Terwujudnya kegiatan pelayanan kesehatan hewan dan pencegahan penyakit hewan selama 12 bulan
2. Terwujudnya kegiatan Sosialisasi Tata Laksana Pemotongan Hewan Kurban pada Panitia Pemotongan Hewan Kurban sebanyak 80 orang
Outcome:
INDIKATOR PROGRAM
- Persentase populasi ternak yang mendapatkan vaksinasi dan pengobatan (89,50%)
INDIKATOR KEGIATAN
- Persentase hewan sehat yang telah diintervensi pelayanan kesehatan hewan (80%)
INDIKATOR SUB KEGIATAN
- Jumlah wilayah atau kawasan yang mengalami penurunan kasus penyakit hewan menular dan zoonosis dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/kota (12 Laporan)
|