NAMA PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
UNIT ORGANISASI
|
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
TAHUN ANGGARAN
|
2025 |
PROGRAM
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
KEGIATAN
|
1.01.02.2.04 Pengelolaan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan |
SUB KEGIATAN
|
1.01.02.2.04.0016 Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah Nonformal/Kesetaraan |
TUJUAN SUB KEGIATAN
|
Meningkatkan peran pengelola LKP dan PKBM sebagai fasilitator peningkatan mutu dari segi pengelolaan operasional kelembagaan maupun dari segi pembelajaran |
KODE SUB KEGIATAN
|
123.1234.12345 |
ANALISIS SITUASI
|
-
Data Pembuka wawasan
- 1. Jumlah siswa PKBM : L : 1.897 (62,77%) P : 1.125 (37,23%)
- 2. Jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024:
L : 18 (46,15%)
P : 21 (53,85%)
- Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
- Eselon III :
L : 1
P : 0
- Eselon IV :
L : 1
P : 0
- Isu dan Faktor Kesenjangan Gender
- Faktor Kesenjangan :
Akses:
Akses bagi lembaga yang terdaftar dengan kualifikasi
Adanya kesamaan akses bagi jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024:
L : 18 (46,15%)
P : 21 (53,85%) (data ditulis di langkah 2)
Partisipasi:
Partisipan adalah lembaga yang telah terakreditasi
Jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024:
L : 18 (46,15%)
P : 21 (53,85%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan yang yakni lebih banyak perempuan daripada laki-laki
Kontrol:
Pejabat pengawas (Jika ada data kuantitatif munculkan di langkah 2) subkegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD didominasi oleh laki-laki.
Manfaat:
Lembaga PKBM Paket A, B dan C, LKP, peserta didik PKBM dan LKP se Surabaya, Pimpinan, Sekretaris, dan Bendahara (administrasi) LKP dan PKBM paket A, B dan C Serta SKB
- Sebab Kesenjangan Internal :
Permasalahan internal PD
1. Belum semua SDM Dispendik Kota Surabaya memahami konsep Pengarusutamaan gender & Perencanaan Penganggaran responsif Gender
2. belum ada data anak putus sekolah
3. Akses pengawas lebih banyak ada pada laki-laki
- Sebab Kesenjangan Eksternal :
(Permasalahan diluar PD)
Peran perempuan dalam pengembangan anak-anak sering diakui dan dihargai dalam konteks pendidikan nonformal/ kesetaraan, dan ini dapat menjadi faktor yang mendukung peningkatan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan nonformal/kesetaraan. Budaya atau stereotip gender tertentu yang menghubungkan perempuan dengan kemampuan mengasuh dan mengajar anak-anak, sehingga membuat mereka lebih banyak muncul dalam peran kepemimpinan di pendidikan nonformal/ kesetaraan. Sulitnya persyaratan akreditasi nasional
|
CAPAIAN SUB KEGIATAN
|
-
Tolak Ukur :
Meningkatkan peran pengelola LKP dan PKBM sebagai fasilitator peningkatan mutu dari segi pengelolaan operasional kelembagaan maupun dari segi pembelajaran yang responsif gender (mengurangi jumlah anak putus sekolah).
-
Indikator dan Target Kinerja :
Output: 1.Jumlah Pegawai yang mengikuti Rapat Koordinasi…… pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
dilaksanakan sebanyak … kali
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2.Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengiktui sosialisasi terkait dengan pembengan individu untuk memastikan semua memiliki kesempatan yang sama untung berkembang dalam karier.
3. Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengikuti penyuluhan mengatasi stereotip gender
Outcome: 1.Jumlah Pegawai yang mengikuti Rapat Koordinasi…… pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
dilaksanakan sebanyak … kali
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2.Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengiktui sosialisasi terkait dengan pembengan individu untuk memastikan semua memiliki kesempatan yang sama untung berkembang dalam karier.
3. Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengikuti penyuluhan mengatasi stereotip gender
|
JUMLAH ANGGARAN SUB KEGIATAN(Rp.)
|
25000000 |
RENCANA AKSI
|
Aktivitas 1 |
1.Jumlah Pegawai yang mengikuti Rapat Koordinasi…… pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
dilaksanakan sebanyak … kali
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2.Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengiktui sosialisasi terkait dengan pembengan individu untuk memastikan semua memiliki kesempatan yang sama untung berkembang dalam karier.
3. Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengikuti penyuluhan mengatasi stereotip gender |
|
INDIKATOR OUTCOME / DAMPAK / HASIL SECARA LUAS
|
Output:
1.Jumlah Pegawai yang mengikuti Rapat Koordinasi…… pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
dilaksanakan sebanyak … kali
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2.Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengiktui sosialisasi terkait dengan pembengan individu untuk memastikan semua memiliki kesempatan yang sama untung berkembang dalam karier.
3. Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengikuti penyuluhan mengatasi stereotip gender
Outcome:
1.Jumlah Pegawai yang mengikuti Rapat Koordinasi…… pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
dilaksanakan sebanyak … kali
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2.Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengiktui sosialisasi terkait dengan pembengan individu untuk memastikan semua memiliki kesempatan yang sama untung berkembang dalam karier.
3. Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengikuti penyuluhan mengatasi stereotip gender
|