GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Kecamatan Sambikerep

NAMA PERANGKAT DAERAH Kecamatan Sambikerep
UNIT ORGANISASI Kecamatan Sambikerep
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM PROGRAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN PELAYANAN PUBLIK
KEGIATAN Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang tidak Dilaksanakan oleh Unit Kerja Perangkat Daerah yang Ada di Kecamatan
SUB KEGIATAN 0
TUJUAN SUB KEGIATAN Jumlah lembaga kemasyarakatan yang aktif mendukung penyelenggaraan urusan pemerintahan
KODE SUB KEGIATAN 0
ANALISIS SITUASI
  1. Data Pembuka wawasan
    • Data Umum : Penduduk Kecamatan Sambikerep terdiri dari : Laki-laki 33.426 Perempuan 33.865 Jumlah 67.291
    • Kecamatan Sambikerep termasuk wilayah geografis kota surabaya yang merupakan bagian dari wilayah surabaya barat dengan ketinggian kurang lebih 12 meter diatas permukaan laut.
    • Batas Wilayah Kecamatan Sambikerep utara kecamatan benowo dan kecamatan tandes, timur kecamatan dukuh pakis, selatan kecamatan lakarsantri dan barat kabupaten gresik
    • Luas wilayah Kecamatan Sambikerep kurang lebih 17,94 km2, terbagi menjadi empat kelurahan, sambikerep, bringin, lontar dan made.
    • Mata pencaharian warga kecamatan sambikerep dominan wirausaha, untuk pendidikan warga kecamatan sambikerep dominan tingkat SLTA.
  2. Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
    1. Faktor Kesenjangan :
      Akses:
      Adanya kesamaan kesempatan menerima informasi tentang Operasional Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi Non ASN
      Partisipasi:
      Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT) yang menerima Operasional Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi Non ASN lebih banyak laki-laki daripada perempuan . L : 240 P : 21
      Kontrol:
      Telah dilaksanakan Monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan tersebut
      Manfaat:
      Operasional Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi Non ASN diberikan untuk perlindungan Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT)
    2. Sebab Kesenjangan Internal :
      Tidak semua SDM dalam OPD paham tentang konsep Gender atau pembangunan responsif Gender.
    3. Sebab Kesenjangan Eksternal :
      1. Adanya persepsi masyarakat bahwa ketua lembaga pelayanan adalah laki-laki.. 2. Adanya anggapan bahwa perempuan belum punya kemampuan pemahaman sebagai ketua lembaga yang baik
CAPAIAN SUB KEGIATAN
  1. Tolak Ukur :
    Operasional Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi Non ASN Meningkatkan mutu pelayanan Tokoh Masyarakat tentang administrasi kemasyarakatan baik laki-laki maupun perempuan.
  2. Indikator dan Target Kinerja :
    Output: Jumlah lembaga kemasyarakatan yang aktif mendukung penyelenggaraan urusan pemerintahan 261 lembaga.
    Outcome: Meningkatnya Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT) yang memperbaiki Mutu pelayanan.
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.) 16848000
RENCANA AKSI
Aktivitas 1 Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang tidak Dilaksanakan oleh Unit Kerja Perangkat Daerah yang Ada di Kecamatan
Aktivitas 2 Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang tidak Dilaksanakan oleh Unit Kerja Perangkat Daerah yang Ada di Kecamatan
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS Output:
Jumlah lembaga kemasyarakatan yang aktif mendukung penyelenggaraan urusan pemerintahan 261 lembaga.
Outcome:
Meningkatnya Tokoh Masyarakat (LPMK,RW,RT) yang memperbaiki Mutu pelayanan.